<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554</id><updated>2012-01-12T11:01:15.556+07:00</updated><title type='text'>..:MUVI-CONSULTING</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>107</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6544479110465556752</id><published>2010-03-10T08:43:00.000+07:00</published><updated>2010-03-10T08:49:33.700+07:00</updated><title type='text'>Ciptakan Kehidupan, Bukan Sekedar Hidup</title><content type='html'>“Your successes and happiness are forgiven you only if you generously consent to share them”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat berarti jika kau mau berbagi dengan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albert Camus &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat sekedar hidup, mungkin kita tidak perlu bersusah payah mencari peluang ataupun memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas dan manfaat diri kita. Namun sebagai mahluk yang paling spesial diantara mahluk ciptaan Tuhan YME, kita berkewajiban untuk mendapatkan kehidupan yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus berupaya semaksimal mungkin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pepatah bijak menyebutkan, “Find a meaningful need and fill it better than anyone else.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejarlah sesuatu yang bermakna, dan gunakanlah setiap peluang yang ada secara lebih baik dari siapapun.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa langkah untuk menjadikan kehidupan kita menjadi lebih berarti. Langkah pertama adalah memperbesar kemauan untuk belajar. Manusia mempunyai pikiran yang luar biasa, maka gunakan pikiran tersebut untuk belajar menciptakan kemajuan-kemajuan dalam hidup. Kita dapat belajar dari berbagai hal, diantaranya adalah belajar kepada pengalaman hidup, kegagalan, kejadian sehari-hari, orang lain dan sebagainya. Maka tingkatkan terus kemauan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah kedua supaya kehidupan kita lebih berati adalah mencoba melakukan sesuatu agar lebih dekat dengan impian yang diidamkan. Bekerjalah lebih keras, lebih aktif atau produktif. Langkah ini sangat efektif dalam meningkatkan kemungkinan mendapatkan uang, kekayaan atau segala sesuatu yang berharga bagi manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang patut dijadikan pedoman bahwasanya kerja keras itu bukan semata-mata mengejar &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5 P, yaitu power (kekuasaan), position (posisi), pleasure (kesenangan), prestige (kewibawaan) dan prosperity (kekayaan)&lt;/span&gt;. Setiap usaha yang hanya berorientasi kepada lima hal tersebut memang menjamin kesuksesan atau bahkan hasil yang melimpah ruah, tetapi tidak menjamin sebuah akhir yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia ini tidak sedikit orang yang semula sangat sukses, tetapi merana di tahun-tahun terakhir kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan mereka seakan-akan tidak berarti meskipun sebelumnya sangat kaya raya. Upaya terbaik memang dapat menghasilkan kesuksesan besar, tetapi bukan berarti merupakan jaminan sebuah akhir kehidupan sebagai manusia yang penuh arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah mengimbangi kerja keras dengan berbuat kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis pada abad 20-an yang berkebangsaan Perancis, André Gide, mendefinisikan kebaikan itu sebagai berikut; “True kindness presupposes the faculty of imagining as one’s own the suffering and joys of others. –&lt;br /&gt;Kebaikan yang sesungguhnya adalah kemampuan merasakan penderitaan maupun kebahagiaan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras yang diimbangi dengan berbuat kebaikan akan menghasilkan semangat yang tinggi untuk mendapatkan lebih dari apa yang dibutuhkan. Hal itu terdorong oleh keinginan untuk dapat berbagi kebahagiaan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya kebaikan tersebut berpengaruh positif terhadap semangat hidup, motivasi, dan kemajuan sikap dan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;James Allen, penulis buku berjudul As a Man Thinketh mengatakan, “Pemikiran serta perbuatan baik tidak mungkin mendatangkan hasil yang buruk; pemikiran dan perbuatan buruk tidak mungkin mendatangkan hasil baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan belajar, bekerja keras dan berbuat kebaikan maka kita akan dapat menciptakan kehidupan yang jauh lebih berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah sebagaimana dijelaskan diatas terbukti juga sangat efektif menjadikan kesan positif tentang diri kita tidak mudah dilupakan orang. Saya meyakini bahwa kita masih mempunyai banyak kesempatan dan potensi untuk mendapatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kehidupan berharga itu dimanapun dan apapun pekerjaan kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6544479110465556752?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6544479110465556752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6544479110465556752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6544479110465556752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6544479110465556752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/03/ciptakan-kehidupan-bukan-sekedar-hidup.html' title='Ciptakan Kehidupan, Bukan Sekedar Hidup'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4300837771093240408</id><published>2010-02-21T22:38:00.000+07:00</published><updated>2010-02-21T23:16:30.250+07:00</updated><title type='text'>Tidak Sekedar Harapan Sobat...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Harapan adalah sarapan yang baik, Tetapi makan malam yang buruk.”&lt;br /&gt;– Francis Bacon&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus hidup dengan harapan, tetapi kita tidak bisa hidup menggantung semata pada harapan.  Adalah baik untuk berharap yang terbaik.  Tetapi hal itu tidak cukup.  Kita tidak bisa hanya berharap – kita harus bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat menyedihkan, bahwa banyak hal digantung berlebihan pada harapan – demi perbaikan nasib.  Berharap yang terbaik belum menghasilkan apa-apa.  Bekerja dan bertindak – disertai dengan&lt;br /&gt;harapan di dalam hati – adalah hal yang membawa hasil.  Kombinasi yang sempurna.  Harapan tidak akan mengecewakan – selama hal itu disertai dengan tindakan dan komitmen.&lt;br /&gt;Harapan tidak bisa mengganti tindakan.  Kerjakan apa yang harus dikerjakan – ada atau tidak ada harapan.  Harapkan yang terbaik dan kerjakan apa saja yang memungkinkan harapan itu terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai hari baru anda dengan harapan, dan sambung dengan kerja dan karya.  Biarkan harapan menginspirasikan anda, ketimbang membuai anda.  Harapkan yang terbaik, dan bayar setiap ongkosnya.  Harapan bergantung pada ANDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Memotivasi Para Bilyuner..?&lt;br /&gt;Pernahkah terpikir oleh anda, apa yang memotivasi para bilyuner? Bahkan jauh hari sebelum menjadi bilyuner – kekayaan yang mereka kumpulkan telah mencukupi untuk hidup mereka, anak mereka, cucu mereka, atau bahkan generasi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan bilyuner adalah pekerja keras.  Bangun pagi-pagi – lalu pergi bekerja hingga larut malam.  Mereka melakukan itu – tentu bukan lagi karena sekedar mengejar uang. Lalu apa yang mereka kejar?   Apakah itu keserakahan? atau kekuasaan?  Mungkin.  Tetapi secara umum, orang-orang pelit / serakah – jarang beroleh sukses – karena mereka tidak memberi nilai lebih pada orang lain. Kebanyakan bilyuner modern masa kini, tidak menjadi bilyuner karena kikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para bilyuner termotivasi oleh cita-cita mereka.  Cita-cita untuk membuat perbedaan, sehingga dunia menjadi berbeda karena mereka ADA. Motivasi ini yang memampukan mereka untuk menjadi bilyuner.  Dan karena hal itu pula mereka tetap bisa bekerja keras – sekalipun telah menjadi bilyuner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda ingin hidup seperti seorang bilyuner?  Mudah sekali. Berhentilah bekerja hanya untuk sekedar hidup – dan buat perbedaan. Sekalipun di hari terburuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah kemewahan, hidup adalah kegembiraan – sekalipun di hari terburuk. Kenyataan bahwa anda saat ini hidup sehingga bisa membuat keputusan, bisa melaksanakannya, dan mampu membuat perbedaan – jauh lebih berharga ketimbang segala kesulitan dan kekecewaan yang mungkin menghadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dunia gelap – hidup adalah alasan mengapa anda harus menjadi cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas hidup anda tidak tergantung pada apa yang anda temui, tetapi pada seperti apa anda setelah melewati segala tantangan. Hari ini adalah hari istimewa – karena anda diperbolehkan masuk ke hari ini.  Ada kesempatan untuk tumbuh – dan mencapai cita-cita anda ke segala arah.  Bila orang di sekitar anda pencemooh dan pendengki – anda punya kesempatan untuk membuat – bahwa KARENA ANDA – lingkungan anda bisa berubah ke arah lebih baik.  Tantangan kesulitan yang ada di depan anda menyembunyikan harta karun nyata yang menunggu untuk digali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati kecil anda sudah mengerti hal ini.  Hidup adalah indah – bila anda menerima hidup sebagai kesempatan.  Di mana pun anda, apapun yang anda hadapi, ambil keputusan untuk menikmati keindahan itu setiap hari.  Dan saat anda mengambil pilihan ini – dunia di sekeliling anda pun akan menjadi lebih baik. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semoga Bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4300837771093240408?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4300837771093240408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4300837771093240408' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4300837771093240408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4300837771093240408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/tidak-sekedar-harapan-sobat.html' title='Tidak Sekedar Harapan Sobat...'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-160264136423625864</id><published>2010-02-08T21:11:00.000+07:00</published><updated>2010-02-09T09:25:04.480+07:00</updated><title type='text'>Maaf tak akan pernah cukup!</title><content type='html'>Ada seorang anak laki-laki mempunyai sifat pemarah.&lt;br /&gt;Ia mudah marah dan berkata kasar pada orang lain.&lt;br /&gt;Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan&lt;br /&gt;sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah&lt;br /&gt;paku di pagar belakang setiap kali dia marah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama anak itu telah memakukan 24 paku ke pagar setiap kali dia marah.&lt;br /&gt;Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia sadar bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sepenuhnya bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya.&lt;br /&gt;Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini di hati orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu … Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada … DAN luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hikmahnya?&lt;br /&gt;Memang maaf kadang bisa menyelesaikan masalah,&lt;br /&gt;tapi bukan berarti segera menyembuhkan luka.&lt;br /&gt;Ada yang bilang&lt;br /&gt;"We can forgive but we can't forget"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada meminta maaf lebih baik menghindari perbuatan buruk yang&lt;br /&gt;membuat kita perlu minta maaf. Tapi kalau sudah terlanjur, minta maaf jauh lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-160264136423625864?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/160264136423625864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=160264136423625864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/160264136423625864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/160264136423625864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/maaf-tak-akan-pernah-cukup.html' title='Maaf tak akan pernah cukup!'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2871483943936204525</id><published>2010-02-07T05:34:00.000+07:00</published><updated>2010-02-07T05:35:43.333+07:00</updated><title type='text'>... Susunan Kehidupan</title><content type='html'>Suatu sore, Zahra sedang duduk bersama ayahnya di ruang keluarga. Keduanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Zahra, gadis kecil berumur 5 tahun itu sedang bermain dengan buku gambarnya. Sedang sang ayah, tampak tekun membaca majalah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian, Zahra mendekati ayahnya. Ia lalu bertanya, “Ayah, ini gambar apa? Belum selesai ayahnya menjawab, Zahra kembali bertanya, “Kok, hewan ini ada buntutnya? Sang Ayah, dengan sabar menjelaskan semuanya. Disisihkannya majalah di tangannya dan dipeluknya Zahra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lama berselang, Ayah lalu berkata, “Baik, kalau sudah selesai, ayo teruskan saja sendiri ya, sayang. Ayah sibuk. Zahra pun kembali ke tempatnya semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, belum lima menit usai, Zahra kembali datang dan bertanya banyak hal. Dia mengoceh tentang hewan, hingga hal-hal yang diluar khayalan. Ayah pun mulai tampak segan dengan semua pertanyaan itu. Sebab, ia ingin sekali menyelesaikan bacaannya. “Ah, kalau saja aku bisa menyibukkan anak ini dengan pekerjaan lain, ” gumam Ayah,” tentu, ia tak akan membuatku repot. Begitu pikirnya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aha, Ayah pun menemukan ide. Diambilnya gambar rumah dari sebuah majalah lama. Dan diguntingnya gambar itu menjadi beberapa bagian. Ia ingin membuat puzzle!. Tentu, anak umur 5 tahun, akan sulit sekali menyusun puzzle yang bergambar rumah. Ia lalu berkata pada Zahra yang sejak tadi memperhatikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Zahra, sekarang Ayah punya permainan. Ayo, coba susun kembali kertas ini jadi gambar rumah. Nanti, kalau sudah selesai, baru kamu boleh kembali ke sini. (–Hmm..tenanglah aku sekarang. Aku akan bisa menyelesaikan bacaanku, dan ia pasti akan sibuk sekali dengan pekerjaan ini, begitu gumam ayah.–)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba. “Aku sudah selesai!” Belum 5 menit berlalu, kini, Zahra sudah kembali dengan susunan gambar rumah itu. Ayah pun bingung, bagaimana bisa ia menyelesaikan tugas yang sulit itu? Ayah lalu bertanya, “Bagaimana caranya kamu menyusun gambar rumah ini? Pasti kamu minta tolong Bunda deh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata bulat gadis itu berbinar, “Nggak kok. Aku membuatnya sendiri. Sebab, dibalik gambar ini, ada gambar boneka kesukaanku. Jadi, aku menyusun gambar itu saja. Ini, gambar bonekaku, aku senang sekali dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ayah pun terdiam. Ia kalah, dan harus siap kembali menerima semua ocehan gadis kecilnya ini.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sahabat, seringkali, kita menganggap anak-anak dengan naif. Kita kerap meremehkan pola pikir yang mereka miliki. Kita, yang sok dewasa, sering berpendapat, anak kecil, bukanlah guru yang terbaik buat kehidupan. Mereka semua hanyalah penganggu, dan sesuatu yang selalu mengusik setiap ketenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang, kita kerap salah. Dan Zahra, bisa jadi membuktikannya. Kita, seringkali menganggap dunia ini sebagai sesuatu yang sulit. Dunia, dalam pikiran kita, adalah potongan gambar-gambar yang tak runut. Potongan-potongan itu pulalah yang kita susun dengan perasaan takut. Dunia, bagi kita, adalah tempat segala masalah bersatu. Dan kita merangkainya dengan hati penuh pilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, dunia, bagi kita, adalah layaknya benang kusut, yang penuh dengan keruwetan, ketakteraturan, dan kesumpekan. Dunia, bagi kita yang mengaku dewasa, adalah amarah, angkara, dengki, dan dendam, iri dan maki serta tangis dan nestapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, kalau kita mau menjenguk sisi lain dunia, ada banyak keindahan yang hadir disana. Ada banyak kenyamanan dan kesenangan yang mampu diwujudkannya. Ya, asalkan kita mau menjenguknya, melihat dengan lebih tekun dan jeli. Mencermati setiap bagian dari dunia yang kita sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalin-jemalin kenyamanan yang dapat dirangkai dalam dunia, adalah sesuatu yang indah. Disana akan kita temukan kesejukan, ketenangan, kesunyian, keteraturan, keterpaduan dan segalanya, asalkan kita mau menjenguknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, mana potongan gambar dunia mana yang akan Anda susun? Dunia yang penuh angkara, atau dunia yang penuh cinta? Dunia yang penuh duri, atau dunia yang penuh peduli? Anda sendirilah yang akan menyusun potongan-potongan gambar itu. Susunan yang Anda pilih, akan membentuk kehidupan Anda.&lt;br /&gt;Selamat menyusun potongan hidup Anda!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2871483943936204525?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2871483943936204525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2871483943936204525' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2871483943936204525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2871483943936204525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/susunan-kehidupan.html' title='... Susunan Kehidupan'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6783741699297215624</id><published>2010-02-05T05:47:00.001+07:00</published><updated>2010-02-05T05:49:13.217+07:00</updated><title type='text'>Hidup Adalah Anugerah</title><content type='html'>Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;br /&gt;Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat  membenci  dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya  dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih  gadisnya  itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasihnya  bertanya  kepada gadisnya itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah  bisa melihat dunia. Apakah  engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya  itu ternyata buta.  Dan  dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya si Pria kekasihnya  itu  pergi dengan  meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya  itu, “Sayangku, tolong  engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* * * * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau mengeluh tentang suamimu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan  untuk meminta penyembuhan sehingga suaminya TIDAK LUMPUH seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi  ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah  dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIKMATILAH dan BERI YANG TERBAIK DI SETIAP DETIK DALAM HIDUPMU, KARENA ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI  untuk waktumu selanjutnya. &lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6783741699297215624?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6783741699297215624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6783741699297215624' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6783741699297215624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6783741699297215624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/hidup-adalah-anugerah.html' title='Hidup Adalah Anugerah'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2615966536140890843</id><published>2010-02-04T07:59:00.002+07:00</published><updated>2010-02-04T08:02:30.770+07:00</updated><title type='text'>Perasaan Istimewa</title><content type='html'>Menjadi guru, bukanlah pekerjaan mudah. Didalamnya, dituntut pengabdian, dan&lt;br /&gt;juga ketekunan. Harus ada pula kesabaran, dan welas asih dalam menyampaikan&lt;br /&gt;pelajaran. Sebab, sejatinya, guru bukan hanya mendidik, tapi juga mengajarkan.&lt;br /&gt;Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu menjalankannya. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi guru juga bukan sesuatu yang gampang. Apalagi, menjadi guru bagi&lt;br /&gt;anak-anak yang mempunyai “keistimewaan”. Dan saya, merasa beruntung sekali dapat&lt;br /&gt;menjadi guru mereka, walau cuma dalam beberapa jam saja. Ada kenikmatan&lt;br /&gt;tersendiri, berada di tengah anak-anak dengan latar belakang Cerebral Palsy&lt;br /&gt;(sindroma gangguan otak belakang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, saya diminta untuk mendampingi seorang guru, di sebuah kelas&lt;br /&gt;khusus bagi penyandang cacat. Kelas itu, disebut dengan kelas persiapan, sebuah&lt;br /&gt;kelas yang berada dalam tingkatan awal di YPAC Jakarta . Lazimnya, anak-anak&lt;br /&gt;disana berumur antara 9-12 tahun, tapi kemampuan mereka setara dengan anak&lt;br /&gt;berusia 4-5 tahun, atau kelas 0 kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hadir disana, kelas tampak ramai. Mereka rupanya sedang bermain susun&lt;br /&gt;bentuk dan warna. Ada teriak-teriakan ganjil yang parau, dan hentakan-hentakan&lt;br /&gt;kepala yang konstan dari mereka. Ada pula tangan-tangan yang kaku, yang sedang&lt;br /&gt;menyusun keping-keping diagram. Disana-sini terserak mainan kayu dan plastik.&lt;br /&gt;Riuh. Bangku-bangku khusus berderak-derak, bergesek dengan kursi roda sebagian&lt;br /&gt;anak yang beradu dengan lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa canggung dengan semua itu. Namun, perasaan itu hilang, saat melihat&lt;br /&gt;seorang guru yang tampak begitu telaten menemani anak-anak disana. “Mari masuk,&lt;br /&gt;duduk sini dekat Si Abang, dia makin pinter lho bikin huruf,” begitu panggilnya&lt;br /&gt;kepada saya. Saya berjalan, melewati anak-anak yang masih sibuk dengan tugas&lt;br /&gt;mereka. Ah benar saja, si Abang, anak berusia 11 tahun yang mengalami Cerebral&lt;br /&gt;Palsy dengan pembesaran kepala itu, tampak tersenyum kepada saya. Badannya&lt;br /&gt;melonjak-lonjak, tangannya memanggil-manggil seakan ingin pamer dengan&lt;br /&gt;kepandaiannya menyusun huruf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, si Abang kembali melonjak-lonjak. Saya kaget. Saya tersenyum. Dia&lt;br /&gt;tergelak tertawa. Tak lama, kami pun mulai akrab. Dia tak malu lagi dibantu&lt;br /&gt;menyusun angka dan huruf. Susun-tempel-susun-tempel, begitu yang kami lakukan.&lt;br /&gt;Ah, saya mulai menikmati pekerjaan ini. Dia pun kini tampak bergayut di tangan&lt;br /&gt;saya. Tanpa terasa, saya mengelus kepalanya dan mendekatkannya ke dada. Terasa&lt;br /&gt;damai dan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di sudut lain, sang Ibu guru tetap sabar sekali menemani semua anak&lt;br /&gt;disana. Dituntunnya tangan anak-anak itu untuk meniti susunan-susunan gambar.&lt;br /&gt;Dibimbingnya setiap jemari dengan tekun, sambil sesekali mengajak mereka&lt;br /&gt;tersenyum. Tangannya tak henti mengusap lembut ujung-ujung jemari lemah itu.&lt;br /&gt;Namun, tak pernah ada keluh, dan marah yang saya dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berjalan begitu cepat. Dan kini, waktunya untuk pulang. Setelah&lt;br /&gt;membereskan beberapa permainan, anak-anak pun bersiap di bangku masing-masing.&lt;br /&gt;Dduh, damai sekali melihat anak-anak itu bersiap dengan posisi serapih-rapihnya.&lt;br /&gt;Tangan yang bersedekap diatas meja, dan tatapan polos kearah depan, saya yakin,&lt;br /&gt;membuat setiap orang tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu guru pun mulai memimpin doa, memimpin setiap anak untuk mengatupkan mata&lt;br /&gt;dan memanjatkan harap kepada Tuhan. Damai. Damai sekali mata-mata yang mengatup itu.&lt;br /&gt;Teduh. Teduh sekali melihat mata mereka semua terpejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat jam sudah saya bersama “malaikat-malaikat”&lt;br /&gt;kecil itu. Lelah dan penat yang saya rasakan, tampak tak berarti dibanding&lt;br /&gt;dengan pengalaman batin yang saya alami. Kini, mereka bergerak, berbaris menuju&lt;br /&gt;pintu keluar. Tampak satu persatu kursi roda bergerak menuju ke arah saya.&lt;br /&gt;Ddduh, ada apa ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi saya terharu. Setibanya di depan saya, mereka semua terdiam,&lt;br /&gt;mengisyaratkan untuk mencium tangan. Ya, mereka mencium tangan saya, sambil&lt;br /&gt;berkata, “Selamat siang Pak Guru..” Ah, perkataan yang tulus yang membuat saya&lt;br /&gt;melambung. Pak guru…Pak Guru, begitu ucap mereka satu persatu. Kursi roda&lt;br /&gt;mereka berderak-derak setiap kali mereka mengayuhnya menuju ke arah saya.&lt;br /&gt;Derak-derak itu kembali membuat saya terharu, membayangkan usaha mereka untuk&lt;br /&gt;sekedar mencium tangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang terakhir telah mencium tangan saya. Kini, tatapan saya bergerak ke&lt;br /&gt;samping, ke arah punggung anak-anak yang berjalan ke pintu keluar. Dalam diam&lt;br /&gt;saya berucap, “..selamat jalan anak-anak, selamat jalan malaikat-malaikat&lt;br /&gt;kecilku…” Saya membiarkan airmata yang menetes di sela-sela kelopak. Saya&lt;br /&gt;biarkan bulir itu jatuh, untuk melukiskan perasaan haru dan bangga saya. Bangga&lt;br /&gt;kepada perjuangan mereka, dan juga haru pada semangat yang mereka punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, menjadi guru bukan pekerjaan mentereng. Menjadi guru juga bukan pekerjaan&lt;br /&gt;yang gemerlap. Tak ada kerlap-kerlip lampu sorot yang memancar, juga&lt;br /&gt;pendar-pendar cahaya setiap kali guru-guru itu sedang membaktikan diri. Sebab&lt;br /&gt;mereka memang bukan para pesohor, bukan pula bintang panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada sesuatu yang mulia disana. Pada guru lah ada kerlap-kerlip cahaya&lt;br /&gt;kebajikan dalam setiap nilai yang mereka ajarkan. Lewat guru lah memancar&lt;br /&gt;pendar-pendar sinar keikhlasan dan ketulusan pada kerja yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;Merekalah sumber cahaya-cahaya itu, yang menyinari setiap hati anak-anak didik&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari gurulah kita belajar mengeja kata dan kalimat. Pada gurulah kita belajar&lt;br /&gt;lamat-lamat bahasa dunia. Lewat guru, kita belajar budi pekerti, belajar&lt;br /&gt;mengasah hati, dan menyelami nurani. Lewat guru pula kita mengerti tentang&lt;br /&gt;banyak hal-hal yang tak kita pahami sebelumnya. Tak berlebihankah jika kita&lt;br /&gt;menyebutnya sebagai pekerjaan yang mulia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, jika ingin merasakan pengalaman batin yang berbeda, cobalah menjadi guru.&lt;br /&gt;Rasakan kenikmatan saat setiap anak-anak itu memanggil Anda dengan sebutan itu,&lt;br /&gt;dan biarkan mata penuh perhatian itu memenuhi hati Anda. Ada sesuatu yang&lt;br /&gt;berbeda disana. Cobalah. Rasakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2615966536140890843?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2615966536140890843/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2615966536140890843' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2615966536140890843'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2615966536140890843'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/perasaan-istimewa.html' title='Perasaan Istimewa'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7408081295063546153</id><published>2010-02-04T06:39:00.002+07:00</published><updated>2010-02-04T06:40:36.098+07:00</updated><title type='text'>LOGIKA</title><content type='html'>Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;br /&gt;Untuk melatih logika Anda, untuk tetap cerdas, semoga bermanfaat&lt;br /&gt;1. Kalo Circle-K &amp; 7 Eleven itu buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu,&lt;br /&gt;dan 12 bulan setahun, lalu kenapa di pintunya ada lobang kunci?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Katanya wajan teflon itu anti lengket. Lalu kenapa stiker merk bisa&lt;br /&gt;lengket di permukaan anti lengket itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jarum suntik di-sterilkan supaya tidak terjadi infeksi yang bisa&lt;br /&gt;bikin pasien mati. Lalu ada orang dihukum mati dengan cara suntik.&lt;br /&gt;Kenapa jarum untuk hukuman mati juga perlu di-steril dulu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kalo kura-kura kehilangan tempurungnya, dia jadi gelandangan atau&lt;br /&gt;telanjang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kalo olive oil berasal dari buah olive, avocado oil dari alpukat,&lt;br /&gt;corn oil dari jagung, lalu baby oil dari mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Apa yang terjadi kalo ada orang kaget setengah mati, lalu mengalaminya&lt;br /&gt;dua kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kalo "kotak Hitam (black box)" di pesawat itu tidak bisa hancur, kenapa&lt;br /&gt;mereka nggak bikin seluruh pesawat dari bahan yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kalo sate ayam dari daging ayam, sate kambing dari&lt;br /&gt;daging kambing, sate kelinci dari daging kelinci,&lt;br /&gt;terus sate padang dari daging apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kalo ada orang mengalami ketagihan (apapun), maka dianjurkan untuk&lt;br /&gt;konseling. Kalo ada orang ketagihan konseling, maka dianjurkan&lt;br /&gt;untuk..???&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7408081295063546153?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7408081295063546153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7408081295063546153' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7408081295063546153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7408081295063546153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/logika.html' title='LOGIKA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1325125885373952710</id><published>2010-02-02T05:55:00.000+07:00</published><updated>2010-02-02T05:57:32.465+07:00</updated><title type='text'>Peta Impian</title><content type='html'>Impian akan mengarahkan kita kemana akan melangkah, bagaimana akan berbuat dan bersikap. Dengan impian kita akan tau dimana titik akhir dari perjuangan. Dan segera setelah mencapai impian itu, kita dapat menggantikannya dengan impian lain yang belum tercapai. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, dalam meraih impian, kita perlu strategi dan peta. Sehingga saat berjalan dan bertemu dengan hambatan, kita dapat memilih untuk melompatinya ataukah memutarinya dan mengambil jalan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa mengubah impian, hanya mengubah arah jalan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan anda berada di tengah samudera di atas sebuah speedboat.&lt;br /&gt;Lima puluh kilometer di depan anda adalah sebuah pulau, dan di pulau itu terdapat semua yang anda inginkan dan cita-citakan.&lt;br /&gt;Semua impian anda. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan itu semua adalah sampai ke pulau tersebut. Pulau itu ada di belakang cakrawala. Tapi cakrawala yang mana…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah anda tidak punya kompas, peta, radio, telepon, dan anda tidak tahu mana arah ke pulau tersebut. Arah yang salah akan membuat anda melenceng jauh sekali dari pulau impian, sementara di sekeliling anda yang terlihat cuma laut dan langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dua jam, anda bisa saja telah sampai di pulau impian.&lt;br /&gt;Tetapi bila anda salah arah – anda bisa kehabisan bahan bakar&lt;br /&gt;sebelum bisa mencapai pulau impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tanpa tujuan yang jelas, tanpa mengetahui dan mengerti kegunaan hidup anda – adalah sama dengan dilema pulau impian.&lt;br /&gt;Semua impian anda sebenarnya bisa tercapai, namun untuk mencapainya anda harus mengetahui peta impian. Yaitu apa, di mana, dan bagaimana mencapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mutlak mengetahui arah untuk mencapainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentukan peta anda sekarang – untuk dapat mencapai impian anda. Buat seteliti dan seakurat mungkin – dan selanjutnya anda tinggal mengarahkan speedboat anda ke pulau impian…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk selanjutnya, Anda meraihnya, merengkuhnya, dan tersenyum dengan bangga,&lt;br /&gt;“Inilah impianku, dan aku telah mendapatkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, berhentilah sejenak dan mari kita saling mendoakan,doa untuk sahabat kita, orang tua kita, orang yang kita cintai, semoga  peta menuju impian hidup yang kita rancang, diridhoi Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sadari tubuh kita, nyawa kita dan nafas kita, sepenuhnya adalah milikNya.&lt;br /&gt;Tiada satupun peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita, tanpa ridhoNya. &lt;br /&gt;Selamat berjuang sahabat… Impian itu, sudah rindu untuk kita rengkuh, dan kita peluk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1325125885373952710?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1325125885373952710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1325125885373952710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1325125885373952710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1325125885373952710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/02/peta-impian.html' title='Peta Impian'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2187498403886827475</id><published>2010-01-31T07:46:00.000+07:00</published><updated>2010-01-31T07:47:41.143+07:00</updated><title type='text'>Kisah Istri Kecanduan Chatting (bagian 2)-the end</title><content type='html'>Beberapa Adab yang Mesti Diperhatikan dalam Pergaulan dengan Lawan Jenis (Yang Bukan Mahrom)&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertama, menjauhi segala sarana menuju zina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’ [17] : 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, selalu menutup aurat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, saling menundukkan pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memerintahkan kaum muslimin untuk menundukkan pandangan ketika melihat lawan jenis. Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada laki – laki yang beriman :”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur [24] : 30 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lanjutan ayat ini, Allah juga berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : "Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya” (QS. An Nuur [24] : 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, tidak berdua-duaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِى مَحْرَمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.” (HR. Bukhari, no. 5233)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, menghindari bersentuhan dengan lawan jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, tidak melembutkan suara di hadapan lawan jenis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلا مَعْرُوفًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu melembutkan pembicaraan sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit (syahwat) dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (QS. Al Ahzab: 32). Perintah ini berlaku bukan hanya untuk istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun juga berlaku untuk wanita muslimah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan adab chatting dengan lawan jenis? Hal ini dapat pula kita samakan dengan telepon, SMS, pertemanan di friendster dan pertemanan di facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabnya adalah sama atau hampir sama dengan adab-adab di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, jauhilah segala sarana menuju zina melalui pandangan, sentuhan dan berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tutuplah aurat di hadapan bukan mahrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga seorang muslimah tidak menampakkan perhiasan yang sebenarnya hanya boleh ditampakkan di hadapan suami. Contoh yang tidak beradab seperti ini adalah berbusana tanpa jilbab atau bahkan dengan busana yang hakekatnya telanjang. Inilah yang banyak kita saksikan di beberapa foto profil di FB atau friendster. Semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, tundukkanlah pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin bisa saling menundukkan pandangan jika masing-masing orang memajang foto di hadapan lawan jenisnya? Wanita memamerkan fotonya di hadapan pria. Mungkinkah di sini bisa saling menundukkan pandangan? Oleh karena itu, alangkah baiknya jika foto profil kita bukanlah foto kita, namun dengan foto  yang lain yang bukan gambar makhluk bernyawa. Tujuannya adalah agar foto wanita tidak membuat fitnah (godaan) bagi laki-laki, begitu pula sebaliknya. Di antara bentuk menundukkan pandangan adalah janganlah menggunakan webcamp selain dengan sesama jenis saja ketika ingin melakukan obrolan di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, hati-hatilah dengan berdua-duaan bersama lawan jenis yang bukan mahrom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang pria dan wanita melakukan pembicaraan via chatting, telepon atau sms –tanpa ada hajat (keperluan)-, itu sebenarnya adalah semi kholwat (semi berdua-duaan). Apalagi jika di dalamnya disertai dengan kata-kata mesra dan penuh godaan sehingga membangkitkan nafsu birahi. Dan jika memang ada pembicaraan yang dirasa perlu antara pria dan wanita yang bukan mahrom, maka itu hanya seperlunya saja dan sesuai kebutuhan. Jika tidak ada kebutuhan lagi, maka pembicaraan tersebut seharusnya dijauhi agar tidak terjadi sesuatu yang bisa menjurus pada yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, janganlah melembutkan atau mendayu-dayukan suara atau kata-kata di hadapan lawan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyimpangan dalam adab terakhir ini, kalau diterapkan dalam obrolan chatting adalah dengan kata-kata yang lembut atau mendayu-dayu dari wanita yang menimbulkan godaan pada pria. Contoh menggunakan kata-kata yang sebenarnya layak untuk suami istri seperti “sayang”, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika setiap muslim mengindahkan adab-adab di atas, maka tentu saja dia tidak akan terjerumus dalam perbuatan dosa dan tidak akan mengalami hal yang serupa dengan kisah di atas dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami ingatkan pula bahwa tulisan ini bukanlah hanya kami tujukan kepada kaum hawa saja, namun kami juga tujukan pada para pria agar mereka juga memperhatikan adab-adab di atas. Jadi janganlah tulisan ini dijadikan sebagai sarana untuk memojokkan wanita atau para istri, namun hendaklah dijadikan nasehat untuk bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikan sifat ketakwaan, memberi kita petunjuk dan kecukupan. Semoga Allah melindungi dan menjaga keluarga kita dari hal-hal yang haram dan mendatangkan murka Allah. Semoga risalah ini dapat bermanfaat bagi kaum muslimin. Wa shallallahu wa sallamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi  ajma’in. Walhamdulillahir rabbil ‘alamin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2187498403886827475?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2187498403886827475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2187498403886827475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2187498403886827475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2187498403886827475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/kisah-istri-kecanduan-chatting-bagian-2.html' title='Kisah Istri Kecanduan Chatting (bagian 2)-the end'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7848290515878126378</id><published>2010-01-30T07:31:00.000+07:00</published><updated>2010-01-30T07:32:40.953+07:00</updated><title type='text'>Perbedaan</title><content type='html'>Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;br /&gt;Alkisah ada 2 orang yang mendaki sebuah gunung yang sangat tinggi,&lt;br /&gt;hanya saja karena mereka berasal dari daerah yang berbeda, yang 1&lt;br /&gt;berangkat dari sisi timur, sedang lainnya dari sisi barat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan mereka mengalami pengalaman yang sangat berbeda,&lt;br /&gt;karena yang dari sisi timur, lereng gunung sering dituruni hujan,&lt;br /&gt;lereng relatif landai, pemandangan ke timur terlihat laut dan matahari&lt;br /&gt;terbit, sore hari cepat sekali menjadi gelap, aneka binatang yang&lt;br /&gt;ditemuipun adalah jenis hewan hutan tadah hujan yang subur dan hijau,&lt;br /&gt;pakaian yang diperlukan lebih berupa pelindungan dari air&lt;br /&gt;hujan.........&lt;br /&gt;Sebaliknya yang berangkat dari sisi barat, udara cenderung gersang,&lt;br /&gt;karena sisi barat yang merupakan padang pasir, lereng gunungpun&lt;br /&gt;cenderung lebih terjal dan vertikal, pagi tidak pernah bisa melihat&lt;br /&gt;matahari terbit, yang dialami hanya matahari terbenam saja, sore&lt;br /&gt;terasa sangat panas, sehingga dia perlu pakaian pelindung terik&lt;br /&gt;matahari dan panas menyengat, jenis hewan yang ditemui umumnya kambing&lt;br /&gt;gunung dan lain-lain hewan gurun, air dan sungai sulit ditemui,&lt;br /&gt;akibatnya harus sering berhemat air.............&lt;br /&gt;Tetapi saat mereka bertemu dipuncak, segala sesuatu mencair menjadi&lt;br /&gt;sama, kecuali hal minor yang sangat pribadi dan melekat ditubuh masing-&lt;br /&gt;masing...............&lt;br /&gt;Begitu pula dengan air yang sejak keluar dari mata air, mengalami&lt;br /&gt;pengalaman yang beraneka macam, melalui sungai yang bermacam-macam,&lt;br /&gt;banyak yang harus melewati pengairan sawah dan industri berbeda,&lt;br /&gt;ditelan manusia dan hewan, tercampur kotoran atau sebaliknya berada&lt;br /&gt;dalam cawan emas yang dipuja banyak orang, menguap menjadi awan dan&lt;br /&gt;hujan ditempat lain, rumit sekali dan sangat ajaib, namun akhirnya&lt;br /&gt;melebur jadi satu dalam lautan, praktis tiada lagi yang bisa&lt;br /&gt;dibedakan................&lt;br /&gt;Jadi apabila kita sering meributkan keyakinan kita atas sesuatu,&lt;br /&gt;berarti kita cuma meributkan perjalanannya saja yang memang indah dan&lt;br /&gt;ajaib, tetapi pasti bukan tujuan akhirnya. Bahkan sangat mungkin&lt;br /&gt;selama ini kita yang sebenarnya tidak pernah sampai kepuncak&lt;br /&gt;tertinggi, atau sampai kelautan samudra, tetapi sudah berani mengaku&lt;br /&gt;tahu segalanya, dan memanfaatkan perbedaan serta ketidak tahuan orang&lt;br /&gt;lain.............&lt;br /&gt;Saat kita sadar, ternyata perjalanan hidup kita telah sampai pada&lt;br /&gt;akhir hayat...............&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7848290515878126378?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7848290515878126378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7848290515878126378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7848290515878126378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7848290515878126378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/perbedaan.html' title='Perbedaan'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7679180644626088909</id><published>2010-01-29T23:33:00.002+07:00</published><updated>2010-01-29T23:41:05.063+07:00</updated><title type='text'>10 Hal Yang Tidak Bermanfaat  Dan Sia-Sia</title><content type='html'>Mengutip dari sebuah buku Faedah ilmu dari Al Fawa’id, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, mengenai hal-hal yang sia-sia dan tidak berfaedah, hal-hal inilah yang banyak dilalaikan oleh kaum muslimin saat ini, termasuk juga kami. Semoga posting kali ini bisa menjadi nasehat bagi kami dan sahabat sekalian.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qoyyim Al Jauziyah mengatakan bahwa ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;memiliki ilmu namun tidak diamalkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;beramal namun tidak ikhlash dan tidak mengikuti tuntunan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;memiliki harta namun enggan untuk menginfakkan. Harta tersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hati yang kosong dari cinta dan rindu pada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;badan yang lalai dari taat dan mengabdi pada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;cinta yang di dalamnya tidak ada ridho dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;waktu yang tidak diisi dengan kebaikan dan pendekatan diri pada Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan: p&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ikiran yang selalu berputar pada hal yang tidak bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pekerjaan yang tidak membuatmu semakin mengabdi pada Allah dan juga tidak memperbaiki urusan duniamu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;rasa takut dan rasa harap pada makhluk yang dia sendiri berada pada genggaman Allah. Makhluk tersebut tidak dapat melepaskan bahaya dan mendatangkan manfaat pada dirinya, juga tidak dapat menghidupkan dan mematikan serta tidak dapat menghidupkan yang sudah mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sepuluh hal yang melalaikan dan sia-sia. Di antara sepuluh hal tersebut yang paling berbahaya dan merupakan asal muasal segala macam kelalaian adalah dua hal yaitu: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hati yang selalu lalai dan waktu yang tersia-siakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang lalai akan membuat seseorang mengutamakan dunia daripada akhirat, sehingga dia cenderung mengikuti hawa nafsu. Sedangkan menyia-nyiakan waktu akan membuat seseorang panjang angan-angan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal segala macam kerusakan terkumpul karena mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Sedangkan segala macam kebaikan ada karena mengikuti al huda (petunjuk) dan selalu menyiapkan diri untuk berjumpa dengan Rabb semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7679180644626088909?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7679180644626088909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7679180644626088909' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7679180644626088909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7679180644626088909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/10-hal-yang-tidak-bermanfaat-dan-sia.html' title='10 Hal Yang Tidak Bermanfaat  Dan Sia-Sia'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2060737880489688004</id><published>2010-01-29T10:14:00.001+07:00</published><updated>2010-01-29T10:16:36.907+07:00</updated><title type='text'>Kisah Istri Kecanduan Chatting (bagian 1)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dari milis tetanggga - semoga bermanfaat sob&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kadang jika kita hanya sekedar menyampaikan untaian nasehat, mungkin sebagian orang belum tersentuh. Namun tatkala dikemukakan sebuah kisah, barulah hati kita mulai tersentuh dan baru bisa menarik pelajaran. Semoga kisah berikut bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kisah Bincang-bincang Seorang Istri di Dunia Maya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini terjadi di Lebanon berdasarkan apa yang saya dengar lewat kajian bersama ustadz di majelis ilmu syar’i … Ustadz menguraikan kisah ini agar bisa menjadi perhatian bagi muslimah di sini (Sydney) agar mereka berhati-hati terhadap chatting ini dan tidak melayani sapaan dari laki-laki yang suka iseng menggoda lewat chatting ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah seorang wanita muslimah yang alhamdulillah Allah karuniakan kepadanya seorang suami yang baik akhlak dan budi pekertinya. Di rumah ia pun memilki komputer sebagaimana keluarga muslim lainnya di mana komputer bukan lagi merupakan barang mewah di Lebanon. Sang suami pun mengajari bagaimana menggunakan fasilitas ini yang akhirnya ia pun mahir bermain internet. Yang akhirnya ia pun mahir pula chatting dengan kawan-kawanya sesama muslimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ia hanya chatting dengan rekannya sesama muslimah, … hingga pada suatu hari ia disapa oleh seorang laki-laki yang mengaku sama-sama tinggal dikota beliau.Terkesan dengan gaya tulisannya yang enak dibaca dan terkesan ramah. Sang muslimah yang telah bersuami ini akhirnya tergoda pada lelaki tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sang suami sibuk bekerja untuk mengisi kekosongan waktunya, ia akhirnya menghabiskan waktu bersama dengan lelaki itu lewat chatting, … sampai sang suami menegurnya setiba dari kerja mengapa ia tetap sibuk di internet. Sang istri pun membalas bahwa ia merasa bosan karena suaminya selalu sibuk bekerja dan ia merasa kesepian, … ia merahasiakan dengan siapa ia chatting .. khawatir bila suaminya tahu maka ia akan dilarang main internet lagi…. Sungguh ia telah kecanduan berchatting ria dengan lelaki tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitnah pun semakin terjadi di dalam hatinya, .. ia melihat sosok suaminya sungguh jauh berbeda dengan lelaki tersebut, enak diajak berkomunikasi, senang bercanda dan sejuta keindahan lainnya di mana setan telah mengukir begitu indah di dalam lubuk hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai fitnah asmara semakin membara, … ketika ia chatting lagi sang laki-laki itu pun tambah menggodanya, .. ia pun ingin bertemu empat mata dengannya. Gembiralah hatinya, .. ia pun memenuhi keinginan lelaki tersebut untuk berjumpa. Jadilah mereka berjumpa dalam sebuah restoran, lewat pembiacaran via darat mereka jadi lebih akrab. Dari pertemuan itu akhirnya dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya si lelaki tersebut telah berhasil menawan hatinya. Sang suami yang menasehati agar ia tidak lama-lama main internet tidak digubrisnya. Akhirnya suami wanita ini menjual komputer tersebut karena kesal nasehatnya tidak di dengar,  lalu apa yang terjadi ?? Langkah itu (menjual komputer) membuat marah sang istri yang akhirnya ia pun meminta cerai dari suaminya. Sungguh ia masih teringat percakapan manis dengan laki-laki tersebut yang menyatakan bahwa ia sangatlah mencintai dirinya, dan ia berjanji akan menikahinya apabila ia bercerai dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang suami yang sangat mencintai istrinya tersebut tentu saja menolak keputusan cerai itu. Karena terus didesak sang istri akhirnya ia pun dengan berat hati menceraikan istrinya. Sungguh betapa hebatnya fitnah lelaki itu. Singkatnya setelah ia selesai cerai dengan suaminya ia pun menemui lelaki tersebut dan memberitahukan kabar gembira tentang statusnya sekarang yang telah menjadi janda. Lalu apakah si lelaki itu mau menikahinya sebagaimana janjinya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ukhti muslimah dengarlah penuturan kisah tragis ini, … dengan tegasnya si lelaki itu berkata, “Tidak!! Aku tidak mau menikahimu! Aku hanya mengujimu sejauh mana engkau mencintai suamimu,ternyata engkau hanyalah seorang wanita yang tidak setia kepada suami. Dan, aku takut bila aku menikahimu nantinya engkau tidak akan setia kepadaku! Bukan ,..bukan..wanita sepertimu yang aku cari, aku mendambakan seorang istri yang setia dan taat kepada suaminya..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia pun berdiri meninggalkan wanita ini, .. sang wanita dengan isak tangis yang tidak tertahan inipun akhirnya menemui ustadz tadi dan menceritakan Kisahnya…. Ia pun merasa malu untuk meminta rujuk kembali dengan suaminya yang dulu … mengingat betapa buruknya dia melayani suaminya dan telah menjadi istri yang tidak setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang betul-betul merenungkan kisah di atas, tentu saja dia akan menggali beberapa pelajaran berharga. Itulah di antara bahaya chatting dengan lawan jenis yang tidak mengenal adab dalam bergaul. Lihatlah akibat chatting dengan lawan jenis, di sana bisa terjadi perceraian antara kedua pasangan tersebut disebabkan  si istri memiliki hubungan dengan pria kenalannya di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pelajaran lainnya adalah hendaknya selalu ada pengawasan dari kepala keluarga terhadap anggota keluarganya. Kepala keluarga seharusnya dapat memberikan batasan terhadap pergaulan anggota keluarganya termasuk istrinya, apalagi dalam masalah penggunaan internet. Inilah pelajaran yang mesti diperhatikan oleh seorang suami sebagai kepala keluarga.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2060737880489688004?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2060737880489688004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2060737880489688004' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2060737880489688004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2060737880489688004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/kisah-istri-kecanduan-chatting-bagian-1.html' title='Kisah Istri Kecanduan Chatting (bagian 1)'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1965930425584170569</id><published>2010-01-29T06:20:00.000+07:00</published><updated>2010-01-29T06:22:19.506+07:00</updated><title type='text'>Pilihlah dan Berfikir yang terbaik karena Itu Pilihan Anda</title><content type='html'>Suatu ketika, seorang bijak ditanya seseorang dalam sebuah forum," Ya syekh, sewaktu di arab sana saya melihat ada pelacur"&lt;br /&gt;Sang syekh yang bijak ini terdiam sejenak lantas berkata," Ya anak muda, ketika saya ke paris saya bertemu dengan masjid"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban sang syekh tersebut, maka orang tersebut terdiam kebingungan. Lantas sang bijak ini lantas melanjutkan,"Saya jadi bertanya apa yang ada di dalam benak anda ketika ke arab sana, lalu bertanya kepada saya tentang hal ini, apakah untuk mencari Pelacur ataukah untuk beribadah? Karena apa yang kita temui semata-mata sesuai dengan apa yang kita fikirkan. Ketika saya di Paris meniatkan diri untuk ibadah maka saya mendapatkan masjid untuk beribadah. Demikian juga jika dirimu ada hati yang belum bersih maka pertemuan dengan Pelacur bisa saja terjadi bahkan di kota Makkah sekalipun." tutur sang bijak menjelaskan yang diikuti dengan istighfar sang Penanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat kisah tersebut diceritakan kepada saya oleh seorang sahabat dalam suatu forum yang semakin menjelaskan betapa kekuatan fikiran begitu menentukan apa yang akan terjadi dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam film the secret dikisahkan bahwa ketika kita memfikirkan sesuatu maka alam akan merespon fikiran kita dan menjadikannya sebagai kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa powerfulnya fikiran kita kalau demikian. Bahwasanya ketika kita memiliki kuasa atas fikiran kita maka kita bisa menjadikan fikiran kita menjadi kenyataan apapun itu yang difikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya sahabat, sudah sejatinya ketika kita menginginkan kesuksesan di tahun 2010 mari kita sama-sama melakukan transformasi fikiran ke arah kebaikan. Karena dengan mentransformasikan fikiran menuju kepada fikiran yang positif maka kita telah memutuskan pilihan hidup yang terbaik di tahun 2010 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari fikiran yang menjadi kepada tindakan dan tindakan kemudian melahirkan kenyataan, bukankah fikiran ibarat anak panah yang kita arahkan dan siap luncurkan dari busur kesuksesan yang telah kita rancang. Jika arah kita baik dan tepat maka insya Allah hasil kesuksesan yang kita dapatkan pun juga menjadi kesuksesan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa mudahnya kita memilih pilihan terbaik dalam hidup dengan senantiasa berfikir positif dalam tindakan keseharian. Seperti ketika kekecewaan dalam kehidupan hadir,maka sebenarnya kita memiliki kemampuan untuk memilih antara memilih untuk terus kecewa dan marah terhadap kenyataan atau justru kita menggunakan hak kita untuk memilih tetap bahagia karena pastinya selalu ada hikmah yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita. Kita boleh saja memilih yang negatif sehingga aura negatif merusak impian atau kita boleh memilih berfikir positif yang semakin membuat kita dekat kepada impian dan kesuksesan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya ketika kita boleh memilih dalam berfikir untuk menentukan yang terbaik dalam setiap pilihan hidup kita maka pilihlah cara berfikir yang terbaik. Berfikirlah senantiasa yang positif. Ambil hikmah dalam setiap kejadian.Rancang kesuksesan. Terima kenyataan. Dan yakinilah bahwa Tuhan senantiasa memberikan yang terbaik dalam setiap langkah kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1965930425584170569?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1965930425584170569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1965930425584170569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1965930425584170569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1965930425584170569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/pilihlah-dan-berfikir-yang-terbaik.html' title='Pilihlah dan Berfikir yang terbaik karena Itu Pilihan Anda'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7402544288720658806</id><published>2010-01-29T05:53:00.000+07:00</published><updated>2010-01-29T05:54:24.660+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sesendok Madu</title><content type='html'>Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warga kotanya.&lt;br /&gt;Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan&lt;br /&gt;membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan&lt;br /&gt;di puncak bukit di tengah kota .&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seluruh warga kota memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan&lt;br /&gt;mereka untuk melaksanakannya.&lt;br /&gt;Tetapi, dalam pikiran seorang warga kota , Fulan; terlintas cara untuk mengelak&lt;br /&gt;perintah tersebut.&lt;br /&gt;"Aku akan membawa sesendok penuh, tapi bukan madu. Aku akan membawa air.&lt;br /&gt;Kegelapan malam akan melindungiku dari pandangan mata orang lain. Sesendok air tidak&lt;br /&gt;akan mempengaruhi isi bejana yang kelak akan diisi madu oleh seluruh warga kota ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah waktu yang ditetapkan. Apa kemudian yang terjadi?&lt;br /&gt;Bejana itu ternyata seluruhnya berisi penuh dengan air!&lt;br /&gt;Rupanya seluruh warga kota berpikiran sama dengan si Fulan.&lt;br /&gt;Mereka mengharapkan warga kota yang lain membawa madu sambil membebaskan diri&lt;br /&gt;dari tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah simbolik ini sering terjadi dalam berbagai kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;Idealnya memang bahwa seseorang harus memulai dari dirinya sendiri disertai dengan&lt;br /&gt;pembuktian yang nyata, baru kemudian melibatkan pengikut-pengikutny a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah (hai Muhammad), inilah jalanku. Aku mengajak ke jalan Allah disertai dengan pembuktian yang nyata. Aku bersama orang-orang yang mengikutiku (QS Yuusuf; 12:108)&lt;br /&gt;Berperang atau berjuang di jalan Allah tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri,dan bangkitkanlah semangat orang-orang mukmin (pengikut-pengikutm u) (QS An Nisaa'; 4:84)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah kata-kata : "tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri".&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : "Mulailah dari dirimu sendiri, kemudian&lt;br /&gt;susulkanlah keluargamu"&lt;br /&gt;Setiap orang menurut Beliau adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang&lt;br /&gt;dipimpinnya. Berarti setiap orang harus harus tampil terlebih dulu.&lt;br /&gt;Sikap mental yang seperti ini akan menyebabkan bejana sang raja akan penuh dengan&lt;br /&gt;madu, bukan air, apalagi racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sumber: Lentera Hati, M Quraish Shihab )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7402544288720658806?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7402544288720658806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7402544288720658806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7402544288720658806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7402544288720658806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/kisah-sesendok-madu.html' title='Kisah Sesendok Madu'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2216418170734015491</id><published>2010-01-28T08:09:00.002+07:00</published><updated>2010-01-28T08:21:16.116+07:00</updated><title type='text'>"Odol" dari Surga</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kiriman dari teman - semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cerita menggelikan ini kudengar ketika duduk dibangku SMA dulu. Cerita yang akhirnya&lt;br /&gt;tertulis begitu dalam di relung-relung hati. Cerita yang meskipun naif, namun bermakna sangat dalam.&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah nyata dari seseorang yang dalam episode hidupnya sempat ia lewati dalam penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermula dari hal yang sepele. Lelaki itu kehabisan odol dipenjara. Malam itu adalah malam terakhir bagi odol diatas sikat giginya. Tidak ada sedikitpun odol yang tersisa untuk esok hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini jelas-jelas sangat menyebalkan. Istri yang telat berkunjung, anak-anak yang melupakannya dan diabaikan oleh para sahabat, muncul menjadi kambing hitam yang sangat menjengkelkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekonyong-konyong lelaki itu merasa sendirian, bahkan lebih dari itu : tidak berharga !&lt;br /&gt;Tertutup bayangan hitam yang kian membesar dan menelan dirinya itu, tiba-tiba saja pikiran nakal dan iseng muncul. Bagaimana jika ia meminta odol pada TUHAN ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdoa untuk sebuah kesembuhan sudah berkali-kali kita dengar mendapatkan jawaban dari-NYA .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminta dibukakan jalan keluar dari setumpuk permasalahanpun bukan suatu yang asing bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan doa-doa kepada orang tua yang telah berpulang, terdengar sangat gagah untuk diucapkan. Tetapi meminta odol kepada Sang Pencipta jutaan bintang gemintang dan ribuan galaksi, tentunya harus dipikirkan berulang-ulang kali sebelum diutarakan. Sesuatu yang sepele dan mungkin tidak pada tempatnya. Tetapi apa daya, tidak punya odol untuk esok hari –entah sampai berapa hari- menjengkelkan hatinya amat sangat. Amat tidak penting bagi orang lain, tetapi sangat penting bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan tekad bulat dan hati yang dikuat-kuatkan dari rasa malu, lelaki itu memutuskan untuk mengucapkan doa yang ia sendiri anggap gila itu. Ia berdiri ragu-ragu dipojok ruangan sel penjara, dalam temaram cahaya, sehingga tidak akan ada orang yang mengamati apa yang ia lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dengan cepat, bibirnya berbisik : “TUHAN, Kau mengetahuinya aku sangat membutuhkan benda itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa selesai. Wajah lelaki itu tampak memerah. Terlalu malu bibirnya mengucapkan kata amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan peristiwa itu berlalu demikian cepat, hingga lebih mirip dengan seseorang yang berludah ditempat tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi walaupun demikian ia tidak dapat begitu saja melupakan insiden tersebut. Sore hari diucapkan, permintaan itu menggelisahkannya hingga malam menjelang tidur. Akhirnya, lelaki itu –walau dengan bersusah payah- mampu melupakan doa sekaligus odolnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat tengah malam, ia terjaga oleh sebuah keributan besar dikamar selnya.&lt;br /&gt;“Saya tidak bersalah Pak !!!”, teriak seorang lelaki gemuk dengan buntalan tas besar dipundak, dipaksa petugas masuk kekamarnya,” Demi TUHAN Pak !!! Saya tidak salah !!! Tolong Pak…Saya jangan dimasukin kesini Paaaaaaaaak. .!!!”&lt;br /&gt;Sejenak ruangan penjara itu gaduh oleh teriakan ketakutan dari ‘tamu baru’ itu.&lt;br /&gt;“Diam !!”, bentak sang petugas,”Semua orang yang masuk keruangan penjara selalu meneriakkan hal yang sama !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan harap kami bisa tertipu !!!!”&lt;br /&gt;“Tapi Pak…Sssa..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brrrraaaaang !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu kamar itu pun dikunci dengan kasar. Petugas itu meninggalkan lelaki gemuk dan buntalan besarnya itu yang masih menangis ketakutan. Karena iba, lelaki penghuni penjara itupun menghampiri teman barunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghibur sebisanya dan menenangkan hati lelaki gemuk itu. Akhirnya tangisan mereda, dan karena lelah dan rasa kantuk mereka berdua pun kembali tertidur pulas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya, lelaki penghuni penjara itu terbangun karena kaget. Kali ini karena bunyi tiang besi yang sengaja dibunyikan oleh petugas. Ia terbangun dan menemukan dirinyanya berada sendirian dalam sel penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho mana Si Gemuk, pikirnya. Apa tadi malam aku bemimpi ? Ah masa iya, mimpi itu begitu nyata ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin ia disini tadi malam.&lt;br /&gt;“Dia bilang itu buat kamu !!”, kata petugas sambil menunjuk ke buntalan tas dipojok ruangan.&lt;br /&gt;Lelaki itu segera menoleh dan segera menemukan benda yang dimaksudkan oleh petugas.&lt;br /&gt;Serta merta ia tahu bahwa dirinya tidak sedang bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang dia dimana Pak ?”, tanyanya heran.&lt;br /&gt;“Ooh..dia sudah kami bebaskan, dini hari tadi…biasa salah tangkap !”, jawab petugas itu enteng, ”saking senangnya orang itu bilang tas dan segala isinya itu buat kamu”. Petugas pun ngeloyor pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu masih ternganga beberapa saat, lalu segera berlari kepojok ruangan sekedar ingin memeriksa tas yang ditinggalkan Si Gemuk untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja lutunya terasa lemas. Tak sanggup ia berdiri. “Ya..TUHAAANNN !!!!”, laki-laki itu mengerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tersungkur dipojok ruangan, dengan tangan gemetar dan wajah basah oleh air mata. Lelaki itu bersujud disana, dalam kegelapan sambil menangis tersedu-sedu. Disampingnya tergeletak tas yang tampak terbuka dan beberapa isinya berhamburan keluar. Dan tampaklah lima kotak odol, sebuah sikat gigi baru, dua buah sabun mandi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiga botol sampo, dan beberapa helai pakaian sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tersebut sungguh-sunguh kisah nyata. Sungguh-sungguh pernah terjadi. Dan aku mendengarnya langsung dari orang yang mengalami hal itu. Semoga semua ini dapat menjadi tambahan bekal ketika kita meneruskan berjalan menempuh kehidupan kita masing-masing. Jadi suatu ketika, saat kita merasa jalan dihadapan kita seolah terputus. Sementara harapan seakan menguap diganti deru ketakutan, kebimbangan dan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat seperti itu ada baiknya kita mengingat sungguh-sungguh bahkan Odol pun akan dikirimkan oleh Surga bagi siapapun yang membutuhkannya. Apalagi jika kita meminta sesuatu yang mulia. Sesuatu yang memuliakan harkat manusia dan IA yang menciptakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata seorang bijak dalam sebuah buku : “Seandainya saja engkau mengetahui betapa dirimu dicintai-NYA, hati mu akan berpesta pora setiap saat” (selesai).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2216418170734015491?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2216418170734015491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2216418170734015491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2216418170734015491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2216418170734015491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/odol-dari-surga.html' title='&quot;Odol&quot; dari Surga'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-8495612369200164</id><published>2010-01-27T17:18:00.000+07:00</published><updated>2010-01-27T17:19:24.141+07:00</updated><title type='text'>"YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH"</title><content type='html'>Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan Papa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?&lt;br /&gt;Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......&lt;br /&gt;Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.&lt;br /&gt;Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...&lt;br /&gt;Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,&lt;br /&gt;Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sadarkah kamu?&lt;br /&gt;Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.&lt;br /&gt;Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"&lt;br /&gt;Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".&lt;br /&gt;Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.&lt;br /&gt;Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu sudah beranjak remaja.....&lt;br /&gt;Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?&lt;br /&gt;Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..&lt;br /&gt;Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...&lt;br /&gt;Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,&lt;br /&gt;Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')&lt;br /&gt;Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.&lt;br /&gt;Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...&lt;br /&gt;Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...&lt;br /&gt;Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?&lt;br /&gt;"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.&lt;br /&gt;Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...&lt;br /&gt;Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu menjadi gadis dewasa....&lt;br /&gt;Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...&lt;br /&gt;Papa harus melepasmu di bandara.&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?&lt;br /&gt;Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .&lt;br /&gt;Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.&lt;br /&gt;Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".&lt;br /&gt;Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.&lt;br /&gt;Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.&lt;br /&gt;Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"&lt;br /&gt;Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.&lt;br /&gt;Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.&lt;br /&gt;Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.&lt;br /&gt;Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..&lt;br /&gt;Karena Papa tahu.....&lt;br /&gt;Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....&lt;br /&gt;Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?&lt;br /&gt;Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....&lt;br /&gt;Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik....&lt;br /&gt;Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....&lt;br /&gt;Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...&lt;br /&gt;Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....&lt;br /&gt;Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....&lt;br /&gt;Papa telah menyelesaikan tugasnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...&lt;br /&gt;Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...&lt;br /&gt;Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...&lt;br /&gt;Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .&lt;br /&gt;Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika aku kembali membagikannya kepada teman-teman ku yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanita ku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Papa / Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-8495612369200164?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/8495612369200164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=8495612369200164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8495612369200164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8495612369200164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/yang-tidak-bisa-diucapkan-ayah.html' title='&quot;YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH&quot;'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6505527332577145529</id><published>2010-01-26T23:19:00.003+07:00</published><updated>2010-01-26T23:31:28.843+07:00</updated><title type='text'>Berkomunikasi Efektif Dengan Anak</title><content type='html'>Bagaimana saya harus mengatakan tentang hal itu? Kapankah saya harus berbicara?&lt;br /&gt;Dalam berkomunikasi, momentum dan isi pembicaraan (content) adalah dua hal yang sangat penting. Pembicaraan anda menjadi bermakna jika anda menguasai topik&lt;br /&gt;pembicaraan dan mejadi lawan bicara yang seimbang untuk anak anda.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Seimbang’ di sini mengandung pengertian untuk menyamakan persepsi dengan anak supaya tidak ada kerancuan asumsi. Hal ini penting karena penelitian di Jakarta menemukan adanya kesenggangan pendapat antara anak dan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar anak mengaku orangtuanya tidak memberi informasi yang cukup tentang rokok,alcohol dan narkoba, sementara orangtua dari kelompok anak yang sama mengaku telah memberi informasi tersebut. Di manakah letak miskomunikasi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua bisa saja merasa telah memberi informasi, akan tetapi jika informasi itu disampaikan pada saat yang kurang tepat, perhatian anak mungkin tidak ada. Atau mungkin saja cara penyampaiannya yang tidak nyambung dengan persepi dan asumsi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau gaya bahasa anda yang tidak mengerti anak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, momentum menjadi sangat penting di kala anda ingin memberikan pengertian tentang suatu hal yang anda anggap penting. Komunikasi yang terjadi dimomentum yang tepat akan membawa kesan mendalam dan membawa dampak tertentu dalam hidup anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat dapat menjadi momentum yang baik untuk berkomunikasi dengan anak anda ketika:&lt;br /&gt;- Bersenang-senang. Ingatkan anak untuk bersyukur.&lt;br /&gt;- Berdiskusi tentang buku atau film-film terbaru dengan anak anda.&lt;br /&gt;- Melakukan tugas rumah tangga sehari-hari bersama-sama.&lt;br /&gt;- Makan malam bersama dengan keluarga. Pergi bersama: memancing, menonton    &lt;br /&gt;  pertandingan bola atau piknik.&lt;br /&gt;- Aktivitas bersama: mendengarkan musik, membaca, memasak dan menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat berkomunikasi efektif, ada tiga hal yang perlu dilakukan orangtua yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Ambil waktu untuk mendengar (Make time to listen)&lt;br /&gt;“Make time” ini bersifat kata kerja aktif yang perlu suatu usaha khusus untuk mengadakan waktu, terutama di tengah sibuknya para orangtua dalam pekerjaannya dan anak dalam sekolah dan kegiatannya. Waktu memang perlu ‘diadakan’ atau dibuat menjadi ada’. Ini berarti menjadi prioritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua mengerti betapa pentingnya mendengarkan anak sehingga tentunya mereka akan memprioritaskan hal ini dan mencoba menjadikannya sebuah kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah waktu telah disediakan, manfaatkan waktu tersebut secara  efektif dengan cara menjadi pendengar yang baik bagi anak. Sedapat-dapatnya kurangi untuk mengatakan ‘Tunggu dulu,” atau “Jangan sekarang.” Alihkan semua perhatian anda pada anak ketika dia bicara, dengan demikian dia akan tahu bahwa anda memerhatikannya dan ia pun akan merasa dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R.O.L.E.S adalah beberapa teknik dasar keterampilan yang dapat membantu orangtua&lt;br /&gt;menjadi pendengar yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REAFFIRM and RESPECT&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pastikan  bahwa anda menghargai dan mengerti pendapat anak. Dengan demikian anak akan merasa dihormati dan mendapatkan dignity-nya sebagai seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;OPENNESS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterbukaan akan memberi mereka rasa aman bahwa anda sungguh-sungguh peduli dan berusaha untuk mengerti konteks dari situasi yang dihadapinya. Gunakan pertanyaan terbuka, yaitu pertanyaan yang harus dijawab dengan penjelasan atau cerita (contoh: “Bagaimana perasaan kamu saat ini?”)dan hindari pertanyaan tertutup dengan jawaban ya atau tidak (contoh: “Kamu jadi sedih dong?”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindari pernyataan dan pertanyaan yang bersifat menuduh. Jika anda curiga anak telah menggunakan narkoba, cari tahu mengapa terlebih dahulu daripada sibuk memaparkan bahwa tindakan mereka itu salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LISTEN ATTENTIVELY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adakah waktu khusus untuk mendengarkan anak anda di mana tidak ada kesibukan atau urusan lain sehingga ia memang penting di mata anda. Yakinkan anak kalau anda ingin menolongnya dan jangan bersikap sok tahu atau terkesan ‘menghakimi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu sesekali memperjelas maksud kalimat anak anda supaya tidak ada salah persepsi dan asumsi dengan berkata: “Mama kurang mengerti apa yang kamu bicarakan, maksud kamu…?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;EMPATHY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba memahami dari sudut pandang anak tapi tidak untuk merestui perbuatannya.&lt;br /&gt;Acknowledge perasaan anak dan sulitnya kondisi tersebut. Katakan anda juga akan sulit menentukan sikap dalam situasi di mana anak anda berada, ini memberikan kesan anda juga manusia ‘biasa’ yang tidak kebal masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali ‘ringankan’ suasana dengan humor atau cerita ringan pada saat anda dulu remaja, apa yang anda lakukan pada saat anda seumur anak anda. Ini memberikan cermin dan gambaran yang lebih nyata untuk anak anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SIT SQUARELY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik duduk ini penting karena akan membangun suasana nonverbal. Para konselor berpendapat duduk berhadapan muka dengan muka sangat ideal untuk mengobservasi bahasa tubuh dan ekspresi anak saat ia bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sentuhan tangan, pelukan, dan kontak mata sangat penting untuk reaffirm atau mempertegas keberadaan anda untuk dia, tulusnya perhatian anda padanya dan kesiapan anda untuk menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Luangkan waktu untuk berbicara (Take time to talk)&lt;br /&gt;Luangkan waktu untuk berbicara tentang masalah atau tantangan yang anak hadapi setiap harinya baik di sekolah maupun di pergaulannya. Teknik berbicara kepada anak dapat dilakukan dengan cara: verbal dan nonverbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara secara verbal adalah momen di mana anda dan anak anda berdialog atau bercengkerama atau ngobrol berbagai hal. Sambutlah semua pertanyaan yang anak anda ajukan dengan jawaban yang rasional dan bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam komunikasi verbal, ada dua hal yang perlu orangtua ingat:&lt;br /&gt;Hargai pendapat anak anda. Mulai dengan menanyakan hal-hal yang sederhana seperti menu makan malam atau jalan-jalan ke mana. Bukan saja hal ini dapat membiasakan mereka mengemukakan pendapat, lebih lagi, mereka juga merasa mengambil bagian dalam keputusan keluarga. Anak akan merasa pendapat mereka berharga di mata anda. Seperti disebutkan di bagian depan buku ini, para ahli psikologi pecaya bahwa tumbuhnya sense of worthiness berawal dari hal-hal kecil dan rasa berharga inilah yang membuat anak tumbuh dengan mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangkan perasaan anak anda. Hal-hal yang remeh bagi anda mungkin penting bagi mereka. Ketika anak bereaksi berlebihan atau konyol terhadap suatu hal, jangan remehkan hal itu. Anda perlu menggali akar dari tingkah laku tersebut yang mungkin saja berawal dari harapan atau hasrat mereka yang tidak terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu dasar konseling yang dapat anda lakukan untuk menyelaraskan rasa dalam keluarga demi mencegah depresi anak yang mungkin dapat memperbesar risiko mereka untuk bereksperimen dengan narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru besar terapi keluarga yang cukup berpengaruh di awal abad ini, Virginia Satir, di awal tahun 1930, mengemukakan bahwa perilaku yang terlihat adalah bak puncak dari “gunung es perasaan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan perasaan yang berada di bawah perilaku yang nampak adalah:&lt;br /&gt;1. Perasaan pemicu sebuah perilaku (ketakutan, sakit hati,kesedihan dan lain-lain)&lt;br /&gt;2. Persepsi seseorang terhadap masalah&lt;br /&gt;3. Ekspektasi dari apa yang kita inginkan&lt;br /&gt;4. Jeritan batin terdalam tentang apa yang sebenarnya kita perlukan&lt;br /&gt;5. Pusat diri dalam tingkat spiritual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara dapat pula dilakukan dengan nonverbal seperti misalnya beraktivitas bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian di berbagai negara maju menemukan beraktivitas minimal 15 menit setiap hari per anak dapat membawa dampak yang sangat positif terhadap pertumbuhan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pada saat memilih aktivitas bersama ini, biarkan anak anda yang menentukan kegiatan yang mereka sukai. Banyak ahli psikologi percaya bahwa beraktivitas bersama akan menjadi suatu momen yang tak terlupakan dan berharga bagi mereka. Komunikasi yang dilakukan dalam suasana yang kondusif akan lebih efektif berakar dalam diri anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Pakai pendekatan dengan hati, bukan dengan nalar (User “heart approach”, not “head approach”)Menurut beberapa riset YCAB di Jakarta tahun 2004, anak-anak memberi nilai ‘kurang’ pada orangtuanya di dalam memberikan pengertian tentang bahaya narkoba. Kebanyakan dari mereka mengeluh bahwa orangtua tidak memberitahu mereka akan bahaya narkoba, walaupun kebanyakan orangtua mengatakan bahwa mereka memberitahu anak-anak mereka tentang bahaya narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…beraktivitas minimal 15 menit setiap hari per anak membawa dampak yang sangat positif terhadap pertumbuhan anak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pembahasan sebelumnya, prinsip komunikasi adalah di saat anda mulai mendengarkan anak anda, anda sebenarnya telah memulai pembicaraan! Kualitas komunikasi ini perlu ditingkatkan; berbicara dengan anak dari hati ke hati membawa arti yang lebih mendalam. Komunikasi dengan pendekatan hati jelas menyentuh kalbu anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komunikasi dengan pendekatan hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti mengutamakan perasaan nyaman anak dalam membicarakan sesuatu dengan anda. Ini berarti komunikasi tersebut harus dimulai tanpa prasangka. Hal ini dapat dimulai dengan menanyakan perasaan anak. Biarkan anak anda bicara. Bagaimanakah keseharian mereka? Tanyakan bagaimana perasaan mereka tentang hari-hari mereka. Izinkan anak anda untuk dapat secara terbuka mengekspresikan ide-ide, perasaan, dan kekhawatiran mereka. Yang penting niat anda untuk memahami, untuk menolong, untuk berempati harus dirasakan oleh anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cermati perasaan atau persepsi yang ada di balik kalimat atau bahasa tubuh anak kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bahasa tubuhnya karena seorang ahli komunikasi berkata bahwa bahasa tubuh mengomunikasikan rasa atau pendapat sembilan kali lebih tinggi dari kata-kata yang terucap!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah waktu dan tempat yang nyaman, seperti waktu di perjalanan berdua dengan anak, bisa juga sewaktu makan bersama atau waktu-waktu lainnya yang memungkinkan. Jika terkadang anak tidak siap bicara, jangan paksa dia bicara. Akan tetapi setiap kali dia datang untuk berbagi rasa, kita harus siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengambil waktu untuk mendengar dengan saksama dan berbicara kepada anak anda dengan pendekatan dari hati ke hati tersebut, komunikasi memerlukan’investasi’ kepercayaan kepada anak anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan yang anda perlu berikan jelas berbeda. Pemberian kepercayaan lebih untuk meningkatkan self esteem anak; ketika anak memasuki usia remaja, orangtua perlu belajar ‘melepas’ anak untuk mengambil keputusan dalam kehidupannya, kepercayaan ini perlu diberikan secara terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampaikan bahwa jika anak bertanggungjawab atas kepercayaan yang diberikan, maka mereka akan mendapatkan kepercayaan yang lebih besar lagi. Memberikan kepercayaan kepada anak adalah proses untuk mempersiapkan dan melatih mereka untuk menghadapi dunia yang sesungguhnya. &lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6505527332577145529?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6505527332577145529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6505527332577145529' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6505527332577145529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6505527332577145529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2010/01/berkomunikasi-efektif-dengan-anak.html' title='Berkomunikasi Efektif Dengan Anak'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7011628663722123782</id><published>2009-10-22T11:04:00.002+07:00</published><updated>2009-10-22T11:06:59.314+07:00</updated><title type='text'>Keadilan Tuhan bagi Hidupku</title><content type='html'>Aku bersyukur buat Tuhanku… bahwa ketika aku dilahirkan… Tuhanku berkehendak untuk ketika itu… saat yang sama dimana aku terlahir…. ketika itu pula ibuku meninggalkanku untuk selamanya…sehingga boleh dikatakan waktu / tanggal saat aku dilahirkan adalah waktu / tanggal yang sama juga saat Ibu harus pergi menghadap Tuhan untuk selamanya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ibu… walau kini kita tak bersama sejak pertama ibu menghadirkan aku… aku tidak pernah kehilangan kasih… aku tetap memiliki kelembutan dari dalam hati dan diri ini… karena aku dilahirkan oleh ibu… yang memiliki KASIH YANG ABADI dalam diri Ibu.. Sebuah Anugrah Abadi dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu.. Aku rindu dan kangen sama Ibu… walau sejak awal… tidak pernah aku melihat bayanganmu apalagi wajahmu… Kalaulah boleh aku meminta…. jangankan wajah.. walau hanya sebatas bayanganmu aku ingin melihatmu ada….. walau hanya sedetik ada dan berdiri di depanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kerinduan amat sangat selama ini untuk merasakan kasih sayangnya…. belaian tangan lembutnya… sama seperti aku melihat orang lain begitu hangat..nyaman.. damai bahagia dalam pelukan ibu tercinta… bahkan aku melihat saat dewasa pun mereka begitu akrab… di saat yang lain wujud keakraban itu dapat kulihat ketika sang ibu menyuapi anaknya yang sudah dewasa… terbayang betapa bahagianya…. terlukis sebuah rasa bahagia yang sulit untuk diungkapkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun.. kuasa Tuhanku.. Anugrah Tuhanku… memang tidak akan pernah bisa dibayangkan… tidak dapat terpikirkan… keadilan yang luar biasa Tuhanku nyatakan dalam kehidupanku… Aku memiliki keluarga / orang tua, ibu yang begitu sayang… begitu luar biasa perhatiannya buat aku… sungguh sebuah wujud kasih yang tidak akan pernah mampu terbalaskan walau dengan apapun…. Yang luar biasanya aku sama sekali tidak memiliki hubungan kekerabatan atau pun hubungan darah / keluarga dengan mereka…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku pergi, atau bahkan pulang kerja… atau kemana pun aku pergi… lalu kembali pulang…… Saat aku membuka pintu selalu sudah tersedia makanan minuman di meja t4 tinggalku… For this, i always remember …&lt;br /&gt;Bahkan tempat dimana aku tinggal dan selanjutnya menjalani hidup dan atkifitasku itu pun disiapkan dan diberikan sementara untuk aku tempati…. TUHANKU…ENGKAU TAHU… BAHWA AKU SELALU BERDOA MEMOHON PADAMU SAYANGILAH KELUARGA INI… Aku sadar bahwa aku tidak akan pernah mampu membalas kasih dan perhatian yang begitu luar biasa besarnya dalam kehidupanku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya yang mampu aku berikan adalah DOAku dan yang mampu kuucapkan adalah dan Ungkapan Terima kasih yang sebesar-besarnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah wujud keadilan Tuhan bagi Hidupku… Aku yakin hal ini pasti terjadi juga bagi sesama yang lain. Oleh karena itu bagi yang masih memiliki ibu… jangan tunggu lagi… sayangi dan bahagiakanlah ibu… Namun.. kini bagi yang tidak bersama lagi dengan ibu.. yakinlah bahwa kasih dan kelembutan hatinya akan terus dan tetap menjadi bagian dalam kehidupan anaknya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7011628663722123782?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7011628663722123782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7011628663722123782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7011628663722123782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7011628663722123782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/10/keadilan-tuhan-bagi-hidupku_22.html' title='Keadilan Tuhan bagi Hidupku'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1108563904065273161</id><published>2009-10-22T11:04:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T11:05:14.756+07:00</updated><title type='text'>Keadilan Tuhan bagi Hidupku</title><content type='html'>Aku bersyukur buat Tuhanku… bahwa ketika aku dilahirkan… Tuhanku berkehendak untuk ketika itu… saat yang sama dimana aku terlahir…. ketika itu pula ibuku meninggalkanku untuk selamanya…sehingga boleh dikatakan waktu / tanggal saat aku dilahirkan adalah waktu / tanggal yang sama juga saat Ibu harus pergi menghadap Tuhan untuk selamanya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ibu… walau kini kita tak bersama sejak pertama ibu menghadirkan aku… aku tidak pernah kehilangan kasih… aku tetap memiliki kelembutan dari dalam hati dan diri ini… karena aku dilahirkan oleh ibu… yang memiliki KASIH YANG ABADI dalam diri Ibu.. Sebuah Anugrah Abadi dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu.. Aku rindu dan kangen sama Ibu… walau sejak awal… tidak pernah aku melihat bayanganmu apalagi wajahmu… Kalaulah boleh aku meminta…. jangankan wajah.. walau hanya sebatas bayanganmu aku ingin melihatmu ada….. walau hanya sedetik ada dan berdiri di depanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kerinduan amat sangat selama ini untuk merasakan kasih sayangnya…. belaian tangan lembutnya… sama seperti aku melihat orang lain begitu hangat..nyaman.. damai bahagia dalam pelukan ibu tercinta… bahkan aku melihat saat dewasa pun mereka begitu akrab… di saat yang lain wujud keakraban itu dapat kulihat ketika sang ibu menyuapi anaknya yang sudah dewasa… terbayang betapa bahagianya…. terlukis sebuah rasa bahagia yang sulit untuk diungkapkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun.. kuasa Tuhanku.. Anugrah Tuhanku… memang tidak akan pernah bisa dibayangkan… tidak dapat terpikirkan… keadilan yang luar biasa Tuhanku nyatakan dalam kehidupanku… Aku memiliki keluarga / orang tua, ibu yang begitu sayang… begitu luar biasa perhatiannya buat aku… sungguh sebuah wujud kasih yang tidak akan pernah mampu terbalaskan walau dengan apapun…. Yang luar biasanya aku sama sekali tidak memiliki hubungan kekerabatan atau pun hubungan darah / keluarga dengan mereka…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku pergi, atau bahkan pulang kerja… atau kemana pun aku pergi… lalu kembali pulang…… Saat aku membuka pintu selalu sudah tersedia makanan minuman di meja t4 tinggalku… For this, i always remember …&lt;br /&gt;Bahkan tempat dimana aku tinggal dan selanjutnya menjalani hidup dan atkifitasku itu pun disiapkan dan diberikan sementara untuk aku tempati…. TUHANKU…ENGKAU TAHU… BAHWA AKU SELALU BERDOA MEMOHON PADAMU SAYANGILAH KELUARGA INI… Aku sadar bahwa aku tidak akan pernah mampu membalas kasih dan perhatian yang begitu luar biasa besarnya dalam kehidupanku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya yang mampu aku berikan adalah DOAku dan yang mampu kuucapkan adalah dan Ungkapan Terima kasih yang sebesar-besarnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah wujud keadilan Tuhan bagi Hidupku… Aku yakin hal ini pasti terjadi juga bagi sesama yang lain. Oleh karena itu bagi yang masih memiliki ibu… jangan tunggu lagi… sayangi dan bahagiakanlah ibu… Namun.. kini bagi yang tidak bersama lagi dengan ibu.. yakinlah bahwa kasih dan kelembutan hatinya akan terus dan tetap menjadi bagian dalam kehidupan anaknya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1108563904065273161?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1108563904065273161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1108563904065273161' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1108563904065273161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1108563904065273161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/10/keadilan-tuhan-bagi-hidupku.html' title='Keadilan Tuhan bagi Hidupku'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7207485088415901807</id><published>2009-08-10T08:43:00.001+07:00</published><updated>2009-08-10T08:43:44.943+07:00</updated><title type='text'>Cinta tak bersyarat</title><content type='html'>Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 seorang pria berusia&lt;br /&gt;    70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya. Aku&lt;br /&gt;    menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih&lt;br /&gt;    sibuk, mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar&lt;br /&gt;    melirik ke jam tangannya. Aku merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang&lt;br /&gt;    aku sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya cukup baik dan&lt;br /&gt;    kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan&lt;br /&gt;    yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, aku&lt;br /&gt;    putuskan untuk melakukannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sambil menangani lukanya, aku bertanya apakah dia punya janji lain&lt;br /&gt;    hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak&lt;br /&gt;    ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang&lt;br /&gt;    dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah&lt;br /&gt;    dirawat di sana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit&lt;br /&gt;    Alzheimer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Lalu kutanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat.&lt;br /&gt;    Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak&lt;br /&gt;    5 tahun terakhir. Aku sangat terkejut dan berkata, Dan Bapak masih&lt;br /&gt;    pergi ke sana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi? Dia&lt;br /&gt;    tersenyum ketika tangannya menepuk tanganku sambil berkata, Dia memang&lt;br /&gt;    tidak mengenali saya, tapi saya masih mengenali dia, kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Aku terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tanganku masih&lt;br /&gt;    tetap merinding, Cinta kasih seperti itulah yang aku mau dalam&lt;br /&gt;    hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati&lt;br /&gt;    adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi,&lt;br /&gt;    yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagiku pengalaman ini menyampaikan satu pesan penting: Orang yang&lt;br /&gt;    paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik,&lt;br /&gt;    mereka hanya berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki. Hidup&lt;br /&gt;    bukanlah perjuangan menghadapi badai, tapi bagaimana tetap menari di&lt;br /&gt;    tengah hujan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7207485088415901807?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7207485088415901807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7207485088415901807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7207485088415901807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7207485088415901807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/08/cinta-tak-bersyarat.html' title='Cinta tak bersyarat'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-9070793416124477264</id><published>2009-08-03T13:37:00.002+07:00</published><updated>2009-08-03T13:48:05.256+07:00</updated><title type='text'>FILSAFAT CINTA</title><content type='html'>Apakah dalam hidup kita perlu filsafat cinta ?&lt;br /&gt;Seberapa penting Filsafat Cinta bagi Kehidupan kita ?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan diatas butuh pencerahan dari kalangan pembaca.&lt;br /&gt;Mari ber – apresiasi…!&lt;br /&gt;Filsafat adalah ilmu yang selalu mencari kebenaran. Tujuannya supaya hidup manusia&lt;br /&gt;semakin baik. Dengan mempelajari filsafat kita akan tahu tentang esensi Hidup dan Kehidupan serta akan lebih bisa ber- empati dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak gampang menvonis orang lain karena salah dan benar, yang oleh orang banyak hal itu sangat relatif, karena kebenaran yang hakiki hanya milik Yang kuasa.&lt;br /&gt;Filsafat terkait dengan logos ( ilmu ) yang terbentuk dari sejumlah informasi yang diterima seseorang dari relasi yang dibangunnya dan mengendap dalam memorinya.&lt;br /&gt;Jika kita mampu menggunakan Ilmu / tata pikir yang kita miliki, maka kita sudah masuk dalam tataran implementasi filsafat dalam kehidupan nyata, dan sebaiknya dilakukan&lt;br /&gt;bagi keharmonisan hidup.&lt;br /&gt;Jangan terlalu dipikir… seberapa angka dari tulisan di atas, tapi lebih baik kita coba untuk mengerti seberapa nilainya.&lt;br /&gt;Untuk menghilangkan keraguan mari kita telusuri filsafat cinta yang mungkin identik&lt;br /&gt;dengan kata-kata bijak dalam konteks cinta, dengan sebuah ilustrasi :&lt;br /&gt;Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab ke- elokan parasnya&lt;br /&gt;dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik pada kekayaannya, krn kekayaan dapat musnah&lt;br /&gt;Tetapi tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya&lt;br /&gt;senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kaji filsafat / kata – kata bijak cinta dibawah ini, sekedar untuk pelipur lara, teramat khusus bagi yang sedang dilanda kasmaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi&lt;br /&gt;tidak pernah dendam bahkan membalas dendamnya. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan&lt;br /&gt;manakala kebencian membawa kemusnahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga&lt;br /&gt;untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya&lt;br /&gt;menganugerahkan Sekeping Hati pada kita ?&lt;br /&gt;Karena Tuhan telah memberikan Sekeping Hati lagi kepada seseorang untuk kita cari&lt;br /&gt;dan itulah namanya CINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum,&lt;br /&gt;sambil berkata : Aku turut bahagia untukmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.&lt;br /&gt;Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup . Dan jangan sesekali&lt;br /&gt;kamu mengatakan tidak mencintainya lagi, bilamana kamu masih belum dapat&lt;br /&gt;melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,&lt;br /&gt;tetapi lebih menyakitkan lagi, kamu mencintai seseorang tetapi kamu tidak pernah berani&lt;br /&gt;mengutarakan cintamu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti.&lt;br /&gt;Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta, namun apabila sampai saatnya,&lt;br /&gt;raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi, dengan sejuta rasa&lt;br /&gt;tanda tanya dihatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan&lt;br /&gt;tidak pernah terluka, dan bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu&lt;br /&gt;serta cemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut, tetapi&lt;br /&gt;cinta adalah anugerah Tuhan yang terindah dan suci, jika manusia dapat menilai&lt;br /&gt;kesuciannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah tapi untuk dicintai&lt;br /&gt;oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Satu – satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang adalah jangan menuntut&lt;br /&gt;agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa&lt;br /&gt;mengharapkan balasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Jiwa sepi tanpa cinta, hati akan mati tanpa Iman. Kemarin adalah kenangan, esok adalah&lt;br /&gt;impian dan hari ini adalah kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan, tapi kepergiannya tidak pernah&lt;br /&gt;diharapkan. Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu&lt;br /&gt;telah pergi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-9070793416124477264?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/9070793416124477264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=9070793416124477264' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/9070793416124477264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/9070793416124477264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/08/filsafat-cinta.html' title='FILSAFAT CINTA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2151125469990973186</id><published>2009-06-29T11:21:00.002+07:00</published><updated>2009-06-29T11:28:30.506+07:00</updated><title type='text'>GEMA</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini pernah saya dapat dari seorang ustadz, dulu di sebuah pesantren,&lt;br /&gt;Seorang anak &amp; ayahnya sedang berjalan di sebuah gunung. Tiba-tiba anak itu tergelincir &amp; menjerit, “Aaaaaaaahhhh!!!”  Betapa  kagetnya ia ketika mendengar ada suara dari balik gunung,  “Aaaaaaaahhhh!!!”  &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh rasa ingin tahu, ia berteriak, “Hai siapa kau?” Ia mendengar lagi suara dari balik gunung, “Hai siapa kau?”&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/?action=view&amp;current=102359.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/102359.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ia  merasa dipermainkan &amp; dengan marah berteriak lagi, “Kau pengecut...!!” sekali lagi dari balik gunung terdengar suara, “Kau pengecut...!!”&lt;br /&gt;Ia kemudian menengok ayahnya &amp; bertanya, “Ayah, sebenarnya apa yang terjadi?”&lt;br /&gt;Ayahnya tersenyum &amp; berkata, “Anakku, mari perhatikan ini.”&lt;br /&gt;Kemudian ia berteriak sekuat tenaga pada gunung,&lt;br /&gt;“Aku mengagumimu...!!”&lt;br /&gt;Dan suara itu menjawab,&lt;br /&gt;“Aku mengagumimu...!!”&lt;br /&gt;Sekali lagi ayahnya berteriak,&lt;br /&gt;“Kau adalah sang juara...!!”&lt;br /&gt;Suara itu pun menjawab lagi,&lt;br /&gt;“Kau adalah sang juara...!!”&lt;br /&gt;Anak itu merasa terheran-heran, tapi masih juga belum memahami. Kemudian ayahnya menjelaskan:&lt;br /&gt;“Nak, orang-orang menyebutnya GEMA, tetapi sesungguhnya inilah yang dimaksud dengan hidup itu.&lt;br /&gt;Ia akan mengembalikan padamu apa saja yang kau lakukan &amp; katakan.&lt;br /&gt;Hidup kita hanya refleksi dari tindakan kita.&lt;br /&gt;Bila kau ingin mendapatkan lebih banyak cinta kasih di dunia ini, maka berikanlah cinta kasih dari hatimu.&lt;br /&gt;Bila kau ingin mendapatkan kebaikan dari orang lain, maka berikanlah kebaikan dari dirimu.&lt;br /&gt;Hal ini berlaku pada apa saja &amp; pada semua aspek dalam hidup.&lt;br /&gt;Hidup akan memberikan apa yang telah kamu berikan padanya. &lt;br /&gt;Maka, sebenarnya hidup ini BUKAN SUATU KEBETULAN. &lt;br /&gt;Hidup adalah pantulan dari dirimu; gema dirimu.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2151125469990973186?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2151125469990973186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2151125469990973186' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2151125469990973186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2151125469990973186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/06/gema.html' title='GEMA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6149421441860047227</id><published>2009-06-25T08:59:00.001+07:00</published><updated>2009-06-25T09:15:38.075+07:00</updated><title type='text'>SPION</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Unik sekali, sebuah kaca kecil namun bagi Anda para pengendara kendaraan bermotor tentu saja sangat menikmati manfaat benda ini, Ya spion. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda berpikir bahwa ternyata spion memberikan sebuah pemaknaan akan nilai-nilai kehidupan,&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/?action=view&amp;current=brooklyn_bridge_rear_mirror.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/brooklyn_bridge_rear_mirror.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1.Seyogyanya seorang pengendara tidak selamanya melihat spion, namun hanya sesekali  jika dibutuhkan, apakah itu berbelok, apakah akan menyalip dsb, sebagian besar fokusnya hanya pada jalur di depannya. &lt;br /&gt;Hikmah,  hakikat kehidupan adalah melihat masa depan, meraih visi dan menjalankan misi - kewajiban, menggapai cita-cita dan impian hidup, mengikuti jalur sebagai perencaan hidup. Namun acapkali dalam perjalanannya tidak selamanya mulus, sering kali kita temui tanjakan, turunan, macet, belok kanan-kiri, mungkin juga terperosok lubang, kehujanan dsb, pemaknaan ini menggambarkan secara utuh bagaimana keberadaan kehidupan. &lt;br /&gt;Ketika perjalanan berlangsung sesekali kita melihat kebelakangan dari perjalanan hidup kita, untuk sekedar mengevaluasi diri, muhasabah, introspeksi diri – memperbaiki diri untuk selanjutnya melaju ke depan melalui jalur impian yang hendak kita raih.&lt;br /&gt;Yakinlah belum tentu kita bisa menjadi orang yang lebih baik pada esok hari-masa depan. Itulah sebabnya hari ini Saya, Anda, Kita hendaknya memutuskan untuk menjadi orang yang lebih baik daripada hari kemarin. Simple kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Spion tidak dibuat besar namun secukupnya hanya sekedar untuk melihat bagian belakang, apakah ada kendaraan lain yang menyusul , melihat kondisi penumpang, dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah , tidak selamanya kita melihat kebelakang- sejarah kita, keburukan atau kebaikan kita, kegagalan, putus asa, dsb. Cukup sesekali untuk mengevaluasi diri, sehingga kita tidak terus tergelincir kepada kejelekan atau amal buruk yang pernah kita perbuat di masa lalu, terlebih lagi untuk memberikan rasa optimisme dalam diri, untuk selalu memperbaiki diri dan berbuat yang terbaik.&lt;br /&gt;Atau tidak terbuai dengan prestasi kita, sehingga kita lupa bahwa ilmu pengetahuan, keterampilan yang kita miliki yang dulu kita banggakan sudah tidak cocok lagi diaplikasikan jaman ini, atau bahkan lebih celaka lagi merasa arogan dan bangga diri bahwa kita telah mencapai prestasi tinggi, padahal jaman terus berubah, orang-orang sudah banyak belajar,  setuju atau tidak para pesaing muncul dengan sendirinya.  &lt;br /&gt;Jika ini dibiarkan Anda hanya dan hanya akan dibelenggu oleh cara berpikir konservatif, quo vadis, dan status quo dalam kebodohan akan kepintaran diri yang membelenggu cara berpikir Anda untuk continuos improvement. &lt;br /&gt;Beuh Anda yang menentukan, mengendalikan cara berpikir Anda, cara pandang dan keputusan diri, bukan guru Anda, lingkungan Anda, orang tua Anda, coach Anda, Trainer Anda, konsultan Anda, hanya diri Anda &amp; Allah SWT yang memahami bagaimana cara &amp; arah berpikir Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tidak boleh melihat kebelakang namun tidak seharusnya kita terlena dengan sejarah kita, jika berisi prestasi  - jadikan sebagai ungkapan cinta dari kekasih yang selalu menemani Anda disaat Anda merasa resah, kesepian, kehausan, kerinduan akan pemaknaan kasih dan sayang&lt;br /&gt;Jika berisi kegagalan - jadikan sebagai belaian kasih sayang yang sempat terlupakan, dan hendak kita petik kembali ketika bersemi  &lt;br /&gt;Akhirnya setidaknya Anda akan memberikan perlakuan yang berbeda dari kehidupan Anda, sekalipun dengan senyuman misterius – Monalisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spion hanya sebuah benda, tapi jujurlah bahwa kehidupan Anda, saya, kita, mereka, tidak jauh berbeda menyikapi benda itu sebagai sebuah alat.&lt;br /&gt;Anda, saya, kita, mereka adalah makhluk cerdas jika mampu mengambil hikmah secara cerdas dari setiap kejadian, hakikat kebendaan, &amp; Ketuhanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6149421441860047227?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6149421441860047227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6149421441860047227' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6149421441860047227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6149421441860047227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/06/spion.html' title='SPION'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3247120905789367551</id><published>2009-06-01T13:33:00.000+07:00</published><updated>2009-06-01T13:35:27.029+07:00</updated><title type='text'>I LOVE U ALL MY FRIENDS.....</title><content type='html'>Persahabatan&lt;br /&gt;Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan,&lt;br /&gt;tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan,tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.&lt;br /&gt;Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan- dikecewakan, didengar- diabaikan, dibantu-ditolak,namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan,namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:&lt;br /&gt;1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)&lt;br /&gt;2. Ketidakterbukaan&lt;br /&gt;3. Kehilangan kepercayaan&lt;br /&gt;4. Perubahan perasaan antar lawan jenis&lt;br /&gt;5. Ketidak setiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkan:&lt;br /&gt;Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;"Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anonim -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang berada di samping anda ??&lt;br /&gt;Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??&lt;br /&gt;Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satu pun yang dapat anda berikan ??&lt;br /&gt;Merekalah sahabat-sahabat anda.&lt;br /&gt;Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3247120905789367551?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3247120905789367551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3247120905789367551' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3247120905789367551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3247120905789367551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/06/i-love-u-all-my-friends.html' title='I LOVE U ALL MY FRIENDS.....'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4800037919207528781</id><published>2009-05-26T08:36:00.000+07:00</published><updated>2009-05-26T08:40:08.156+07:00</updated><title type='text'>Tujuan adalah kebahagiaan anda</title><content type='html'>Tujuan adalah kebahagiaan anda. &lt;br /&gt;Dan kebahagiaan haruslah menjadi tujuan anda.&lt;br /&gt;Kebijakan sejati mengatakan bahwa kebahagiaan tidak terletak jauh dimana.&lt;br /&gt;Kebahagiaan tertanam di dalam diri anda sendiri. Anda hanya perlu menemukannya. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kebahagiaan seringkali tertimbun oleh endapan rasa takut dan sedih akibat hal-hal di luar diri anda.&lt;br /&gt;Untuk itu anda harus menyingkirkannya; yaitu dengan memutuskan untuk tetap berbahagia. Dunia mungkin membuat anda bersedih namun dunia tak boleh memiliki anda. Di dalam diri anda harus berjuang keras untuk tidak di batasi oleh kejadian luar. Didalam anda tetap memiliki kebahagiaan.&lt;br /&gt;Mengapa tak anda perhatikan sorot mata antusias anak-anak? Mereka tetap menemukan permainannya meski di tengah panas terik dan hujan lebat. &lt;br /&gt;Mereka melakukan itu karena dorongan keceriaan dan kebahagiaan dari dalam diri. &lt;br /&gt;Diri dalam mereka tidak dibatasi oleh dunia luar.&lt;br /&gt;Sedangkan orang tua mereka mungkin menggerutu karena teriknya matahari atau lebatnya hujan. Bukankah,orang bijak adalah orang yang tidak kehilangan kegembiraan kanak-kanaknya.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4800037919207528781?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4800037919207528781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4800037919207528781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4800037919207528781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4800037919207528781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/tujuan-adalah-kebahagiaan-anda.html' title='Tujuan adalah kebahagiaan anda'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2306190980906902167</id><published>2009-05-18T14:26:00.001+07:00</published><updated>2009-05-18T14:35:17.386+07:00</updated><title type='text'>Dari Jalaludin Rumi</title><content type='html'>Jika engkau belum mempunyai ilmu, hanyalah prasangka,&lt;br /&gt;maka milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan.&lt;br /&gt;Begitulah caranya!&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau hanya mampu merangkak,&lt;br /&gt;maka merangkaklah kepada-Nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau belum mampu berdoa dengan khusyuk,&lt;br /&gt;maka tetaplah persembahkan doamu&lt;br /&gt;yang kering, munafik dan tanpa keyakinan;&lt;br /&gt;karena Tuhan, dengan rahmat-Nya&lt;br /&gt;akan tetap menerima mata uang palsumu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau masih mempunyai&lt;br /&gt;seratus keraguan mengenai Tuhan,&lt;br /&gt;maka kurangilah&lt;br /&gt;menjadi sembilan puluh sembilan saja. &lt;br /&gt;Begitulah caranya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai pejalan!&lt;br /&gt;Biarpun telah seratus kali engkau ingkar janji,&lt;br /&gt;ayolah datang, dan datanglah lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan telah berfirman:&lt;br /&gt;“Ketika engkau melambung ke angkasa&lt;br /&gt;ataupun terpuruk ke dalam jurang,&lt;br /&gt;ingatlah kepada-Ku, &lt;br /&gt;karena Aku-lah jalan itu.”&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2306190980906902167?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2306190980906902167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2306190980906902167' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2306190980906902167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2306190980906902167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/dari-jalaludin-rumi.html' title='Dari Jalaludin Rumi'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-580114743783230253</id><published>2009-05-15T14:26:00.002+07:00</published><updated>2009-05-15T14:38:58.899+07:00</updated><title type='text'>WANITA MEMANG SUSAH DIBUAT "BAHAGIA"</title><content type='html'>Jika dikatakan cantik dikira menggoda ,&lt;br /&gt;jika dibilang jelek di sangka menghina..&lt;br /&gt;Bila dibilang lemah dia protes,&lt;br /&gt;bila dibilang perkasa dia nangis . &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak &lt;br /&gt;(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut &lt;br /&gt;(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya ,&lt;br /&gt;tapi kenapa ya ..... lebih bangga jadi wanita karir, &lt;br /&gt;padahal ibunya adalah ibu rumah tangga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kesalahannya diingatkankan,&lt;br /&gt;mukanya merah..&lt;br /&gt;bila di ajari mukanya merah,&lt;br /&gt;bila di sanjung mukanya merah&lt;br /&gt;jika marah mukanya merah,kok sama&lt;br /&gt;semua ? bingung !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam;&lt;br /&gt;ditanya tidak atau ya, jawabnya diam;&lt;br /&gt;ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,&lt;br /&gt;ditanya tidak atau tidak, jawabnya ; diam,&lt;br /&gt;ketika didiamkan malah marah&lt;br /&gt;(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bilang ceriwis marah,&lt;br /&gt;dibilang berisik ngambek,&lt;br /&gt;dibilang banyak mulut tersinggung,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kalau dibilang S u p e l&lt;br /&gt;wadow seneng banget...padahal sama saja maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibilang gemuk engga senang&lt;br /&gt;padahal maksud kita sehat gitu lho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dibilang kurus malah senang&lt;br /&gt;padahal maksud kita "kenapa elho jadi begini !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA ! &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pria itu memang susah...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta&lt;br /&gt;padanya......... Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk&lt;br /&gt;menggodanya.    Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala.&lt;br /&gt;Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka..&lt;br /&gt;Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu.&lt;br /&gt;Jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan.&lt;br /&gt;Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu cerewet pada dia, kamu dibilang seperti seorang pengasuh&lt;br /&gt;baginya. Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya.&lt;br /&gt;Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar !&lt;br /&gt;Tapi kalo dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam..&lt;br /&gt;Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif dan&lt;br /&gt;terlalu sulit untuk dibuat bahagia !!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok, mereka pasti bersumpah kalau&lt;br /&gt;ini tidak benar. Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka, mereka akan bilang kamu egois.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi..... kirimkan ini pada semua teman lelakimu diluar sana dan &lt;br /&gt;juga pada semua teman cewekmu untuk berbagi tawa bersama.. ;)&lt;br /&gt;hwahwahwa... &lt;br /&gt;Well.... it's true..!!!! &lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-580114743783230253?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/580114743783230253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=580114743783230253' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/580114743783230253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/580114743783230253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/wanita-memang-susah-dibuat-bahagia.html' title='WANITA MEMANG SUSAH DIBUAT &quot;BAHAGIA&quot;'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-185323145896384865</id><published>2009-05-14T08:19:00.001+07:00</published><updated>2009-05-14T08:29:35.877+07:00</updated><title type='text'>MAKRIFAT KEPADA ALLAH</title><content type='html'>&lt;em&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;"Apabila Allah Ta'ala telah membuka pintu makrifat untuk seorang hamba, karena dengan makrifat Allah itu, engkau tidak perlu kepada amalanmu yang memang sedikit itu. Karena Allah telah membuka makrifat untukmu itu, berarti Allah berkehendak memberi Anugrah-Nya kepadamu, sedangkan amal-amal yang engkau lakukan adalah semacam pemberian ketaatan kepada-Nya. Kalau demikian, maka dimanakah letaknya perbandingan antara ketaatan seorang hamba dengan anugerah yang diterima dari Allah ?"&lt;div class="fullpost"&gt; Makrifat kepada Allah adalah tujuan yang dijangkau oleh seorang hamba, dan cita-cita yang diharapkan. Apabila seorang hamba menghadap Allah Ta'ala karena telah dibukakan baginya pintu makrifat, maka ia akan mendapatkan ketenangan dalam makrifat itu, karena didalamnya akan dijumpai kenikmatan rohani yang berlimpah-limpah. Senantiasa akan ber-limpah kepadanya pula hasrat untuk memperbanyak amal ibadah, disebabkan&lt;br /&gt;begitu banyak keutamaan yang diberikan Allah kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makrifat itu seorang hamba akan semakin dekat kepada Allah karena ia dapat memandang Allah dengan makrifatnya itu. Dimaksud makrifat adalah melihatnya  seorang hamba dengan mata hati sanubari (basirah)-nya. Hamba Allah yang dekat dengan Allah, ia akan mampu mengenal Allah dengan baik, karena makrifat menurut arti harfiah-&lt;br /&gt;nya sama dengan mengenal. Maksud dekat dengan Allah serta  mengenal akan sifat-sifat yang mulia itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ibadahnya seorang hamba  yang bermakrifat kepada Allah dengan pengertian diatas, berarti ia benar-benar  sanggup mengenal Allah. Dengan mata hatinya yang bersinar ia mendekat Allah untuk memdapatkan rakhmat dan kasih sayangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrifat bagi seorang  hamba diperllukan dalam beribadah dan beramal, sebab dengan demikian ia akan sampai kepada tingkat hamba yang haqqul yakin. Karena mengetahui Allah Ta'ala itu ada, adalah menjadi kewajiban seorang hamba. Ia baru berada dalam tingkat ilmul yaqin. Ketika seorang hamba mengenal Allah dengan  baik menurut ilmu Allah sendiri, maka ia telah berada dalam keadaan haqqul yaqin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrifat kepada Allah dalam tiga tahap ini adalah tugas yang harus dimiliki oleh si hamba dari waktu ke waktu dalam menyempurnakan iman dan ibadahnya kepada Allah. Kedudukan makrifat tidak boleh bertentangan dengan akidah dan syariat, yang bersumber kepada Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba yang bermakrifat kepada Allah, tidak berarti ia mengurangi ibadah dan amalnya, justru makin tinggi makrifat seorang hamba, makin banyak pula ibadahnya dan makin sempurna amalnya. Hamba yang soleh dan sempurna makrifatnya, adalah orang yang kokoh imannya dan tekun ibadahnya,&lt;br /&gt;sebab antara iman dan amal soleh tidak dapat dipisahkan dalam ibadah islam. Seperti firman Allah dalam surat At Tin ayat 6, "kecuali orang-orang  yang beriman dan beramal soleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putus".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makrifat kepada Allah (menurut akidah dan syariat) hendaklah berdasarkan iman dan amal soleh. Walaupun pahala bagi seorang hamba yang makrifat bukanlah tujuan, sebab yang menjadi tujuan dan yang dicarinya ialah ridha Allah Ta'ala, sebagai anugrah yang sangat berharga.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-185323145896384865?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/185323145896384865/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=185323145896384865' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/185323145896384865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/185323145896384865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/makrifat-kepada-allah.html' title='MAKRIFAT KEPADA ALLAH'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-8774856128343239842</id><published>2009-05-12T11:21:00.000+07:00</published><updated>2009-05-12T11:24:16.325+07:00</updated><title type='text'>Hari-hari Aku, Kita, Kalian &amp; Mereka</title><content type='html'>Semua orang punya tujuh hari dalam seminggu. Berapa hari yang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya? Apa arti hari-hari tersebut untuk kita? Mari kita coba lihat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.    Senin adalah singkatan dari "Semangat Nan Indah"&lt;br /&gt;Sebagian orang mengharap-harap tibanya hari Senin karena hari itu mereka mendapat uang. Yang telah libur, kembali berjualan sehingga uang masuk lancar lagi. Yang bekerja harian, berarti upah harian akan diterima kembali.&lt;br /&gt;Sebagian orang tidak suka dengan hari Senin. Yang malas bekerja merasakan beban berat karena Senin berarti mulai bekerja kembali. Yang tadinya bisa santai di rumah, kini harus kembali masuk kantor. Anak sekolah kembali bersekolah, tidak bisa main-main Play Station lagi. Para ibu harus bangun pagi lagi untuk memasak makan pagi anak-anak yang akan berangkat sekolah. Ada yang menunggu-nunggu hari Sabtu lagi yang rasanya masih sangat lamaaaa.....&lt;br /&gt;Apapun sikap yang kita pilih, tidak akan merubah hari Senin. Senin tetap datang. Senin tetap harus kita lalui entah kita senang atau tidak. Sikap mana yang akan kita pilih? Memulai hari Senin dengan menggerutu atau memulai hari Senin dengan Semangat Nan Indah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Selasa adalah singkatan dari "Selalu Luar Biasa"&lt;br /&gt;Ada orang yang berpendapat bahwa Selasa adalah hari yang biasa saja. tidak ada yang luar biasa. Mengapa begitu??? Mengapa kita tidak membuatnya menjadi hari yang luar biasa? Luar biasa atau tidak, bukan tergantung dari nama hari atau pekerjaan kita. Tapi tergantung dari sikap hati kita. Tiap pagi saya bermain skipping (main tali) sebanyak 300 kali. Saya merasakan bedanya, ketika hati sedang malas, ya main tali jadi terasa berat. Tapi bila hati gembira, maka main tali menjadi ringan. Bahkan tanpa terasa bisa sampai 400 kali. Jadi saya selalu main tali sambil bernyanyi dan tersenyum. Hehehe...... ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Rabu adalah singkatan dari "Rasakan bahagia dalam kalbu"&lt;br /&gt;Apakah kita bersyukur hanya kalau kita mendapatkan sesuatu? Kalau sedang senang dan kita bersyukur, itu sih biasa. Tapi bagaimana kalau kita sedang ada masalah? Apakah kita menggerutu dan marah-marah? Apakah kita bisa mensyukuri setiap kejadian dalam hidup kita? Waktu anak saya masih kecil, dia sering menangis di malam hari. Padahal tiap hari saya harus bekerja. Tapi saya bersyukur bisa bangun di malam hari dan memberikan ASI kepada anak saya. Saya senang ketika di malam hari dia terjaga dan memanggil "Mama. Mama". Malah saya sengaja melarang baby sitter untuk bangun di malam hari dan mengurus anak saya. Saya pikir, toh tidak lama dia begitu. Nanti kalau dia sudah besar, dia tidak akan lagi memanggil "Mama. Mama" ketika terjaga di malam hari. Jadi saya nikmati keadaan itu. Saya syukuri saat-saat tiap malam saya bangun dan menggendong anak saya. Biarlah hati kita selalu dipenuhi rasa syukur. Biarlah kalbu berseri. Hati yang gembira adalah obat yang paling manjur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Kamis adalah "Kami Sukses"&lt;br /&gt;Apakah hari Kamis juga hari biasa? Bagaimana kalau kita membuatnya sebagai hari dimana kita sudah lebih sukses? Rasanya kita perlu mengingat kembali pentingnya "Berpikir Positif". Bagaimana kalau tiap minggu kita mendapatkan sukses? Bagaimana kalau tiap hari? Apakah mungkin? Tentu saja. Yang perlu dilakukan adalah selalu berpikir positif. Kapan saja, dimana saja, dan siapa saja......&lt;br /&gt;Bila seseorang berkata kepada kita:"Wah, enak ya kerja disana?" Daripada berkata:"Enak apanya? Biasa saja kok.", mengapa kita tidak berkata:"Amin. "? Bila seseorang berkata:"Pasti kamu banyak uang." Daripada berkata:"Ga kok. Siapa bilang banyak uang?" Lebih baik kita berkata:"Amin. ". Kalau nanti benar benar banyak uang, siapa yang menikmati? Kita sendiri kan? Asyiikkk.... ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Jumat berarti "Juga Amat Hebat"&lt;br /&gt;Seringkali Jumat menjadi hari yang kurang produktif karena sudah mendekati Sabtu, sehingga pikiran sudah ke hari libur. Mengapa menyia-nyiakan satu hari dalam hidup kita? Bagaimana kalau kita menjadikannya hari Jumat yang Juga Amat Hebat? Bagaimana kalau kita menggunakan hari ini untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang tertunda? Memeriksa surat masuk? Mengevaluasi hari-hari kemarin? Mengatakan hal-hal indah yang belum sempat dikatakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Sabtu berarti "Saatnya Bersatu"&lt;br /&gt;Hari Sabtu bisa menjadi hari yang produktif atau tidak produktif. Semuanya tergantung diri sendiri. Seorang Pengusaha justeru paling produktif di hari Sabtu karena dia bisa memeriksa semua pekerjaan, memantau hasil kerja karyawan, mencari ide baru, dan puluhan kegiatan lain yang sangat bermanfaat. Bahkan dia membuat hari Sabtu sebagai hari dimana dia mendengarkan semua masalah yang dihadapi ank buahnya.&lt;br /&gt;Orang tua yang libur dan ingin membina kedekatan dengan anak-anaknya bisa memanfaatkan hari Sabtu untuk bermain bersama, berenang, makan bareng, membersihkan rumah bersama atau jalan-jalan. Daripada hanya duduk dan masing-masing nonton acara tv kesukaannya tanpa adanya komunikasi. Pasangan yang saling mencinta bisa menggunakan hari ini untuk saling mengerti bukan hari untuk bertengkar. Hayoo......&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;7.    Minggu berarti "Mari ingat berkah seminggu"&lt;br /&gt;Hari Minggu bisa dijadikan hari bermalas-malas atau bisa juga menjadi hari untuk mengevaluasi diri kita. Untuk mengevaluasi sikap kita. Apa yang telah dilakukan dalam seminggu? Apa yangsalah? Apa yang benar? Apa yang dapat kita lakukan lebih baik minggu depan? Apa rencana baru yang perlu dibuat? Bagaimana supaya minggu depan lebih sukses? Bagaimana caranya bekerja lebih baik? Bagaimana caranya agar tidak terlambat masuk kerja? Dan seribu satu kegiatan lain.&lt;br /&gt;Dengan demikian hari Senin akan kita nantikan dengan semangat karena kita telah punya rencana yang akan diterapkan. Hari Senin menjadi awal minggu depan yang lebih sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Give Thanks for Every Day in Your Life!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-8774856128343239842?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/8774856128343239842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=8774856128343239842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8774856128343239842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8774856128343239842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/hari-hari-aku-kita-kalian-mereka.html' title='Hari-hari Aku, Kita, Kalian &amp; Mereka'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7613427590210892985</id><published>2009-05-11T16:55:00.000+07:00</published><updated>2009-05-11T16:56:09.864+07:00</updated><title type='text'>Kematian Hati</title><content type='html'>Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya.Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah be-sar kemurkaan ALLAH atasmu. Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang. Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asshiddiq Abu Bakar Ra. Selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka", ucapnya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dengan kata. Dimana kau letakkan dirimu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kecil, engkau beitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap engkau bergetar dan takut. Sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, engkaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Semua sudah jadi biasa, tanpa rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat ma'siat menggodamu dan engkau meni'matinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam-malam berharga berlalu tanpa satu rakaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani meninggi. Rasa malu kepada ALLAH, dimana kau kubur dia ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. Ini potret negerimu : 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp; SMU, 25 % mengaku telah berzina dan hampir separohnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan dengan perkosaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin engkau mulai berfikir "Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis perempuan bila engkau laki-laki atau sebaliknya di celah-celah rapat atau berdialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu yang tak kauperlukan sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh" Betapa jamaknya 'dosa kecil' itu dalam hatimu. Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat "TV Thaghut" menyiarkan segala "kesombongan jahiliyah dan maksiat" ? Saat engkau muntah melihat laki-laki (banci) berpakaian perempuan, karena kau sangat mendukung ustadzmu yang mengatakan " Jika ALLAH melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama, lalu yang berteriak paling lantang "Ini tidak islami" berarti ia paling islami, sesudah itu urusan tinggallah antara engkau dengan dirimu, tak ada ALLAH disana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau akan dihadang tantangan : sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Hati yang berbunga-bunga didepan ribuan massa. Semua gerak harus ditakar dan jadilah pertimbanganmu tergadai pada kesukaan atau kebencian orang, walaupun harus mengorbankan nilai terbaik yang kau miliki. Lupakah engkau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter lagi ? Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, sedikit banyak karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu. Siapa yang mau menghormati ummat yang "kiayi"nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi di sebuah kamar hotel berbintang, lalu dengan enteng mengatakan "Itu maharku, ALLAH waliku dan malaikat itu saksiku" dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah? Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan "Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam adalah ayah, bahkan lebih dekat dari pada ayah kandung dan ayah mertua" Akankah engkau juga menambahbarisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempuan dalam aktifitas da'wahnya? Akankah kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena statusmu lalu kau serang maksiat mereka yang semakin tersudut oleh retorikamu yang menyihir ? Bila demikian, koruptor macam apa engkau ini? Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka. Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada modernisasi dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk junk food, semata-mata karena nuansa "westernnya". Engkau akan menjadi faqih pendebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan "lihatlah, betapa Amerikanya aku". Memang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahatma Ghandi memimpin perjuangan dengan memakai tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini datang "pemimpin" ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil, rumah mewah, "toko emas berjalan" dan segudang asesori. Saat fatwa digenderangkan, telinga ummat telah tuli oleh dentam berita tentang hiruk pikuk pesta dunia yang engkau ikut mabuk disana. "Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi selera-ku.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7613427590210892985?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7613427590210892985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7613427590210892985' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7613427590210892985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7613427590210892985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/kematian-hati.html' title='Kematian Hati'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4556011943559257543</id><published>2009-05-11T11:03:00.002+07:00</published><updated>2009-05-11T11:03:38.266+07:00</updated><title type='text'>MENGAPA ORANG LAIN LEBIH SUKSES DARI SAYA ?</title><content type='html'>Ya, kenapa banyak orang lain jauh lebih sukses dibanding kita? Atau, kenapa sebagian orang bisa merengkuh sejumput kesuksesan, sementara sebagian yang lain tergelincir dalam stagnasi – getting nowhere in their entire life. Lalu, apa sebenarnya rahasia untuk meraih kesuksesan hidup?&lt;div class="fullpost"&gt;Itulah serangkaian pertanyaan yang coba dijawab dalam sebuah buku yang amat indah, bertajuk : Outliers : The Story of Succes karangan Malcolm Gladwell. Gladwell telah membius publik dunia melalui dua buku sebelumnya, berjudul Tipping Point (yang merubah cara kita memahami dunia) dan Blink (yang telah merubah the way we think about thinking). Dua buku ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sama seperti dua buku sebelumnya, dalam bukunya yang ketiga ini Gladwell menyuguhkan kejeniusannya dalam merangkai cerita : setiap paragraf dalam bukunya selalu dirajut dengan penuh keindahan, menghanyutkan, dan semuanya dibalut dalam kerenyahan yang menggiurkan. Bagi saya, membaca buku-buku Gladwell selalu merupakan sebuah wisata intelektual yang menggetarkan, dan rasanya sungguh mak nyus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa rahasia sebenarnya untuk meraih kesuksesan? Dalam banyak buku populer, kesuksesan acap dipahami sebagai sebuah produk dari kejeniusan seseorang, mentalitas atau mindset yang positif, motivasi kerja yang kuat, dan serangkaian karakter positif lainnya. Demikianlah, kita lalu menempatkan kisah sukses Bill Gates misalnya, dalam konteks semacam itu. Kita memandangnya sebagai tokoh visioner yang jenius dan brilian, dan melalui kerja keras serta talentanya ia bisa membangun kesuksesan yang luar biasa. Dengan kata lain, kesuksesan acap dibaca sebagai hasil dari kehebatan yang bersifat individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gladwell menjelaskan narasi kesuksesan semacam itu hanyalah ilusi. Benar, elemen-elemen tentang kerja keras dan talenta memegang peran, namun kesuksesan sesorang ternyata jauh lebih banyak ditentukan oleh serangkaian keberuntungan, lingkungan dimana kita bekerja, dari mana kita berasal, dan juga kultur hidup yang membesarkan kita. ”Success….is grounded in a web of advantages and inheritances, some deserved, some not, some earned, some just plain lucky,” demikian Gladwell menuliskan salah satu kesimpulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kesuksesan semacam itu mungkin secara dramatis bisa kita baca dari kisah berikut ini. Alkisah, terdapat dua sarjana yang sama-sama brilian dan lulus dari sebuah perguruan tinggi ternama di tanah air. Keduanya merupakan sahabat, dan keduanya memiliki prestasi yang mengagumkan, baik dalam aspek akademis ataupun aspek ekstra kurikuler (keduanya aktif dalam organisasi kampus dan dua-duanya dikenal memiliki talenta kepemimpinan yang sangat baik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lulus, satu orang diterima bekerja di sebuah perusahaan yang relatif baru, dinamis, dan berada dalam industri yang tengah berkembang pesat. Satunya lagi memilih bekerja di sebuah perusahaan yang amat besar dengan usaha yang mendekati monopoli, kultur kerja yang birokratis, dan penuh kemapanan. Begitulah, sepuluh tahun kemudian mereka bertemu kembali, dan betapa bedanya nasib mereka. Kawan kita yang bekerja di perusahaan dinamis itu telah tumbuh menjadi top eksekutif yang sukses dan diburu para headhunter; sementara kawan kita satunya lagi stuck on the middle of nowhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kesuksesan itu karena kawan kita yang satu lebih hebat, lebih positif mindsetnya, lebih termotivasi dibanding satunya lagi? Tidak. Kawan kita yang satu berhasil karena ia bekerja pada lingkungan yang benar; dan kantornya telah memberikan serangkaian “kesempatan” dan “keberuntungan” (misal perusahaannya beruntung di-akuisisi oleh perusahaan asing sehingga ia berkesempatan melakukan banyak penugasan kerja di luar negeri; juga ia beruntung karena industri dimana perusahaannya berkiprah tumbuh pesat sehingga dengan cepat tersedia banyak posisi kosong ; dan ia beruntung perusahaan itu masih muda, sehingga ia bisa cepat melesat naik posisinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kawan kita satunya lagi “stuck” lantaran ia berada pada habitat yang salah. Kantor tempatnya bekerja penuh dengan politicking, tidak peduli dengan pengembangan SDM, dan penuh dengan birokrasi yang mematikan. Talentanya layu sebelum sempat tumbuh; dan kesuksesan karir tak pernah bisa ia raih.&lt;br /&gt;Esensi dari kisah diatas sama dengan apa yang dinarasikan dalam buku Gladwell ini. Sukses ternyata memang lebih banyak ditentukan oleh dinamika lingkungan dimana kita berkiprah dan berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaanya sekarang adalah : apakah habitat atau lingkungan tempat Anda berkarya saat ini merupakan lingkungan yang tepat? Sebuah lingkungan yang bisa menyodorkan “keajaiban”, “luck”, dan serangkaian “berkah terselubung” dalam perjalanan hidup Anda? Atau sebaliknya, sebuah tempat dimana kesuksesan senantiasa merupakan sebuah impian kosong; bak buih fatamorgana yang selalu lenyap setiap kali kita hendak mendekatinya?&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4556011943559257543?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4556011943559257543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4556011943559257543' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4556011943559257543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4556011943559257543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/mengapa-orang-lain-lebih-sukses-dari.html' title='MENGAPA ORANG LAIN LEBIH SUKSES DARI SAYA ?'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-29906545001484712</id><published>2009-05-11T09:09:00.001+07:00</published><updated>2009-05-11T09:09:55.873+07:00</updated><title type='text'>Menghargai Orang Lain</title><content type='html'>Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan dinyatakan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadi kan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut, "Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata "tolong", setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya. Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan "maaf", saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah diperbuat karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan "terima kasih" kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapan pun bapak adalah Pak Direktur buat saya. Terima kasih sekali lagi. Semoga Tuhan meridhoi jalan dimanapun Pak Direktur berada. Amin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Direktur tidak pernah menyangka sama sekali bahwa sikap dan ucapan yang selama ini dilakukan, yang menurutnya begitu sederhana dan biasa-biasa saja, ternyata mampu memberi arti bagi orang kecil seperti si office boy tersebut. &lt;br /&gt;Terpilihnya tulisan itu untuk diabadikan, karena seluruh isi kantor itu setuju dan sepakat bahwa keteladanan dan kepemimpinan Pak Direktur akan mereka teruskan sebagai budaya di perusahaan itu.&lt;br /&gt;Pembaca Yang Budiman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kata "terimakasih, maaf, dan tolong" adalah kalimat pendek yang sangat sederhana tetapi mempunyai dampak yang positif. Namun mengapa kata-kata itu kadang sangat sulit kita ucapkan? Sebenarnya secara tidak langsung telah menunjukkan keberadaban dan kebesaran jiwa sosok manusia yang mengucapkannya. Apalagi diucapkan oleh seorang pemimpin kepada bawahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin bukan sekedar memerintah dan mengawasi, tetapi lebih pada sikap keteladanan lewat cara berpikir, ucapan, dan tindakan yang mampu membimbing, membina, dan mengembangkan yang dipimpinnya sehingga tercipta sinergi dalam mencapai tujuan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu bagi siapapun kita perlu membiasakan mengucapkan kata-kata pendek seperti terima kasih, maaf, dan tolong dimana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun kita berhubungan. Dengan mampu menghargai orang lain minimal kita telah menghargai diri kita sendiri.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-29906545001484712?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/29906545001484712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=29906545001484712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/29906545001484712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/29906545001484712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/menghargai-orang-lain.html' title='Menghargai Orang Lain'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-8991139913337991017</id><published>2009-05-08T15:21:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T15:22:12.665+07:00</updated><title type='text'>ANAK-ANAK ADALAH MASA DEPAN KITA</title><content type='html'>(nyontek dari acaranya om Mario Teguh - hatur nuhun om)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu Tema: The Greatest Love Of All &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;" Dalam kesadaran anak-anak, masa lalu itu nyaris terlupakan, dan masa depan itu belum mereka mengerti; mereka hanya hidup sepenuhnya dalam hari ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, yaitu cara menikmati kehidupan; anak-anak tampil lebih bijak daripada kebanyakan orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang dewasa yang hidup dalam masa lalu mereka, atau yang hidup dalam pengandai-andaian masa depan mereka, dan bahkan lebih banyak lagi yang tidak menyadari bahwa dia seharusnya hidup dengan sepenuhnya hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, anak-anak hidup di hari ini, di saat ini.&lt;br /&gt;Dapatkah Anda membayangkan kesulitan yang harus dihadapi oleh seorang anak yang tinggal bersama orang tua yang masih hidup dalam penyesalan tentang masa lalu mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dapatkah Anda mengharapkan seorang anak untuk tumbuh menjadi seorang dewasa yang penuh kepercayaan diri, jika dia menyaksikan kelemahan semangat orang tuanya yang tidak berharapan baik tentang masa depan mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah yang Anda janjikan kepada bayi Anda, pada hari kelahirannya? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah Anda menjanjikan kebesaran baginya? Atau, apakah Anda janjikan bahwa dia akan pulang ke rumah yang diisi oleh orang tua yang bergembira untuk membantunya mencapai apa pun kebesaran yang diinginkannya? Apakah yang Anda janjikan kepada bayi itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorang pun yang demikian jahat - sehingga mampu melihat kedalam mata kecil bayi-nya, dan berkata: “Aku akan membuat mu menderita. Aku akan membuat mu melihat sisi-sisi buruk mu saja. Aku akan membuat mu merasa tidak cukup baik untuk apa pun. Aku akan pastikan kamu tahu bahwa kamu lah sumber dari semua masalah ku. Aku akan menyalahkan mu untuk semua kesulitan ku. Aku akan membuat mu menyesali kelahiran mu di dunia ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit dibayangkan bahwa ada orang yang mampu menjadikan dirinya sejahat itu pada hari kelahiran anaknya. Tetapi, ternyata, tidak sedikit orang tua yang betul-betul bersikap dan berlaku yang menjadikan bayi-bayi lucu itu menyesali kelahiran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling menyayat hati, adalah bila tubuh-tubuh mungil itu gemetar lemah penuh kesedihan - karena mereka mulai menerima bahwa mereka lah penyebab kesusahan orang tua mereka, dan bahwa mereka memang pantas untuk mendapatkan perlakuan buruk yang telah mereka terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, di manakah kau tinggalkan hati mu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda bisa melihat citra sang orang tua dengan memperhatikan perilaku anak-anak mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya cara untuk menumbuhkan seorang anak yang baik adalah menjadikannya seorang anak yang berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu-satunya cara untuk menjadikannya berbahagia adalah menjadikan diri Anda seorang dewasa yang bersikap baik kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bayi adalah peniru yang setia. Dia tidak mengenal cara-cara awal yang lain untuk belajar dari kita, kecuali melalui pengamatan dan peniruan dari apa pun yang kita tampilkan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia hanya seorang bayi. Bagaimana mungkin Anda bisa berharap bahwa dia mengetahui perbedaan antara yang baik dan yang buruk - tanpa bantuan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak memiliki informasi awal yang akan mengingatkannya bahwa sebagian orang dewasa bukan lah contoh yang baik; bahwa sebagian dari mereka akan mengajarkan hal-hal yang membuatnya digolongkan bersama mereka yang direndahkan. Dan bahkan ada pembelajaran dari mereka yang disebut dewasa itu - yang akan menjadikan diri sang anak lebih sesuai bagi penjara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-8991139913337991017?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/8991139913337991017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=8991139913337991017' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8991139913337991017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8991139913337991017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/anak-anak-adalah-masa-depan-kita.html' title='ANAK-ANAK ADALAH MASA DEPAN KITA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3562294298713617279</id><published>2009-05-08T07:32:00.000+07:00</published><updated>2009-05-08T07:33:21.774+07:00</updated><title type='text'>Akal dan cinta</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Sebuah jalan tasawuf melibatkan penafian eksistensi, pembebasan dari diri dan pemusatan pada-diri)&lt;br /&gt;Akal individu – yaitu akal yang digunakan oleh para filosof dan ilmuwan-tidak memberi jalan ini karena ia (akal individu itu) memberi perhatian pada dirinya sendiri dan cinta-diri menjadi doktrin-nya. Hanya melalui doktrin cintalah orang dapat melupakan segala yang selain Tuhan dan memeluk Kekasih azali.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Coba kita simak dialog antara akal dan cinta:&lt;br /&gt;Akal berkata,“Aku adalah pisau argumentasi.”&lt;br /&gt;Cinta menjawab, “Aku adalah pedang penafian.”&lt;br /&gt;Akal berkata, “ Aku mengendalkan akal.”&lt;br /&gt;Cinta menjawab, “Selama aku terikat pada akal, kau akan tetap tercela.”&lt;br /&gt;Akal berkata, “ Kau akan mencapai tujuan tanpa bantunku.”&lt;br /&gt;Cinta menjawab,” Selama kau belum terbakar oleh apiku, kau akan mencapai eksistensi sejati.”&lt;br /&gt;Akal berkata, “Perhatikan dirimu sendiri dan dengarkanlan ucapan akal sehat.”&lt;br /&gt;Cinta menjawab, “ Biarkan dirimu pergi, dan lepaskanlah rasa egomu.”&lt;br /&gt;Akal berkata, “ Segalanya untuk dirimu.”&lt;br /&gt;Cinta menjawab,” Dirimu dan semua selainnya untuk-Nya.”&lt;br /&gt;Cinta menyatakan, “Berikan janji setia dirimu kepada Jalan Sang Terkasih.”&lt;br /&gt;Akal menjawab, “ Itu terlalu riskan; lepaskanlah segalanya.”&lt;br /&gt;Akal adalah jebakan manusia dalam perburuannya di dunia material, mengejar kenikmatan-kenikmatannya, sementara cinta adalah tali pengikat Tuhan, yang menarik orang kepada kebenaran-kebanaran dunia spiritual dan Sumber Keesaan.&lt;br /&gt;Akal bekerja di atas dasar pengetahuan, penalaran, dan hapalan; sementara cinta bekerja di atas dasar wawasan yang dalam, kemurahan Ilahiah, dan perasaan. Akal mencoba mengetahui lautan dan setetes air dengan membedakan keduanya, sedangkan cinta mengubah setetes air menjadi laut. &lt;br /&gt;Akal adalah fondasi bagi pamer-diri dan kepuasan-diri, sedangkan cinta adalah substansi dari pengorbanan-diri dan kefakiran.&lt;br /&gt;Akal adalah perdana menteri yang dipercayai dari suatu pemerintahan ego, sedangkan cinta adalah panglima tertinggi pasukan ruh.&lt;br /&gt;Tentara akal disusun oleh nafs (ego), sifat-sifatnya, dan hasil-cipta mental orang lain, sedangkan tentara cinta dibentuk dari sifat-sifat ruh dan penemuan ilahiah. Pada orang-orang tertentu, mungkin saja beberapa tentara cinta melayani akal, sementara tetap meyakini dan setia kepada ruh.&lt;br /&gt;Dalam medan hati, akal adalah penasihat yang melindungi kepentingan-kepentingan ego, sementara cinta adalah obor isyarat seorang panglima, yang menaruh eksistensi di atas obor.&lt;br /&gt;Ia menggilas kan dan pasukannya, mengalahkan mereka melalui peperangan, dan mengambil alih daerah hati. Setelah itu cinta, panglima yang menang, menjebloskan ego ke dalam penjara, dan menjadikan akal sebagai tawanan dan pelayananya yang patuh. Ia lmelucuti senjata pasukan akal, merampas senjata kesombongan dan pemusatan-pada-diri. Ia merampas pembendaharaan harta kesenangan-kesenangan duniawinya. Ia melucuti pakaian tipis para tentara ego dan memberinya pakaian dari bahan yang amat halus sesuai dengan kualitas tentara ruh, yang merupakan tanda-tanda manusia sempurna; dan, dengan demikian, mengubah jiwa hewaninya (nafsu amarah) menjadi jiwa yang damai (nafsul muthmainnah). Akhirnya, ia menegakkan utopia keesaan, kedam,aian dan kemurniaan di wilayah hati.&lt;br /&gt;Peran tasawuf dalam pertempuran ini adalah membantu pasukan cinta, untuk menaklukkan wilayah hati dan mencapai utopia itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3562294298713617279?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3562294298713617279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3562294298713617279' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3562294298713617279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3562294298713617279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/akal-dan-cinta.html' title='Akal dan cinta'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1837545114056032550</id><published>2009-05-07T13:11:00.000+07:00</published><updated>2009-05-07T13:14:44.722+07:00</updated><title type='text'>Hari Ini..</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta&lt;br /&gt;Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,&lt;br /&gt;Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Life is a gift . Live it...Enjoy it... Celebrate it... And fulfill it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,&lt;br /&gt;Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya, ,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;It's true you don't know what you've got until it's gone, but it's&lt;br /&gt;also true You don't know what you've been missing until it arrives!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1837545114056032550?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1837545114056032550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1837545114056032550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1837545114056032550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1837545114056032550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/hari-ini.html' title='Hari Ini..'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1369266824237589499</id><published>2009-05-07T11:44:00.003+07:00</published><updated>2009-05-07T12:06:52.274+07:00</updated><title type='text'>FILSAFAT CINTA</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan menuju manifestasi, jiwa melewati empat keadaan, 'Ilm, 'Ishq, Wujud, Shuhud.&lt;br /&gt;'Ilm adalah keadaan awal dari kesadaran, kecerdasan murni. 'Ishq adalah cinta, tahap kecerdasan berikutnya menuju manifestasi; karena itu kecerdasan dan cinta sama unsurnya. Benda-benda seperti batu dan tumbuh-tumbuhan, tak memiliki kecerdasan, sehingga tak memiliki cinta, kecuali suatu persepsi kecil tentang cinta yang ada di dalam kehidupan tumbuh-tumbuhan. Tetapi di antara hewan dan burung-burung, kecerdasan berkembang, sehingga cinta di dalam diri mereka dapat menunjukkan diri. Wujud adalah dunia obyektif, yang diciptakan untuk dicintai, karena cinta tak dapat diwujudkan bila tak ada sesuatu yang dicintai. Shuhud adalah realisasi pengalaman cinta dalam aspek apapun.  &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata cinta, dalam bahasa Inggris 'love', dalam bahasa Sanskrit 'Lobh', berarti keinginan, hasrat.Cinta adalah hasrat untuk menyadari sesuatu yang dicintai. Karena itu, Shuhud, realisasi cinta,merupakan satu-satunya tujuan setiap jiwa. Cinta, dalam berbagai aspeknya, dikenal pula dengan sebutan: kehendak, keinginan, hasrat, kebaikan, suka, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam cinta terdapat segala pengetahuan. Cinta manusia dan ketertarikannya kepada sesuatu, pada saatnya akan membuat sesuatu itu mengungkapkan rahasianya, sehingga manusia dapat mengetahui bagaimana cara mengembangkan, mengendalikan, dan memanfaatkannya. Tak seorang pun dapat mengetahui seseorang, sebesar apapun keinginannya untuk tahu, kecuali dengan cinta, karena tanpa cinta, mata ruhani buta; hanya mata luar yang terbuka, dan mata luar hanyalah semacam kaca mata bagi mata ruhani. Bila pandangan tidak tajam, apa manfaat kaca mata? Karena itulah kita mengagumi semua yang kita cintai, dan kita buta terhadap kebaikan orang yang tidak kita cintai. Bukan karena mereka berhak kita abaikan, tetapi tanpa cinta, mata kita tak dapat melihat kebaikan mereka. Seseorang atau sesuatu yang kita cintai mungkin mempunyai keburukan pula, tetapi karena cinta melihat keindahan, kita hanya melihat kebaikan itu. Kecerdasan sendiri dalam langkah selanjutnya menuju manifestasi adalah cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika cahaya cinta telah dinyalakan, hati menjadi transparan, hingga kecerdasan jiwa dapat melihat melaluinya. Namun sebelum hati dinyalakan dengan api cinta, kecerdasan, yang senantiasa berupaya untuk mengalami hidup di permukaan, meraba-raba dalam kegelapan. Seluruh alam semesta diciptakan untuk cinta. Manusia adalah yang paling mampu melakukannya. Bila kita memiliki batu di dalam rumah dan kita sangat menyukainya, batu itu tidak akan menyadari cinta kita sejauh yang disadari oleh tumbuh-tumbuhan. Bila kita memiliki sebuah tanaman dan kita memeliharanya dengan rasa sayang, ia akan bereaksi dan akan tumbuh. Hewan dapat merasakan kasih sayang. Bila kita memelihara hewan di rumah, mereka akan lebih banyak merasakan cinta dan perhatian! Hewan piaraan pada waktunya akan menjadi pengasih seperti anggota keluarga. Anjing Nabi Yusuf telah memberi makan kepada tuannya ketika beliau berada di dalam sumur sampai beliau ditemukan oleh orang yang berjalan melalui tempat itu. Dikisahkan, kuda seorang Arab yang tewas di medan perang tetap menungguinya selama tiga hari, menjaga mayatnya dari burung pemakan bangkai, sampai ia ditemukan kawannya. Tetapi manusia, yang memiliki kecerdasan terbanyak, memiliki cinta terbanyak secara alamiah. Semua ini menunjukkan bahwa ciptaan telah berevolusi dari mineral ke tumbuh-tumbuhan, dari tumbuh-tumbuhan menjadi kehidupan hewan, dan dari hewan ke manusia, berupa perkembangan cinta secara bertahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Sufi berkata bahwa alasan penciptaan adalah karena Yang Mahasempurna ingin mengetahui diri-Nya, dan melakukannya dengan membangkitkan cinta dari sifat-Nya dan membuatnya menjadi obyek cinta, yang merupakan keindahan. Dengan makna ini, para darwis saling menghormati satu sama lain dengan berkata, "Ishq Allah, Ma'bud Allah" -- 'Allah adalah cinta dan Allah adalah [kekasih] yang dicintai.' &lt;br /&gt;Seorang penyair Hindustan berkata, "Hasrat untuk melihat kekasih membawaku ke dunia, dan hasrat yang sama untuk melihat kekasih membawaku ke surga."&lt;br /&gt;Karena cinta merupakan sumber ciptaan dan pemelihara nyata dari semua keberadaan, maka, bila manusia tahu bagaimana cara memberikannya kepada dunia di sekelilingnya sebagai simpati, sebagai kebaikan, pelayanan, ia memberi kepada semuanya makanan kepada setiap jiwa yang lapar. Jika orang mengetahui rahasia hidup ini ia akan menguasai dunia dengan pasti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta selalu dapat dikenal di dalam gagasan, ucapan, dan perbuatan orang yang mencintai, karena setiap ekspresinya terdapat kehangatan yang muncul sebagai keindahan, kelembutan, dan kehalusan. Hati yang terbakar oleh api cinta cenderung untuk melelehkan setiap hati yang dijumpainya.&lt;br /&gt;Cinta menghasilkan pesona pada pecinta sehingga sementara ia mencintai seseorang, semua mencintai pecinta itu. Magnetisme cinta dijelaskan oleh seorang penyair Hindustan: "Mengapa tidak semua hati dilelehkan menjadi tetesan-tetesan oleh api yang dipelihara hatiku sepanjang hidupku? Karena sepanjang hidup aku meneteskan air mata derita karena cinta, pecinta berkunjung ke kuburku penuh dengan air mata." Untuk mengajarkan cinta, Nabi Isa berkata, "Aku akan membuatmu menjadi pemancing manusia." Jalaluddin Rumi berkata: "Setiap orang tertarik kepadaku, untuk menjadi sahabatku, tapi tak seorang pun tahu apa di dalam hatiku yang menariknya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu alami dalam setiap jiwa. Semua pekerjaan dalam hidup, penting atau tak penting, dalam suatu cara cenderung ke arah cinta; karena itu tak seorang pun di dunia yang dapat disebut sepenuhnya tanpa cinta. Cinta adalah sesuatu yang dibawa setiap jiwa ke dunia, tetapi setelah tiba di dunia, orang berperan dalam semua kualitas tanpa cinta. Andai tidak, kita pasti sudah pahit, cemburu, marah, dan penuh kebencian ketika kita lahir. Bayi tak punya kebencian. Anak kecil yang kita sakiti, dalam beberapa menit akan datang dan memeluk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai, memuja seseorang yang berhubungan dengan kita baik dalam hal kelahiran, ras, kepercayaan atau hubungan duniawi lain, datang dari cinta jiwa. Kadang-kadang jatuh cinta pada pandangan pertama, kadang-kadang kehadiran seseorang menarik kita seperti magnet, kadangkadang kita melihat seseorang dan merasa, "Mungkin aku telah mengenalnya." Kadang-kadang kita berbicara dengan orang lain dan merasakan mudah memahami seolah-olah kedua jiwa saling mengenal. Semua ini berkaitan dengan 'pasangan jiwa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang tercerahkan dan cinta lebih berharga daripada semua permata di dunia. Ada berbagai macam hati sebagaimana adanya berbagai macam unsur di dunia. Pertama, hati dari metal perlu lebih banyak waktu dan lebih banyak api cinta untuk memanaskannya, setelah panas ia akan meleleh dan dapat dibentuk menurut kehendak ketika itu, namun kemudian menjadi dingin kembali. Kedua, hati yang terbuat dari lilin, yang segera meleleh ketika bersentuhan dengan api, dan bila mempunyai sumbu ideal, ia akan mempertahankan api itu hingga lilin habis terbakar. Ketiga, hati dari kertas yang dapat menyala dengan cepat ketika bersentuhan dengan api dan berubah menjadi abu dalam sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu seperti api. Nyalanya adalah pengorbanan, apinya adalah kearifan, asapnya adalah keterikatan, dan abunya adalah keterlepasan. Api muncul dari nyala, demikian pula kearifan yang muncul dari pengorbanan. Bila api cinta menghasilkan nyala, ia menerangi jalan, dan semua kegelapan lenyap. Bila daya-hidup bekerja di dalam jiwa, itu adalah cinta; bila bekerja di dalam hati, itu adalah emosi, dan bila bekerja di dalam tubuh, itu adalah nafsu. Karena itu orang yang paling mencinta adalah yang paling emosional, dan yang paling emosional adalah yang paling bernafsu, sesuai dengan dataran yang paling disadarinya. Bila ia bangkit di dalam jiwa, ia mencintai; bila bangkit di dalam hati, ia emosional; bila sadar akan tubuh, ia bernafsu. Ketiganya dapat digambarkan dengan api, nyala api, dan asap. Cinta adalah api di dalam jiwa, ia adalah nyala api bila hati dinyalakan, dan ia adalah asap bila ia menjelma melalui tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta pertama adalah bagi diri sendiri. Bila dicerahkan, orang melihat manfaatnya yang sejati dan ia menjadi orang suci. Tanpa cahaya pencerahan, manusia menjadi egois hingga ia menjadi setan. Cinta kedua diperuntukkan bagi lawan jenis kelamin. Bila demi cinta, ia bersifat surgawi; dan bila demi nafsu, ia bersifat duniawi. Bila cukup murni, cinta ini tentu dapat menghilangkan gagasan tentang diri sendiri, tetapi manfaatnya tipis dan bahayanya besar. Cinta ketiga diperuntukkan bagi anak-anak, dan ini merupakan pelayanan pertama bagi makhluk Allah. Memberikan cinta kepada anak-anak, adalah memanfaatkan dengan sebaik-baiknya apa yang dipercayakan oleh Pencipta, tetapi bila cinta ini meluas hingga mencakup seluruh ciptaan Allah, hal ini mengangkat manusia menjadi orang-orang pilihan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta orang tua kepada anak-anaknya jauh lebih besar daripada cinta akan-anak itu kepada orang tuanya, karena semua pemikiran penggunaan tua terpusat pada anak, tetapi cinta anak mula-mula terpusat pada diri sendiri. Muhammad s.a.w. ditanya seseorang, "Cinta siapa yang lebih besar, cinta anak-anak kepada orang tua mereka, atau cinta orang tua kepada anak-anaknya?" Beliau menjawab, "Cinta orang tua lebih besar, karena sementara melakukan semua hal, mereka berpikir bagaimana agar anaknya tumbuh dan bahagia, seolah-olah ia mengharap untuk hidup di dalam kehidupan anak-anaknya setelah ia mati; sementara anak-anak yang saleh berpikir bahwa suatu hari orang tuanya akan mati, dan dengan demikian mereka hanya sebentar dapat melayani orang tua mereka." Orang itu bertanya, "Cinta ayah atau ibu-kah yang lebih besar?" Nabi menjawab, "Ibu. Ia berhak memperoleh penghormatan dan pelayanan, karena surga terletak di bawah kakinya." Cinta orang tua adalah cinta yang paling diberkahi, karena cinta mereka sebening kristal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, Shirvan Bhagat adalah anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya yang sangat tua, hingga tak berdaya dan sepenuhnya bergantung kepada pelayanan anak lelaki satu-satunya. Shirvan begitu berbakti kepada mereka hingga ia mengorbankan kebebasan dan kesenangan hidup agar dapat melayani mereka. Dengan lembut ia memenuhi setiap panggilan mereka, dan dengan sabar menghadapi semua kesulitan yang berkaitan dengan ketuaan mereka. Suatu hari, orang tua itu berkata bahwa mereka sangat ingin berziarah ke Kashi. Anak yang saleh itu seketika menyetujui kehendak mereka, dan karena pada saat itu belum ada kendaraan, mereka pergi berjalan kaki. Ia membuat keranjang, memasukkan orang tuanya ke dalamnya, mengangkutnya dengan punggungnya, dan menempuh perjalanan ribuan mil melalui hutan, pegunungan, dan sungai-sungai. Ia menempuh perjalanan itu berbulan-bulan, tetapi sebelum sampai, nasib malang menimpa. Atas perintah orang tuanya, Shirvan meletakkan keranjangnya di tanah dan pergi untuk mengambil air. Ketika berada di dekat sungai, ia terkena panah Raja Destaratha, yang sebenarnya diarahkan kepada seekor kijang. Mendengar teriakan manusia, Raja itu datang kepadanya, dan menangis sejadi-jadinya. Ia berkata, "Adakah sesuatu yang dapat kulakukan untukmu?" Shirvan berkata, "Aku sedang sekarat. Aku hanya punya satu keinginan, yaitu memberi air kepada orang tuaku; mereka haus karena terik matahari." "Hanya itu? Aku akan melakukannya dengan senang hati sebagai tugas pertamaku." Shirvan berkata, "Bila tuan ingin melakukan yang lain, maka rawatlah mereka dan pastikan bahwa mereka dibawa ke Kashi, meskipun aku ragu apakah mereka akan hidup lebih lama setelah aku pergi." Raja itu pergi, membawa air di tangannya dan memberikannya kepada orang tua itu tanpa mengucapkan sepatah kata, khawatir mereka tidak akan mau minum bila mendengar suara orang asing. Orang tua itu berkata, "Hai anakku, sepanjang hidup, kami tak pernah melihatmu sedih. Ini adalah pertama kali engkau memberi kami air tanpa mengucapkan kata cinta yang selalu memberi kami hidup baru." Raja Destaratha menangis, dan menceritakan kematian Shirvan. Mendengar itu, mereka tak dapat lagi hidup untuk menikmati air itu. Mereka hanya hidup karena anak mereka, mereka menarik napas dalam, berkata "Oh, anakku Shirvan", dan meninggal. &lt;br /&gt;Kisah di atas menjadi tradisi di India, dan ada pengikut dari tradisi itu yang membawa keranjang di pundaknya ke mana-mana, mengajarkan kebaktian dan pelayanan kepada orang tua. Bila cinta dipusatkan pada satu obyek, ia adalah cinta. Bila diarahkan ke beberapa obyek, ia disebut kasih. Bila seperti kabut, ia disebut nafsu. Bila cenderung kepada moral, ia adalah kebaktian. Bila diperuntukkan bagi Allah, Yang Mahaberada dan Mahaperkasa, yang merupakan Keberadaan Total, ia disebut cinta ilahi, pecinta itu disebut suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada daya yang lebih besar daripada cinta. Semua kekuatan muncul ketika cinta bangkit di dalam hati. Orang berkata, "Ia berhati lembut, ia lemah," tetapi banyak orang yang tidak tahu kekuatan apa yang muncul dari hati yang menjadi lembut dalam cinta. Seorang serdadu bertempur di medan perang demi cinta kepada rakyatnya. Setiap pekerjaan yang dilakukan dalam cinta, dilakukan dengan seluruh daya dan kekuatan. Khawatir dan alasan, yang membatasi daya, tak mampu melawan cinta. Seekor induk ayam, meskipun sangat takut, dapat melawan seekor singa untuk melindungi anak-anaknya. Tiada sesuatu yang terlalu kuat bagi hati yang mencintai. Daya cinta menyelesaikan semua urusan dalam hidup sebagaimana daya dinamit yang mengalahkan dunia. Dinamit membakar segala sesuatu, demikian pula cinta: bila terlalu kuat ia menjadi roda pemusnah, dan segalanya menjadi salah dalam hidup pecinta. Itulah misteri yang menjadi penyebab penderitaan hidup seorang pecinta. Namun, pecinta itu mengambil manfaat dalam kedua kasus. Bila ia menguasai keadaan, ia seorang penguasa (master). Bila ia kehilangan semuanya, ia orang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mengatasi [berada di atas] hukum, dan hukum berada di bawah cinta. Keduanya tak dapat dibandingkan. Yang satu dari langit, yang satu dari bumi. Bila cinta mati, hukum mulai hidup. Maka, hukum tak pernah menemukan tempat bagi cinta, demikian pula cinta tak dapat membatasi diri dengan hukum; hukum itu terbatas, dan cinta itu tak berbatas. Seseorang tak dapat memberi alasan mengapa ia mencintai orang tertentu, karena tiada alasan bagi segalanya kecuali cinta. Waktu dan ruang berada di dalam genggaman cinta. Perjalanan ribuan kilometer terasa hanya beberapa meter dalam kehadiran orang yang dicintai, dan beberapa meter terasa ribuan kilometer tanpa kehadirannya. Satu hari berpisah dalam cinta sama dengan seribu tahun, dan seribu tahun bersama kekasih terasa hanya sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada pengaruh yang melindungi di dunia ini, itu tak lain dari cinta. Dalam segala aspek kehidupan, ke mana pun kita mencari perlindungan, motifnya selalu cinta. Tak seorang pun dapat mempercayai suatu perlindungan, betapa pun besarnya, kecuali perlindungan yang diberikan oleh cinta. Kalau seorang raksasa menakuti seorang anak kecil, anak itu akan berkata, "Aku akan katakan kepada ibuku." Daya kekuatan manusia terlalu kecil bila dibandingkan dengan perlindungan cinta yang diberikan ibu kepada anaknya. Cinta dapat menyembuhkan lebih dari apa pun di dunia. Tak ada sesuatu seperti sentuhan seorang ibu ketika anaknya menderita sakit. Tak ada penyembuh yang lebih baik daripada kehadiran orang yang dikasihi bila seorang pecinta sakit. Bahkan anjing dan kucing pun disembuhkan dengan sedikit sentuhan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membaca pikiran, untuk mengirimkan dan menerima pesan telepati, orang mencoba proses-proses fisik dengan sia-sia. Andai mereka tahu bahwa rahasia semua itu berada di dalam cinta! Seorang pecinta mengetahui semuanya: kesenangan, kesedihan, pikiran dan imajinasi orang yang dicintainya. Tiada ruang atau waktu yang menghalanginya, karena arus telepati secara alami terjadi antara pecinta dan kekasihnya. Imajinasi, pikiran, mimpi dan visi seorang pecinta, semuanya mengungkapkan segala sesuatu tentang obyek yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meditasi, yang merupakan rahasia setiap pencapaian dalam hidup, dan faktor terpenting dalam semua aspek hidup, terutama dalam jalur agama dan mistisisme, merupakan bal yang alami dalam cinta. Orang tanpa cinta akan menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam jalur ini, dan akan selalu gagal untuk memusatkan pikiran mereka pada satu obyek. Tetapi cinta memaksa pecinta, menahan visi tentang kekasihnya di depan pandangannya. Maka pecinta tak perlu berkonsentrasi dalam pikirannya. Cintanya sendiri adalah konsentrasi yang memberinya penguasaan atas semua hal di dunia. Pecinta itu mencapai cintanya dan daya konsentrasi sekaligus. Bila ia tak mencapai obyeknya, maka ia terangkat ke atasnya. Dalam kedua kasus, pecinta itu memperoleh upahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1369266824237589499?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1369266824237589499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1369266824237589499' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1369266824237589499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1369266824237589499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/filsafat-cinta.html' title='FILSAFAT CINTA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1692092507254471031</id><published>2009-05-04T17:02:00.001+07:00</published><updated>2009-05-04T17:02:49.589+07:00</updated><title type='text'>Kepemimpinan Sejati</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh pangkat atau pun jabatan seseorang. Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikatakan dengan lugas oleh seorang jenderal dari Angkatan Udara Amerika Serikat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”I don’t think you have to be&lt;br /&gt;wearing stars on your shoulders or a title to be a leader. Anybody who wants to raise his hand can be a leader any time.”&lt;br /&gt;—General Ronal Fogleman, US Air Force—&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan adalah sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang. Ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya, pada saat itulah seseorang lahir menjadi pemimpin sejati. Jadi pemimpin bukan sekedar gelar atau jabatan yang diberikan dari luar melainkan sesuatu yang tumbuh dan berkembang dari dalam diri seseorang. Kepemimpinan lahir dari proses internal (leadership from the inside out).&lt;br /&gt;Ketika pada suatu hari filsuf besar Cina, Lao Tsu, ditanya oleh muridnya tentang siapakah pemimpin yang sejati, maka dia menjawab:&lt;br /&gt;As for the best leaders, the people do not notice their existence.&lt;br /&gt;The next best, the people honour&lt;br /&gt;And praise.&lt;br /&gt;The next, the people fear, And the next the people hate.&lt;br /&gt;When the best leader’s work is done, The people say, ‘we did it ourselves’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru seringkali seorang pemimpin sejati tidak diketahui keberadaannya oleh mereka yang dipimpinnya. Bahkan ketika misi atau tugas terselesaikan, maka seluruh anggota tim akan mengatakan bahwa merekalah yang melakukannya sendiri. Pemimpin sejati adalah seorang pemberi semangat (encourager), motivator, inspirator, dan maximizer.&lt;br /&gt;Konsep pemikiran seperti ini adalah sesuatu yang baru dan mungkin tidak bisa diterima oleh para pemimpin konvensional yang justru mengharapkan penghormatan dan pujian (honor and praise) dari mereka yang dipimpinnya. Semakin dipuji bahkan dikultuskan, semakin tinggi hati dan lupa dirilah seorang pemimpin. Justru kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati (humble).&lt;br /&gt;Pelajaran mengenai kerendahan hati dan kepemimpinan sejati dapat kita peroleh dari kisah hidup Nelson Mandela. Seorang pemimpin besar Afrika Selatan, yang membawa bangsanya dari negara yang rasialis, menjadi negara yang demokratis dan merdeka.&lt;br /&gt;Saya menyaksikan sendiri dalam sebuah acara talk show TV yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey, bagaimana Nelson Mandela menceritakan bahwa selama penderitaan 27 tahun dalam penjara pemerintah Apartheid, justru melahirkan perubahan dalam dirinya. Dia mengalami perubahan karakter dan memperoleh kedamaian dalam dirinya. Sehingga dia menjadi manusia yang rendah hati dan mau memaafkan mereka yang telah membuatnya menderita selama bertahun-tahun.&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal, Kenneth Blanchard, bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter Seorang Pemimpin Sejati&lt;br /&gt;Setiap kita memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin. Dalam tulisan ini saya memperkenalkan sebuah jenis kepemimpinan yang saya sebut dengan Q Leader. Kepemimpinan Q dalam hal ini memiliki empat makna. Pertama, Q berarti kecerdasan atau intelligence (seperti dalam IQ – Kecerdasan Intelektual, EQ – Kecerdasan Emosional, dan SQ – Kecerdasan Spiritual). Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki kecerdasan IQ—EQ—SQ yang cukup tinggi. Kedua, Q Leader berarti kepemimpinan yang memiliki quality, baik dari aspek visioner maupun aspek manajerial.&lt;br /&gt;Ketiga, Q Leader berarti seorang pemimpin yang memiliki qi (dibaca ‘chi’ – bahasa Mandarin yang berarti energi kehidupan). Makna Q keempat adalah seperti yang dipopulerkan oleh KH Abdullah Gymnastiar sebagai qolbu atau inner self. Seorang pemimpin sejati adalah seseorang yang sungguh-sungguh mengenali dirinya (qolbu-nya) dan dapat mengelola dan mengendalikannya (self management atau qolbu management).&lt;br /&gt;Menjadi seorang pemimpin Q berarti menjadi seorang pemimpin yang selalu belajar dan bertumbuh senantiasa untuk mencapai tingkat atau kadar Q (intelligence – quality – qi — qolbu) yang lebih tinggi dalam upaya pencapaian misi dan tujuan organisasi maupun pencapaian makna kehidupan setiap pribadi seorang pemimpin.&lt;br /&gt;Untuk menutup tulisan ini, saya merangkum kepemimpinan Q dalam tiga aspek penting dan saya singkat menjadi 3C , yaitu:&lt;br /&gt;1. Perubahan karakter dari dalam diri (character change)&lt;br /&gt;2. Visi yang jelas (clear vision)&lt;br /&gt;3. Kemampuan atau kompetensi yang tinggi (competence)&lt;br /&gt;Ketiga hal tersebut dilandasi oleh suatu sikap disiplin yang tinggi untuk senantiasa bertumbuh, belajar dan berkembang baik secara internal (pengembangan kemampuan intrapersonal, kemampuan teknis, pengetahuan, dll) maupun dalam hubungannya dengan orang lain (pengembangan kemampuan interpersonal dan metoda kepemimpinan).&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh John Maxwell: ”The only way that I can keep leading is to keep growing. The day I stop growing, somebody else takes the leadership baton. That is the way it always it.” Satu-satunya cara agar saya tetap menjadi pemimpin adalah saya harus senantiasa bertumbuh. Ketika saya berhenti bertumbuh, orang lain akan mengambil alih kepemimpinan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1692092507254471031?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1692092507254471031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1692092507254471031' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1692092507254471031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1692092507254471031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/kepemimpinan-sejati.html' title='Kepemimpinan Sejati'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-726240671575179082</id><published>2009-05-04T16:59:00.000+07:00</published><updated>2009-05-04T17:00:56.421+07:00</updated><title type='text'>Possesif</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Possesif adalah rasa memiliki yang terlalu berlebihan. Bisa terjadi pada setiap orang, mulai dari pacar terhadap pasangan, suami-isteri maupun ibu terhadap anak. Sebagian besar sifat possesif justru melekat pada pacar terhadap pasangannya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang possesif namun tidak menyadarinya. Ada juga yang merasa tidak ada sesuatu yang aneh terhadap sikap possesifnya. Bahkan, lebih banyak lagi yang tidak mau mengakuinya :-). "Itu kan tanda rasa sayang saya saja..." biasanya begitu kilahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa hal, sifat possesif akan membuat pasangan merasa dimanja, namun lama-lama akan merasa terkekang. Demikian halnya suami atau isteri yang pasangannya possesif, dalam beberapa waktu mungkin merasa diperhatikan namun lama-lama akan timbul rasa tidak bebas. Hal yang sama terjadi pada anak yang ibunya possesif. Biasanya si anak sampai seperti robot karena selalu disetir oleh orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja sih wujud possesif itu ? Dalam bentuk yang ekstrem, sifat possesif akan membuat seseorang terlalu takut apabila terjadi sesuatu pada pada orang yang disayanginya. Takut pacarnya kecantol orang lain, takut suami atau isteri naksir atau ditaksir orang lain, bahkan ada juga orang tua yang takut anaknya kenapa-kenapa kalau bergaul dengan anak lain. Takut ini, takut itu yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pasangannya terima telepon atau nggak nelpon-nelpon, langsung deh meluncur pertanyaan bak anggota Intelijen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi siapa yang telepon ? Cowok ya ? Siapa dia ? Temen sekantor ?"&lt;br /&gt;"Sekarang lagi makan siang dimana ? Lho itu suara siapa, kok kelihatannya akrab banget sama kamu ?"&lt;br /&gt;"Ini sms dari siapa ? temen kok bahasanya kelihatan mesra... TTM ya ?"&lt;br /&gt;"Jangan ikut training, nanti trainernya naksir kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya repot deh kalau possesif sudah menjadi obsesi [repot banget ngerti-in bahasanya :-D ]. Ya, apa-apa akan dicurigai. HP diperiksa. Saku diraba (copet dong :-P), Tas dicheck isinya, baju dilihat kena bekas apa [lipstick mungkin :-P ], records telepon dicheck, email di monitor, halah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak jadi canggung karena nggak pernah keluar rumah. seorang suami bolak balik ditelepon isterinya. Seorang isteri nggak bisa beraktivitas karena sebentar-sebentar suaminya tanya lokasinya. Mungkin, jika perlu, isterinya dipasangi GPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran jadi sering bertengkar karena merasa terus dicurigai. Tidak bisa beraktivitas dengan teman lama karena pacar cemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang saya sampaikan diawal, possesif dalam arti menyayangi orang yang disayangi sangat bagus, namun jika berlebihan tentu saja menjadi tidak bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, pasangan kita, anak kita, orang yang kita sayangi, memiliki kehidupan pribadinya sendiri. Mereka butuh ruang untuk aktualisasi diri. Jangankan mereka, burung saja yang sudah dikasih sangkar emas, makanan dan minuman berlimpah, fasilitas full AC, masih kalah bahagia daripada burung diluar sangkar. Orang dipenjara, meski penjara mewah, bisa pesan makanan lewat sipir, bisa nonton TV, kamar full AC, fasilitas handphone dan internet, masih kalah bahagia dengan orang yang bisa beraktivitas dengan leluasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya alasan jujur mengapa orang menjadi possesif adalah ketidakpercayaan dirinya menghadapi kenyataan. ketidakpercayaan diri bahwa dirinya memiliki keunggulan dibandingkan orang lain. Ketidakpercayaan diri pada aspek positif yang ada pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain boleh lebih tampan, tapi pasangan kita memilih kita karena kita lebih care, bisa dipercaya dan setia. Tampang boleh ganteng, harta boleh lebih kaya, pribadi boleh lebih unggul, tapi toh pasangan sudah memilih kita. Sudah mempercayai kita. Modal dasar ini yang harus terus dikembangkan agar pasangan merasa beruntung memiliki kita yang bisa dibanggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, kalau hanya mengejar cantik atau ganteng, akan ada ribuan orang yang lebih cantik dan lebih ganteng. Kalau mengejar kekayaan, ada banyak orang kaya di negeri ini dan juga dinegeri lain. Seperti halnya anda, mengapa anda menjatuhkan pilihan pada pasangan ? Memangnya tidak ada yang lebih cantik, lebih ganteng, lebih berpendidikan, lebih berharta daripada pasangan ? Tentu saja ada, tapi toh kita tidak memilihnya karena kita lebih nyaman pada pasangan kita. Lebih comfort dan lebih bisa mempercayai satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal orang tua dan anak. Asalkan orang tua mau mempercayai anak dan memberinya kebebasan untuk aktualisasi diri,Possesif adalah rasa memiliki yang terlalu berlebihan. Bisa terjadi pada setiap orang, mulai dari pacar terhadap pasangan, suami-isteri maupun ibu terhadap anak. Sebagian besar sifat possesif justru melekat pada pacar terhadap pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang possesif namun tidak menyadarinya. Ada juga yang merasa tidak ada sesuatu yang aneh terhadap sikap possesifnya. Bahkan, lebih banyak lagi yang tidak mau mengakuinya :-). "Itu kan tanda rasa sayang saya saja..." biasanya begitu kilahnya.&lt;br /&gt;insya Allah anak akan baik-baik saja. Anak akan bangga pada orang tuanya dan tidak akan berbuat sesuatu yang menyakiti hati orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan pasangan anda, suami atau isteri anda atau orang-orang yang anda cintai sedih karena mereka merasa tidak dipercaya. Sayang, care dan saling percaya, cobalah...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-726240671575179082?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/726240671575179082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=726240671575179082' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/726240671575179082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/726240671575179082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/05/possesif.html' title='Possesif'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-5664457782068840720</id><published>2009-03-27T13:34:00.003+07:00</published><updated>2009-03-27T13:36:37.489+07:00</updated><title type='text'>Web Baru</title><content type='html'>Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;br /&gt;BUAT SAHABAT SAHABAT PARA LEADER KAMI SUDAH MEMBUAT TAUTAN SITUS KAMI DENGAN NAMA&lt;br /&gt;WWW.MUVIGROUP.COM&lt;br /&gt;TERIMA KASIH&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-5664457782068840720?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/5664457782068840720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=5664457782068840720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/5664457782068840720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/5664457782068840720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/03/web-baru.html' title='Web Baru'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-8408337695423571873</id><published>2009-01-30T16:38:00.005+07:00</published><updated>2009-05-01T15:26:27.923+07:00</updated><title type='text'>HIKMAH KEMATIAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. &lt;br /&gt;Apakah anda tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi orang lain?&lt;br /&gt;Seperti yang tercantum dalam ayat “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.&lt;/span&gt;” (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan untuk mati. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini, kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan seorang bayi yang baru saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat berikut ini:&lt;br /&gt;Katakanlah: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan&lt;/span&gt;.” (QS. 62:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya. Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat, maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan di kuburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bulan-bulan atau tahun-tahun pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak seorang pun yang datang mengunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, keluarga dekat anda akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah: baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau lima dasawarsa kemudian, hanya sedikit orang saja yang masih mengenang anda. Tak lama lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal tersebut tidak ada gunanya bagi anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara semua hal ini terjadi di dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh menjadi kerangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kesempatan untuk kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya tidak akan mungkin terjadi.&lt;br /&gt;Singkatnya, “onggokkan daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?&lt;br /&gt;Seandainya Allah ingin, tubuh ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting&lt;br /&gt;Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun setelah melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian]. Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:&lt;br /&gt;Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS. 33:16)&lt;br /&gt;Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja.&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat, (pernah baca dari Harun Yahya baheula ;P)&lt;/div&gt;&lt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-8408337695423571873?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/8408337695423571873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=8408337695423571873' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8408337695423571873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8408337695423571873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/01/hikmah-kematian.html' title='HIKMAH KEMATIAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1181696662541623164</id><published>2009-01-12T14:04:00.002+07:00</published><updated>2009-01-12T14:19:12.913+07:00</updated><title type='text'>Hadiah Cinta</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut&lt;br /&gt;yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya,aku ini makhluk aneh." Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Iapun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya mengingatkan, "Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja&lt;br /&gt;lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia." kata sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya. "Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu."&lt;br /&gt;Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Dihari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur&lt;br /&gt;kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah...bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada&lt;br /&gt;apa yang tidak dapat terlihat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui,&lt;br /&gt;namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: buat sobat-sboat yang pernah mendengar ceita ini, saya ceritakan lagi, namun karena nggak jelas dari mana asalnya (sumber literaturnya) jadi saya ceritain lagi. Smeoga bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1181696662541623164?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1181696662541623164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1181696662541623164' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1181696662541623164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1181696662541623164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/01/hadiah-cinta.html' title='Hadiah Cinta'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6886050156177710027</id><published>2009-01-07T10:53:00.003+07:00</published><updated>2009-01-07T10:57:05.024+07:00</updated><title type='text'>Lucky Theory To Reach Your Success</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh: B. Adisetiawan S.Pd (b.adisetiawan@gmail.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sering kali dalam kehidupan kita muncul istilah beruntung atau tidak beruntung. Kita pasti mengenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. &lt;div class="fullpost"&gt;Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus, ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek di Amerika bernama asli Gladstone ini. &lt;br /&gt;Betapa enaknya hidup si Untung, pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal, jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah si Untung, jika anda ingin selalu beruntung seperti si Untung, Don’t Worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu beruntung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang terkesan main-main, bagaimana mungkin keberuntungan diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada kedua kelompok tadi. Orang-orang dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho koq bisa gitu? Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakan tulisan yang tidak kecil berbunyi ”berhentilah menghitung sekarang! Ada 43 gambar di koran ini”. kelompok sial melewatkan tulisan ini ketika asik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah-tengah koran, Wiseman menaruh pesan lagi yang bunyinya”berhentilah menghitung sekarang dan bilang ke peneliti anda menemukan ini, dan menangkan $250!” lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar-benar sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya dari penelitian yang diklaimnya ”scientific” ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.Sikap terhadap peluang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang beruntung ternyata memang lebih terbuaka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan? Ternyata orang-orang yang beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakanjaringan-jaringan sosial baru. Orang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan-kemungkinan baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria disebelahnya: ”Mr. Buffet!” hanya kejadian sekilas yang memungkinkan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Helzberg berpikir lain, ia berpikir jika orang yang disebelahnya ternyata adalah Waren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan permatanya. Maka Helzberg segera menyapa pria disebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Waren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Waren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2.Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan ”hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision pada umumnya dari ”good feeling”. Yang barangkali sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Makin sering digunakan, intuisi kita juga semakin tajam. Banyak teman saya yang bertanya, ”mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba-tiba ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba-tiba mendengar suara yang tidak ketahuan sumbernya, bisa-bisa saya jatuh pingsan. Karena ini subjektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara. Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;-isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami&lt;/span&gt;. ”Gue kok tiba-tiba deg-degan ya, mau dapat rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat-isyarat tertentu yang harus anda maknakan. Misalnya anda kok tiba-tiba meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba-tiba meriang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;-Isyarat dari perasaan.&lt;/span&gt; Tiba-tiba saja anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja dikantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;-Isyarat dari luar. &lt;/span&gt;”Follow the omen” demikian kalau kata Paulo Coelhodi buku the Alchemist. Baca ”isyarat-isyarat” dari luar yang datang saja tiba-tiba di TV saya kok merasa sering melihat iklan suatu perusahaan tertentu, kemudian ketemu teman kok membicarakan perusahaan itu lagi, di jalan melihat iklan perusahaan tadi. Belakangan perusahaan tadi ternyata menjadi klien saya. Jadi kalau akhir-akhir ini anda sering berpapasan dengan Mercedez S Class dua pintu, barangkali itu suatu pertanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3.Selalu berharap kebaikan akan datang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beruntung ternyata selalu GE-ER terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.Mengubah hal yang buruk menjadi baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke Bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umumnya adalah: ”wah sial bener ada ditengah-tengah perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung misalnya adalh: ”untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yang beruntung pokoknya untung terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sekolah keberuntungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya mengintip sedikit, latihan-latihan apa saja yang diberikan Luck School. Salah satu yang menonjol dari orang sial adalah betapa mereka sering mengabaikan hal-hal yang positif disekitar mereka. Misalnya salah satu pasien Prof Wiseman, adalah seorang wanita singel parent, yang sangat sial. Ketika diminta menceritakan hidupnya akan segera nyerocos menceritakan setiap detil kesialannya. Betapa sulitnya memperoleh pasangan, sudah bertemu pria yang cocok tapi si pria jatuh dari motor, dilain kesempatan si pria jatuh dan patah hidungnya, sudah hampir menikah, gerejanya terbakar, dan sebagainya. Pokoknya benar-benar sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal setiap interview, si wanita tersebut datang membawa 2 orang anaknya yang sangat lucu dan sehat. Sebagian besar dari kita akan merasa sangat beruntung memeiliki 2 anak tadi. Tapi tidak bagi si wanita sial tadi. Karena 2 anak lucu tadi tidak ada dalam pikiran si wanita, yang otaknya sudah penuh dengan ”kesialan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang-orang semacam itu adalah dengan membuat ”Lucky Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, wanita tadi harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi. Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yang mereka tuliskan. Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, semakin mereka akan sadari betapa mereka beruntung. Dan sesuai dengan prinsip ”Law Of Attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi Lucky Event yang datang menghampiri keseharian hidup mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: Unknown &lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6886050156177710027?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6886050156177710027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6886050156177710027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6886050156177710027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6886050156177710027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2009/01/lucky-theory-to-reach-your-success-oleh.html' title='Lucky Theory To Reach Your Success'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1824855362562628931</id><published>2008-12-30T07:44:00.002+07:00</published><updated>2008-12-30T08:00:30.365+07:00</updated><title type='text'>Kubuka Pintu Maafku</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Antrean panjang ini begitu menjemukan.&lt;br /&gt;Bayangkan! Satu jam lebih aku terduduk di bangku panjang ini menunggu giliran.&lt;br /&gt;Tapi ada yang lebih membuatku pengin segera beranjak, yaitu pancaran wajah kuyu dan lesu di depan mataku. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Uh, aku jadi terbawa! Terlebih lagi suasana makin muram oleh hujan.&lt;br /&gt;Dan sore yang basah ini tambah menggigil oleh embusan angin pegunungan. &lt;br /&gt;Ada parau, kering, dan berat seketika menyentak keheningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reflek mataku menyelidik ke sumber suara itu. Di pojok ruangan seorang ibu separo baya tengah membekap mulutnya dengan kedua tangan. Kepalanya sedikit menunduk, mencoba menahan batuknya. Tak urung juga, desakan dari dadanya terlalu kuat memaksa lepas. Mendengar suara batuknya, dadaku jadi ikutan sakit sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan, pikirku! Entah mengapa, sejak aku sekilas memandang ke arah ibu tadi, ada rasa tidak asing. Semacam rasa pernah kenal atau pernah melihat. Maka, aku jadi makin memperhatikannya. Tanpa melepas pandang, pikiranku kuperas untuk mengingat sesuatu. Di mana aku pernah kenal dan kapan? Lama, tak kutemukan jawabannya. &lt;br /&gt;Akhirnya aku berkesimpulan mungkin cuma sekadar mirip. &lt;br /&gt;Seraut wajah bergaris keras. Tulang pipinya sedikit menonjol. &lt;br /&gt;Sorot mata tajam. &lt;br /&gt;Garis bibir agak tertarik ke atas. Kesan keseluruhan menyiratkan impresi kurang ramah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin kutatap makin kental rasa perih mengaduk perasaanku. &lt;br /&gt;Aku tak tahu pasti, hanya seperti luka dari masa lalu. &lt;br /&gt;Ah,pedih sekali. Desiran perasaan aneh ini coba kuusir. Barangkali saja aku terlalu&lt;br /&gt;banyak imajinasi. &lt;br /&gt;Maka, pandang mataku kualihkan kepada seorang gadis kecil yang menggelendot manja di dada ibunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu pasien berlalu. Ruang tunggu berangsur lengang. Toh, aku tak kuasa mengusir penasaranku. &lt;br /&gt;Masih memenuhi pikiranku, siapa ibu itu? Tapi,siapa pun dia aku telanjur yakin bahwa pada suatu masa aku pernah mengenalnya. &lt;br /&gt;Maka, ketika kutahu tempat duduknya agak kosong, tak mampu lagi kucegah kakiku melangkah menghampirinya. &lt;br /&gt;" Permisi, Bu!" sapaku, menarik perhatiannya. Dengan nafas berat naik-turun, ia bergeser memberiku tempat duduk. Ibu itu menatapku, tersenyum tipis. &lt;br /&gt;" Sendirian, rupanya," kucoba memecahkan kebekuan. &lt;br /&gt;"Ya, begitulah. Habis dengan siapa lagi, Nak?" jawabnya datar, tapi air mukanya menggambarkan kesedihan. "Sudah biasa, kok. Saudara semuanya jauh, sedang yang dekat repot dengan urusannya masing-masing. &lt;br /&gt;Ada sih keponakan, barusan dia yang mengantar Ibu ke mari. Tapi katanya kelamaan kalau dia mesti menunggu sampai selasai." &lt;br /&gt;"Selalu periksa ke sini, Bu?" &lt;br /&gt;"Ya, mengontrol kadar gula.Belakangan ini kepala Ibu sering pusing-pusing.&lt;br /&gt;Malah, batuk ini rasanya makin parah saja," katanya, sambil merapatkan ujung jaketnya. "Maklum, Nak, sudah tua," tambahnya kemudian. Aku mengangguk mengerti. &lt;br /&gt;Percakapan bernada basa-basi menggelinding begitusaja. &lt;br /&gt;Heran, ada saja sesuatu yang bisa dijadikan bahan obrolan.&lt;br /&gt;Padahal jarang sekali aku bisa begini akrab dengan orang baru dikenal.&lt;br /&gt;Mungkin karena aku merasa iba dengan kesendiriannya.&lt;br /&gt;Atau karena aku tengah menyibak jati dirinya? &lt;br /&gt;"Rumah kamu di sekitar sini, Nak?" &lt;br /&gt;"Benar, Bu. Di Jalan Ahmad Dahlan." &lt;br /&gt;"Dekat dengan TK Aisyiyah?" &lt;br /&gt;"Masih masuk lagi, sekitar delapan ratusan meter. Ibu sering mengantar cucu ke sana, barangkali?" tebakku langsung. Lumayan lama tak kudengar jawaban keluar dari mulutnya. &lt;br /&gt;"Cucu Ibu jauh, di luar Jawa semua," lanjutnya setengah bergumam, seperti ditujukan untuk dirinya sendiri. &lt;br /&gt;"Kadang-kadang Ibu merasa sepi yang amat sepi. Sendiri di masa tua, tanpa anak-cucu, amat menyakitkan!" suaranya lirih, bergetar menahan emosi. Beberapa detik kami terdiam. Aku menyesali pertanyaanku. &lt;br /&gt;"Ibu pernah menjadi guru di sana ", katanya kemudian, nada suaranya lebih lunak. Tak pelak, kalimat inilah jawaban semua pertanyaanku. Aku terhenyak sesaat.&lt;br /&gt;Ada rasa perih mengiris hati. Kenyataan ibu itu menjadi perekat atas penggalan kenangan dalam ingatanku. Suatu peristiwa masa lalu dipertemukan maknanya dengan perasaan pernah kenal. &lt;br /&gt;Aku terdiam, tak mampu berbuat apa-apa kecuali merekonstruksi masa silam.&lt;br /&gt;Kubayangkan ia kujumpai di suatu kehidupan lain. Dua puluh tahun lalu. &lt;br /&gt;Pagi itu aku tergopoh-gopoh mendekati ayunan. Sengaja aku datang pagi biar bisa menaikinya. &lt;br /&gt;Kulihat baru beberapa teman yang datang. Dengan semangat kujejakkan kakiku untuk mendorong ayunan itu supaya tinggi. &lt;br /&gt;Di tengah keasyikanku, ia muncul menggandeng Vita yang menangis. Ia menyuruhku berhenti, menurunkanku, dan mendudukkan Vita di atas ayunan. Dalam sekejap tangis Vita berhenti. Ia tersenyum, begitu pun mamanya. Aku pandangi mereka dengan mata nanar.&lt;br /&gt;Ingin aku menangis, tapi tidak ada yang bisa membela hakku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara teman-teman, memang hanya aku yang tidak pernah rewel minta ditunggui Ibu. Dengan logika anak-anak, waktu itu aku sudah mampu memahami keadaan Ibu yang repot mengurus adikku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi kondisi ekonomi keluargaku tak cukup mapan. Inikah sebabnya aku selalu kalah dan dikalahkan?. &lt;br /&gt;"Jam berapa, Nak?" tanyanya mengagetkanku. Aku sempat agak bingung beberapa saat. &lt;br /&gt;"Jam lima seperempat," jawabku, singkat. &lt;br /&gt;"Sudah hampir Maghrib," katanya lagi. Kudengar ia menghela napas panjang.&lt;br /&gt;Ia tampak sangat lelah. &lt;br /&gt;Kembali aku tertepekur. Kenangan masih kecil kembali menghampiri ingatanku.&lt;br /&gt;Kini jelas sekali tergambar di depan mataku peristiwa karnaval itu.&lt;br /&gt;Ah, hatiku terasa makin pedih. Besok adalah hari karnaval dalam rangka&lt;br /&gt;hari anak, katanya, menjelaskan di depan kelas. Kami bersorak kegirangan.&lt;br /&gt;Aku katakan pada Dewi, aku mau berpakaian ala pilot. Dewi tidak mau&lt;br /&gt;ketinggalan, ia bilang ia ingin jadi astronaut.&lt;br /&gt;Lalu Dodi menyela, membanggakan dirinya berpakaian ala dokter. Tapi karena karnaval itu dilombakan, Bu Guru sudah menentukan jenis pakain yang harus kami kenakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia membagikan kertas kecil bertuliskan satu gaya busana. Aku tidak bisa baca, namun aku menerimanya dengan senang hati seperti teman-teman lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru kecewa ketika Ibu membacakannya untukku. Petani? Aku tidak mau berpakaian petani. Aku mau berbusana dokter seperti Agung atau Dodi, atau polwan seperti Intan atau penari Bali seperti Mely, atau... &lt;br /&gt;"Sebentar lagi giliranmu, Nak," katanya tiba-tiba, menarikku ke alam&lt;br /&gt;nyata.&lt;br /&gt;Aku tidak menanggapinya. Kupandang kedua matanya sekilas. Ada rasa bimbang menyelimuti perasaanku. Di satu sisi aku benci karena ia tidak memperlakukan&lt;br /&gt;aku seperti ia memperlakukan Agung, Vita,Intan, atau Mely, yang kuanggap&lt;br /&gt;anak orang kaya. Apalagi perasaan tersisih itu kadang-kadang masih&lt;br /&gt;menghantuiku, sampai saat ini. Namun, di sisi lain kesendiriannya&lt;br /&gt;membuatku jatuh iba. &lt;br /&gt;Cukup lama aku termangu. Pintu kamar periksa bergerak terbuka, pertanda giliran berikutnya masuk.Bersamaan dengan itu batuknya pecah lagi. Ini semakin memperkuat niatku. &lt;br /&gt;"Silakan Ibu duluan!"Akhirnya aku mengalahkan egoku. Bisa kurasakan wajah keriput itu mengekspresikan rasa heran. Kuanggukan kepala dalam-dalam, sebagai isyarat bahwa tawaranku sungguh-sungguh. Ia melangkah ragu-ragu menuju kamar periksa. Sebelum seluruh tubuhnya masuk, sekali lagi ia menoleh kepadaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan telah sempurna reda. Kuayun langkahku meninggalkan tempat praktik Dokter Arifin dengan perasaan lega luar biasa. Ada rasa plong menghinggapiku kini, entah atas sebab apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusapukan pandangan ke arah kerumunan orang di sana. Aku berusaha menemukan seseorang. Nah itu dia, berdiri agak jauh dari kerumunan kecil itu.&lt;br /&gt;Mungkin ia sedang menunggu andong yang akan mengantarnya pulang. Malam begini biasanya agak susah. &lt;br /&gt;"Mari saya antar, Bu!" kataku, mempersilakannya. Ia tidak cepat mengiyakan.&lt;br /&gt;Barangkali ia kurang percaya pada kebaikanku yang tiba-tiba ia terima untuk kedua kalinya. Pelan ia mendekatiku, lalu dengan kaku membonceng di atas sepeda motor bututku. Kami pun melaju dengan kecepatan sedang. &lt;br /&gt;"Perempatan depan belok kanan, gang ketiga.Ya, rumah kedua berpagar biru!"&lt;br /&gt;"Di sini, Bu?" &lt;br /&gt;"Yak, di sini, nah cukup. Aduh, terima kasih sekali, Nak..." &lt;br /&gt;"Utami, Bu." &lt;br /&gt;"Utami?" ia seperti berusaha mengingat sesuatu sambil mengeja namaku. &lt;br /&gt;"Terlalu banyak orang bernama Utami, Bu," timpalku cepat. &lt;br /&gt;"Ya, banyak memang, tapi..." &lt;br /&gt;"Sudah malam, Bu." &lt;br /&gt;"Eh, sebentar. Apa tidak sebaiknya mampir dulu?" &lt;br /&gt;"Insya Allah, lain kali, Bu." &lt;br /&gt;"Lho, kok begitu?" &lt;br /&gt;"Bu Sri," nada suaraku menggantung. &lt;br /&gt;"Nak kenal Ibu?" &lt;br /&gt;"Saya murid Ibu di TK dulu." &lt;br /&gt;"Murid TK?...U...ta...mi!" &lt;br /&gt;Masih dalam keterpakuan, kujabat erat tangannya. Sebelum berlalu kuucapkan&lt;br /&gt;salam untuknya. Aku tinggalkan ia sebelum menyadari sepenuhnya yang&lt;br /&gt;barusan terjadi. Namun, beberapa saat kemudian aku dengar teriakannya. &lt;br /&gt;"Terima kasih, Nak Utami!" &lt;br /&gt;Aku tersenyum sendiri. Suasana hatiku begitu damai. Di tengah jalan aku&lt;br /&gt;melagukan, bergumam kukira lebih tepat, sepenggal bait Ebit G. Ade. Ah,&lt;br /&gt;kenapa baru kupahami maknanya sekarang? Padahal bait ini sering kusenandungkan. &lt;br /&gt;Ada yang mesti kupikir lagi melepas dendam dan sakit hati Dan berjuang membendung benci &lt;br /&gt;Tuhan, jagalah tanganku ini... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1824855362562628931?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1824855362562628931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1824855362562628931' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1824855362562628931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1824855362562628931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/12/kubuka-pintu-maafku.html' title='Kubuka Pintu Maafku'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7064288223915471764</id><published>2008-12-23T08:42:00.002+07:00</published><updated>2008-12-23T09:19:44.758+07:00</updated><title type='text'>KENANGLAH KEBAIKAN ORANG-ORANG DALAM HIDUP ANDA</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang keluar masuk dalam hidup kita. Ada yang melintas dalam segmen singkat, namun membekas keras. Ada yang telah lama berjalan beriringan,tetapi tak disadari arti kehadirannya. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang begitu jauh di mata,sedangkan penampakannya melekat di hati. Ada yang datang pergi begitu saja seolah tak pernah ada. Semua orang yang pernah singgah dalam hidup kita bagaikan manik-manik pembentuk mosaik catatan sejarah. Gambaran itu sebenarnya telah terbentuk, hanya saja tak pernah selesai. Atau kita salah lihat, sehingga seringkali tak bisa dinikmati keindahan karyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk mengenang mereka yang pernah hadir dalam hidup &lt;br /&gt;anda. Kenanglah seluruh kebaikan mereka serta kebaikan yang mungkin tersembunyi di balik tabir kekecewaan. Mereka adalah orangtua dan guru, sanak dan kerabat, teman serta sahabat. Juga tiada salahnya mengenang mereka yang pernah anda anggap musuh dan pengkhianat. Atau yang tak pernah anda tahu nama dan wajahnya. Bagaimana pun mereka telah turut memahat pribadi anda; menyapukan tinta pada lukisan hidup anda; menyiangi tanaman jiwa anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenanglah dalam genangan cinta yang tak bertepi. Hanya dalam tatapan &lt;br /&gt;cintalah anda bisa memandang indahnya kehidupan ini. Karena tiada secuilpun &lt;br /&gt;hidup yang perlu disesali, maka hanya cinta dan kasih sayanglah jawabannya. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7064288223915471764?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7064288223915471764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7064288223915471764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7064288223915471764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7064288223915471764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/12/kenanglah-kebaikan-orang-orang-dalam.html' title='KENANGLAH KEBAIKAN ORANG-ORANG DALAM HIDUP ANDA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1803979825497454475</id><published>2008-12-18T08:00:00.000+07:00</published><updated>2008-12-18T08:01:23.103+07:00</updated><title type='text'>Cerita Jam</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang&lt;br /&gt;dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak&lt;br /&gt;31,104,000 kali selama setahun?"&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping&lt;br /&gt;seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja&lt;br /&gt;jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam.&lt;br /&gt;"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik.&lt;br /&gt;Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar&lt;br /&gt;biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa&lt;br /&gt;henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu&lt;br /&gt;terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita&lt;br /&gt;ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk&lt;br /&gt;dilakukan sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1803979825497454475?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1803979825497454475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1803979825497454475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1803979825497454475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1803979825497454475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/12/cerita-jam.html' title='Cerita Jam'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6541170604326699643</id><published>2008-12-09T08:33:00.002+07:00</published><updated>2008-12-09T08:47:23.828+07:00</updated><title type='text'>TUMBUHKAN KASIH, SIRNAKAN ANGKARA</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secarik Motivasi:&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gunung tinggi dapat tercipta dari tumpukan-tumpukan krikil.&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan kemarahan yang memuncak terwujud karena anda memelihara butir-butir kemarahan kecil dalam diri. &lt;br /&gt;Benarkah cara terbaik mengenyahkan amarah adalah dengan meluapkannya? Bila demikian, mengapa banyak orang menjadi pemarah padahal mereka selalu menyalurkannya lepas? Benarkah tubuh ini bagai balon yang penuh berisi angin, sehingga untuk mengempeskannya anda harus meletuskan balon itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus mengamati setiap emosi yang hadir dalam diri anda secara cermat dan berhati-hati. Dengan demikian sejak dini anda dapat mengenali setiap butir benih kekesalan dan kekecewaan yang dapat membangkitkan kemarahan. Disaat itulah anda bekerja untuk menundukkannya. Bukankah, melatih harimau buas lebih mudah dilakukan ketika ia masih kecil. Dan, cara terbaik untuk mengenyahkan benih-benih kemarahan yang menggangu diri anda adalah dengan menumbuhkan benih-benih kasih sayang dalam diri anda. Kasih sayang inilah yang akan membuahkan kesabaran, toleransi, kelembutan, kedamaian dan rasa menerima.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6541170604326699643?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6541170604326699643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6541170604326699643' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6541170604326699643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6541170604326699643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/12/tumbuhkan-kasih-sirnakan-angkara.html' title='TUMBUHKAN KASIH, SIRNAKAN ANGKARA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4332477893039862891</id><published>2008-11-25T09:02:00.000+07:00</published><updated>2008-11-25T09:05:16.305+07:00</updated><title type='text'>KEBOHONGAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dusta adalah cela dan kejahatan&lt;br /&gt;Kepada kehancuran, dia mengarahkan&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kulihat anak-anak yang dalam kebohongan&lt;br /&gt;Mereka celaka dan mengikis kemuliaan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dusta adalah keburukan dan petaka&lt;br /&gt;Siapa disana, niscaya lenyap wibawanya&lt;br /&gt;Tiada keraguan, dialah keburukan&lt;br /&gt;Yang senantiasa menggiring kepada kehancuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebohongan melenyapkan keindahan&lt;br /&gt;Dialah yang merendahkan para insan&lt;br /&gt;Siapa berbanyak dengan dusta-dusta&lt;br /&gt;Niscaya jauh dari kehormatan dan mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa membuat-buat dusta&lt;br /&gt;Percayalah, tiada keuntungan baginya&lt;br /&gt;Dan di sisiNya&lt;br /&gt;Adzab berlipat ganda menimpa mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sekali-kali berbohong&lt;br /&gt;Karena, dialah penyakit yang paling berbahaya&lt;br /&gt;Dan betapa sulit menyembuhkannya&lt;br /&gt;Dan betapa rugi, tiap insan yang mengambilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jangan boong ateuh......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4332477893039862891?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4332477893039862891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4332477893039862891' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4332477893039862891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4332477893039862891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/11/kebohongan.html' title='KEBOHONGAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3031696752151220985</id><published>2008-11-19T14:46:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T14:53:14.996+07:00</updated><title type='text'>WORTEL, TELOR, dan KOPI</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya. Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut. "Kamu termasuk yang mana?," Tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?"&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3031696752151220985?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3031696752151220985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3031696752151220985' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3031696752151220985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3031696752151220985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/11/wortel-telor-dan-kopi.html' title='WORTEL, TELOR, dan KOPI'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3510250677680654189</id><published>2008-11-10T09:00:00.000+07:00</published><updated>2008-11-10T09:06:32.913+07:00</updated><title type='text'>MAKAN SIANG BERSAMA TUHAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang anak yang rindu bertemu dengan Tuhannya. Ia menyadari bahwa perjalanan panjang diperlukan ke rumah Tuhan, karena itu dikemaslah tasnya dengan kue Twinkies dan satu pack root beer berisi 6 kaleng lalu memulaikan perjalanannya. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika telah melampaui beberapa blok dari rumahnya, ia bertemu dengan seorang tua. Ia sedang duduk di taman dekat air memperhatikan burung burung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak duduk dekat dengannya lalu membuka tas. Ketika ia mengambil root beer (bir tidak beralkohol) untuk melepaskan dahaganya ia perhatikan bahwa orang tua itu kelihatan lapar sedang memandang padanya. Dengan segera ia menawarkan kue Twinkie kepada orang tua itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gembira ia menerima dan memberikan senyum padanya. Senyum itu luar biasa menarik sehingga anak ini senang untuk menikmatinya lagi. Itu sebabnya anak ini menawarkan lagi kepada orang tua itu sekaleng root beer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, ia tersenyum kepadanya. Anak ini sangat gembira! Sepanjang petang mereka duduk disana, makan dan tersenyum, tanpa mengeluarkan sepatah kata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika malam turun, anak ini merasa lelah, ia berdiri untuk meninggalkan tempat itu, namun sebelum ia melangkahkan kakinya, ia berbalik dan lari keorang tua itu dan memberikan sebuah pelukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua itu memberikan senyumnya yang lebar. Ketika anak ini membuka pintu rumahnya beberapa waktu kemudian, ibunya terkejut melihat kegembiraan memancar diwajah anaknya. Ia bertanya: Apa yang terjadi hari ini sehingga membuat kamu begitu senang? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak menjawab: "Saya berkesempatan makan siang bersama Tuhan". Dan sebelum ibu memberikan responsnya, anak ini menambahkan: " Ibu, Ibu tahu senyumnya, itulah senyum paling indah yang pernah saya lihat". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, si orang tua, juga penuh dengan kegembiraan, pulang kerumahnya.&lt;br /&gt;Anaknya terpesona melihat kedamaian memancar diwajahnya dan bertanya: "Ayah, &lt;br /&gt;apa yang terjadi hari ini membuat kamu sangat bergembira? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjawab: " Saya makan Kue Twinkies di taman bersama Tuhan". Dan sebelum &lt;br /&gt;anaknya merespon, ia menambahkan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu tahu, Dia lebih muda dari yang saya duga" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu sering kita menganggap remeh kuasa dalam senyum, jamahan, kata kata yang baik, telinga yang mendengar, pemberian yang tulus atau perhatian perhatian kecil. Semua itu berpotensi membuat kehidupan seseorang menjadi istimewa atau bahkan merubah kehidupan seseorang. &lt;br /&gt;semoga bermanfaat:p&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3510250677680654189?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3510250677680654189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3510250677680654189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3510250677680654189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3510250677680654189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/11/makan-siang-bersama-tuhan.html' title='MAKAN SIANG BERSAMA TUHAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4111513494041246750</id><published>2008-11-04T09:06:00.000+07:00</published><updated>2008-11-04T09:09:37.930+07:00</updated><title type='text'>Api dan Asap</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ada sebuah kapal yang tenggelam diterjang badai. Semuanya porak poranda. Tak ada awak yang tersisa, kecuali satu orang yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum berpihak pada pria ini. Dia terdampar pada sebuah pulau kecil tak berpenghuni, sendiri, dan tak punya bekal makanan. &lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia terus berdoa pada Tuhan untuk menyelamatkan jiwanya. Setiap saat,dipandangnya ke penjuru cakrawala, mengharap ada kapal yang datang merapat. Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada kapal yang mau melewatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kemudian, pria ini pun lelah untuk berharap. Lalu, untuk menghangatkan badan, ia membuat perapian, sambil mencari kayu dan pelepah nyiur untuk tempatnya beristirahat. Dibuatnya ruman-rumahan, sekedar tempat untuk melepas lelah. Disusunnya semua nyiur dengan cermat, agar bangunan itu kokoh dan dapat bertahan lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, pria malang ini mencari makanan. Dicarinya buah-buahan untuk penganjal perutnya yang lapar. Semua pelosok dijelajahi, hingga kemudian, ia&lt;br /&gt;kembali ke gubuknya. Namun, ia terkejut. Semuanya telah hangus terbakar, rata dengan tanah, hampir tak bersisa. Gubuk itu terbakar, karena perapian yang lupa dipadamkannya. Asap membubung tinggi, dan hilanglah semua kerja kerasnya&lt;br /&gt;semalam. Pria ini berteriak marah, "Ya Tuhan, mengapa Kau lakukan ini padaku.&lt;br /&gt;Mengapa?... Mengapa?". Teriaknya melengking menyesali nasib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba...terdengar peluit yang ditiup. Tuittt.....tuuitttt. Ternyata ada sebuah kapal yang datang. Kapal itu mendekati pantai, dan turunlah beberapa orang menghampiri pria yang sedang menangisi gubuknya ini. Pria ini kembali terkejut, ia lalu bertanya, "Bagaimana kalian bisa tahu kalau aku ada disini?&lt;br /&gt;Mereka menjawab, "Kami melihat simbol asapmu!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, sangat mudah memang bagi kita, untuk marah saat musibah itu tiba. Nestapa yang kita terima, tampak akan begitu berat, saat terjadi dan berulang-ulang. Kita memang bisa memilih untuk marah, mengumpat, dan terus mengeluh. Namun, teman, agaknya kita tak boleh kehilangan hati kita. Sebab, Tuhan selalu ada pada hati kita, walau dalam keadaan yang paling berat sekalipun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan teman, ingatlah, saat ada "asap dan api" yang membubung dan terbakar dalam hatimu, jangan kecil hati. Jangan sesali semua itu. Jangan hilangkan perasaan sabar dalam kalbumu. Sebab, bisa jadi, itu semua adalah sebagai tanda dan simbol bagi orang lain untuk datang padamu, dan mau menolongmu. Sebab, untuk semua hal buruk yang kita pikirkan, akan selalu ada jawaban yang menyejukkan dari-Nya. Tuhan Maha Tahu yang terbaik buat kita. Jangan hilangkan harapan itu. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4111513494041246750?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4111513494041246750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4111513494041246750' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4111513494041246750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4111513494041246750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/11/api-dan-asap.html' title='Api dan Asap'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7142532413075192971</id><published>2008-11-03T09:26:00.000+07:00</published><updated>2008-11-03T09:36:59.507+07:00</updated><title type='text'>TIGA ORANG BERJANGGUT</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan.&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Wanita itu tidak mengenal mereka semua. &lt;br /&gt;Wanita itu berkata,"Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, " Apakah suamimu sudah pulang ?" Wanita itu menjawab," Belum, dia sedang keluar." Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali ", kata pria itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, " Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. " Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan. " Lho, kenapa ?" tanya wanita itu karena merasa heran. Salah seorang pria itu berkata, " Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, " Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu ?" Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminyapun merasa heran. " Ohho menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan." Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen kebun kita." Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk kedalam rumah. " &lt;br /&gt;Bukankah lebih baik jika kita  mengajak si Cinta yang masuk ke dalam ? Rumah kita&lt;br /&gt;ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta." Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. " Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita." Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 pria itu. " Siapa diantara Anda yang bernama Cinta ? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini." Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda&lt;br /&gt;rumah. Ohho .. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan " Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam,tapi kenapa kamu ikut juga ?" Kedua pria yang&lt;br /&gt;ditanya itu menjawab bersamaan. " Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut&lt;br /&gt;serta." " Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan&lt;br /&gt;yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini." &lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7142532413075192971?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7142532413075192971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7142532413075192971' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7142532413075192971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7142532413075192971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/11/tiga-orang-berjanggut.html' title='TIGA ORANG BERJANGGUT'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-898783293908485914</id><published>2008-10-27T07:41:00.000+07:00</published><updated>2008-10-27T07:42:44.340+07:00</updated><title type='text'>Obat Penghapus Dosa</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang tabib di kota bashrah, menguraikan resep obat penghapus dosa dan penyembuh penyakit hati. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Resep itu kemudian  dikisahkan oleh Hasan Al Basri, sebagai berikut :&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ambillah akar pohon kefakiran dan kerendahan hati, simpan  kedua akar tersebut dalam keranjang  tobat, tumbuklah dengan lesung ridha, haluskan dengan saringan qonaah (puas hati) masukkan kedalam mangkok taqwa campur dengan air haya(rasa malu), didihkan  diatas api mahabbah (cinta )tuangkan kedalam  bejana syukur. Dinginkan dengan  angin harapan  dan kemudian minumlah  dengan sendok hamdallah(pujian kepada allah), insya Allah engkau akan selamat  dari segala penyakit dan berbicara baik  didunia maupun di akhirat.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-898783293908485914?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/898783293908485914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=898783293908485914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/898783293908485914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/898783293908485914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/obat-penghapus-dosa.html' title='Obat Penghapus Dosa'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6170927766848051111</id><published>2008-10-23T15:15:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T15:20:42.057+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Dewasa</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari kita berjalan meniti umur yang tidak kita ketahui sampai&lt;br /&gt;kapan...alangkah sia-sia bila waktu yg begitu singkat tidak kita isi dengan&lt;br /&gt;perbuatan yang berguna... ada suatu cerita yang bisa kita petik pelajaran didalamnya....&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini saya dapatkan dari seorang dosen, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;thanks pall&lt;/span&gt;, selalu bersemangat jika kuajak minum kopi(hehehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IMPIAN SEORANG MAHASISWI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan menantang kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut menyentuh bahu saya. Saya menengok dan mendapati seorang wanita tua, kecil, dan berkeriput, memandang dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyapa, "Halo anak cakep. Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh tujuh. Maukah kamu memelukku?" &lt;br /&gt;Saya tertawa dan dengan antusias menyambutnya, "Tentu saja boleh!".&lt;br /&gt;Diapun memberi saya pelukan yang sangat erat. "Mengapa kamu ada di kampus pada usia yang masih muda dan tak berdosa seperti ini?" tanya saya berolok-olok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk menemukan suami yang kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan bepergian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah yang serius?" pinta saya. Saya sangat ingin tahu apa yang telah memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya.&lt;br /&gt;"Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini saya&lt;br /&gt;sedang mengambilnya!" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah jam kuliah usai, kami berjalan menuju kantor senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate milkshake. Kami segera akrab. Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya berbagai pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose menjadi bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun.Dia suka berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para mahasiswa lain. Dia pandai sekali menghidupkannya suasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk berbicara di acara makan malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu dia mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari lima kartu pidatonya terjatuh ke lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gugup dan sedikit malu dia bercanda pada mikrofon.  Saat kami tertawa dia membersihkan kerongkongannya dan mulai, "Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua; kita menjadi tua karena kita berhenti bermain. Hanya ada empat rahasia untuk tetap awet muda, tetap bahagia, dan meraih sukses. Kamu harus tertawa dan menemukan humor setiap hari. Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu kehilangan mimpi-mimpimu, kamu mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati namun tidak mengetahuinya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kamu berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun, saya tetap akan menjadi  delapan puluh delapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pasti menjadi tua.&lt;br /&gt;Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhlah dewasa dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan. Jangan pernah menyesal.Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat. Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi "The Rose". Dia menantang setiap orang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah diupayakannya sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose meninggal dunia dengan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri upacara pemakamannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa yang mengajari kami dengan memberikan teladan bahwa tidak ada yang terlambat untuk apapun yang bisa kau lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ingatlah, menjadi tua adalah keharusan, menjadi dewasa adalah pilihan&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6170927766848051111?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6170927766848051111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6170927766848051111' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6170927766848051111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6170927766848051111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/menjadi-dewasa.html' title='Menjadi Dewasa'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4204868412002536579</id><published>2008-10-23T10:30:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T11:34:22.084+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Keajaiban Dunia</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari 'Tujuh Keajaiban Dunia.'&lt;br /&gt;Pada awal dari pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang&lt;br /&gt;mereka pikir merupakan 'Tujuh Keajaiban Dunia' saat ini. Walaupun ada&lt;br /&gt;beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi:&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1] Piramida&lt;br /&gt;2] Taj Mahal&lt;br /&gt;3] Tembok Besar Cina&lt;br /&gt;4] Menara Pisa&lt;br /&gt;5] Kuil Angkor&lt;br /&gt;6] Menara Eiffel&lt;br /&gt;7] Kuil Parthenon&lt;br /&gt;Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis pendiam itu menjawab, 'Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya.' Sang guru berkata,'Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, 'Saya pikir, 'Tujuh Keajaiban&lt;br /&gt;Dunia' adalah,&lt;br /&gt;1] Bisa melihat,&lt;br /&gt;2] Bisa mendengar,&lt;br /&gt;3] Bisa menyentuh,&lt;br /&gt;4] Bisa menyayangi,&lt;br /&gt;5] Bisa merasakan,&lt;br /&gt;6] Bisa tertawa, dan&lt;br /&gt;7] Bisa mencintai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya 'keajaiban'. Sementara kita lihat lagi&lt;br /&gt;semua yang telah Tuhan karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai 'biasa'.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4204868412002536579?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4204868412002536579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4204868412002536579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4204868412002536579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4204868412002536579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/tujuh-keajaiban-dunia.html' title='Tujuh Keajaiban Dunia'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7914414471081697768</id><published>2008-10-22T11:50:00.000+07:00</published><updated>2008-10-22T11:51:34.338+07:00</updated><title type='text'>FENOMENA: Mustika</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu kala, ada seorang yang suka memuji-muji orang lain demi keuntungannya sendiri. Suatu hari ia mencoba menghadiahkan sepotong batu giok pada seorang menteri. Meskipun dibujuk, menteri itu menolak untuk menerima pemberian itu. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu berkata, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ini adalah mustika sejati! Orang biasa tak patut memakainya. Hanya orang sehebat Tuan yang berhak memakainya. Jadi ini hanya tepat dimiliki dan dikenakan oleh Tuan&lt;/span&gt;." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Anda boleh menganggapnya sebagai mustika&lt;/span&gt;," kata sang menteri, "Namun saya tidak gampang menerimanya hanya karena rayuan. Itulah mustikaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubogalalakon:"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya melewati hari ini hanya sekali; karenanya setiap perbuatan baik yang dapat saya lakukan atau kebaikan apapun yang bisa saya perbuat kepada siapapun, biarlah saya melakukannya sekarang. Jangan biarkan saya mengabaikannya, karena pasti saya tidak akan melewati hari ini lagi.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7914414471081697768?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7914414471081697768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7914414471081697768' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7914414471081697768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7914414471081697768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/fenomena-mustika.html' title='FENOMENA: Mustika'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7813737241668705739</id><published>2008-10-21T15:32:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T11:12:43.455+07:00</updated><title type='text'>Tempayan Retak</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang tukang air di India memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawanya menyilang  pada bahunya. Satu tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika tempayan yang tidak retak itu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh. Selama dua tahun, hal itu terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya.&lt;br /&gt;Tentu saja si tempayan yang bagus merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Tempayan retak yang malang merasa malu akan kekurangannya sebab ia hanya bisa memberikan setengah dari porsi yang  seharusnya dapat diberikannya. Setelah dua tahun tertekan dengan kegagalan pahit ini tempayan retak itu berkata pada si tukang air, ”saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu.”&lt;br /&gt;“ Kenapa ?” tanya si tukang air . “Kenapa kamu merasa malu?“ “Selama dua tahun ini saya membawa setengah air dari porsi yang seharusnya dapat saya bawa. Air itu bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacadku itu saya telah membuatmu rugi,” Kata tempayan itu. Si tukang air merasa kasihan pada  tempayan retak dan berkata, “Jika kita kembali lagi ke rumah besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah sepanjang jalan.”&lt;br /&gt;Benar, ketika mereka naik keatas bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah disepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit trhibur. Namun pada akhir perjalan ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya. Si tukang air berkata kepada tempayan itu, “Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan disisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan pada sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacadmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga disepanjang jalan pada sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun itu aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada seperti sekarang ini, majikan kita tidak akan menikmati keindahan bunga itu dan menghias rumahnya seindah sekarang ini.”&lt;br /&gt;Hikmah dari kisah di atas adalah bahwa setiap kita memiliki cacad dan kekurangan. Kita semua adalah tempayan retak. Di mata Allah yang Maha Bijaksana tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahan kita dan kita pun dapat menjadi sarana keindahan Allah. Ketahuilah, di balik kelemahan kita, tersimpan kekuatan kita. Beranilah mengubah sifat yang dapat diubah dan tabahlah dengan sifat yang tidak dapat diubah dalam diri kita. Semoga dengan prinsip ini kita lebih tegar dalam menghadapi hidup yang cuma sekali ini.&lt;br /&gt;Duhai Allah yang Maha Kasih dan Sayang, tuntunlah hamba-Mu yang lemah ini untuk menemukan potensi yang telah Engkau anugerahkan pada kami, dan jadikanlah kami sebagai makhluk kesayangan-Mu. Amin Yaa Robbal ‘Aalamin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7813737241668705739?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7813737241668705739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7813737241668705739' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7813737241668705739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7813737241668705739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/tempayan-retak.html' title='Tempayan Retak'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2329880473354934497</id><published>2008-10-21T07:47:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T07:49:07.893+07:00</updated><title type='text'>Anggota Badan Melawan Perut</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika anggota-anggota tubuh merasa sangat berang terhadap perut. Mereka semua iri karena mereka harus menyediakan makanan dan membawanya ke perut, sementara perut sendiri tidak berbuat apa-apa kecuali mencerna hasil jerih payah mereka. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka memutuskan untuk tidak membawa lagi makanan ke perut. Tangan tidak mau mengangkat makanan ke mulut. Gigi tidak mau mengunyah lagi dan tenggorokan tidak mau menelan. Ini akan memaksa perut untuk melakukan sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hasil keputusan mereka hanyalah tubuh yang lemah, begitu lemah sampai mereka berada dalam bahaya mati. Demikian akhirnya merekalah yang belajar bahwa dalam saling membantu mereka sebenarnya bekerja untuk kebaikan mereka sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2329880473354934497?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2329880473354934497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2329880473354934497' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2329880473354934497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2329880473354934497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/anggota-badan-melawan-perut.html' title='Anggota Badan Melawan Perut'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4397548143827301879</id><published>2008-10-15T13:46:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T07:35:38.038+07:00</updated><title type='text'>PENDAKI</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ada seorang pendaki gunung yang sedang bersiap-siap &lt;br /&gt;melakukan perjalanan. Di punggungnya, ada ransel carrier dan beragam &lt;br /&gt;carabiner(pengait) yang tampak bergelantungan. Tak lupa tali-temali yang &lt;br /&gt;disusunmelingkar di sela-sela bahunya. Pendakian kali ini cukup berat, &lt;br /&gt;persiapan yang dilakukan pun lebih lengkap.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kini, di hadapannya menjulang sebuah gunung yang tinggi. Puncaknya tak terlihat, tertutup salju yang putih. Ada awan berarak-arak di sekitarnya, membuat tak seorangpun tahu apa yang tersembunyi di &lt;br /&gt;dalamnya. Mulailah pendaki muda ini melangkah, menapaki jalan-jalan bersalju yang terbentang di hadapannya. Tongkat berkait yang di sandangnya, tampak menancap setiap kali ia mengayunkan langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa berjam-jam berjalan, mulailah ia menghadapi dinding &lt;br /&gt;yang terjal. Tak mungkin baginya untuk terus melangkah. &lt;br /&gt;Dipersiapkannya tali temali dan pengait di punggungnya. Tebing itu terlalu curam, ia harus mendaki dengan tali temali itu. Setelah beberapa kait ditancapkan, tiba-tiba terdengar gemuruh yang datang dari atas. Astaga, ada badai salju yang datang tanpa disangka. Longsoran salju tampak deras menimpa tubuh sang pendaki. Bongkah-bongkah salju yang mengeras, terus berjatuhan disertai deru angin yang membuat tubuhnya terhempas-hempas ke arah dinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badai itu terus berlangsung selama beberapa menit. Namun, untunglah,tali-temali dan pengait telah menyelamatkan tubuhnya dari dinding yang curam itu. Semua perlengkapannya telah lenyap, hanya ada sebilah pisau yang ada di pinggangnya. Kini ia tampak tergantung terbalik di dinding yang terjal itu. Pandangannya kabur, karena semuanya tampak memutih. ia tak tahu dimana ia berada. Sang pendaki begitu cemas, lalu ia berkomat-kamit, memohon doa kepada Tuhan agar diselamatkan dari bencana ini. Mulutnya terus &lt;br /&gt;bergumam, berharap ada pertolongan Tuhan datang padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hening setelah badai. Di tengah kepanikan itu, tampak &lt;br /&gt;terdengar suara dari hati kecilnya yang menyuruhnya melakukan sesuatu. "Potong tali itu....potong tali itu. Terdengar senyap melintasi telinganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pendaki bingung, apakah ini perintah dari Tuhan? Apakah suara ini adalah pertolongan dari Tuhan? Tapi bagaimana mungkin, memotong tali yang telah menyelamatkannya, sementara dinding ini begitu terjal? &lt;br /&gt;Pandanganku terhalang oleh salju ini, bagaimana aku bisa tahu? Banyak sekali pertanyaan dalam dirinya. Lama ia merenungi keputusan ini, dan ia tak mengambil keputusan apa-apa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa minggu kemudian, seorang pendaki menemukan ada tubuh yang tergantung terbalik di sebuah dinding terjal. Tubuh itu tampak &lt;br /&gt;membeku, dan tampak telah meninggal karena kedinginan. Sementara itu, batas tubuh itu dengan tanah, hanya berjarak 1 meter saja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, kita mungkin kita akan berkata, betapa bodohnya pendaki itu, &lt;br /&gt;yang tak mau menuruti kata hatinya. Kita mungkin akan menyesalkan &lt;br /&gt;tindakan pendaki itu yang tak mau memotong saja tali pengaitnya. Pendaki itu tentu akan bisa selamat dengan membiarkannya terjatuh ke tanah yang hanya berjarak 1 meter. Ia tentu tak harus mati kedinginan karena tali itulah yang justru membuatnya terhalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, kadang kita berpikir, mengapa Sang Pencipta tampak tak &lt;br /&gt;melindungi hamba-Nya? Kita mungkin sering merasa, mengapa ada banyak sekali beban, masalah, hambatan yang kita hadapi dalam mendaki jalan kehidupan ini. Kita sering mendapati ada banyak sekali badai-badai salju yang terus menghantam tubuh kita. Mengapa tak disediakan saja, jalan yang lurus, tanpa perlu menanjak, agar kita terbebas dari semua halangan itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun teman, cobaan yang diberikan Sang Pencipta buat kita, adalah latihan, adalah ujian, adalah layaknya besi-besi yang ditempa, adalah seperti pisau-pisau yang terus diasah. Sesungguhnya, di dalam semua ujian, dan latihan itu, ada tersimpan petunjuk-petunjuk, ada tersembunyi tanda-tanda, asal KITA PERCAYA. Ya, asal kita percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa besar rasa percaya kita kepada Sang Pencipta, sehingga mampu membuat kita "memotong tali pengait" saat kita tergantung terbalik? Seberapa besar rasa percaya kita kepada Sang Pencipta, hingga kita mau menyerahkan semua yang ada dalam diri kita kepada-Nya? Karena percaya adanya di dalam hati, maka tanamkan terus hal itu dalam kalbumu. Karena rasa percaya tersimpan dalam hati, maka penuhilah nuranimu dengan kekuatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, percayalah, akan ada petunjuk-petunjuk Sang Pencipta dalam &lt;br /&gt;setiap langkah kita menapaki jalan kehidupan ini. Carilah, gali, dan temukan rasa percaya itu dalam hatimu. Sebab, saat kita telah percaya, maka petunjuk itu akan datang dengan tanpa disangka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4397548143827301879?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4397548143827301879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4397548143827301879' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4397548143827301879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4397548143827301879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/pendaki.html' title='PENDAKI'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2215288039655510630</id><published>2008-10-15T13:43:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T07:41:43.789+07:00</updated><title type='text'>PARADOKS WAKTU</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Paradoksnya waktu kita didalam sejarah ialah, kita memiliki gedung-gedung makin tinggi tapi makin pendek kesabaran kita, jalan raya yang makin lebar, namun pandangan kita semakin sempit. &lt;br /&gt;Kita membelanjakan lebih, tapi menerima lebih sedikit. &lt;br /&gt;Kita lebih banyak membeli, tapi menikmati lebih sedikit. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kita punya rumah-rumah makin besar namun keluarga makin kecil, jauh lebih banyak kemudahan-kemudahan, tapi makin sedikit waktu tersisa. &lt;br /&gt;Kita punya makin banyak gelar tapi lebih sedikit akal. &lt;br /&gt;Lebih banyak ilmu dan pengetahuan, tapi lebih sedikit keadilan. &lt;br /&gt;Lebih banyak pakar, namun lebih banyak pula masalah.&lt;br /&gt;Lebih banyak obat-obatan, tapi malahan tingkat kesehatan berkurang. &lt;br /&gt;Kita minum &amp; makan terlalu banyak, merokok, mengeluarkan uang tanpa perhitungan, tertawa terlalu banyak kadang lupa daratan, menjadi terlalu gusar, bergadang sampai malam sekali, bangun pagi sudah terlalu capai sehingga lupa kepada siapa harus berlindung, kurang membaca, nonton TV kelewat banyak yang selalu dijejali dengan tayangan kemewahan, penuh prasangka, saling menjatuhkan-memojokkan, benci, dengki, antipati serta keburukan tak hingga yang dibuat karenanya, dan yang paling menyedihkan adalah terlalu jarang sekali berdoa-seolah kita yang paling merasa bisa melakukan semuanya, padahal ada dzat yang selalu mengendalikan apa yang kita lakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar kita telah melipatgandakan harta milik, tapi sekaligus mengurangi nilai martabat kita. &lt;br /&gt;Kita terlalu banyak bicara, jarang mencintai, dan terlalu sering membenci. &lt;br /&gt;Kita betul telah belajar bagaimana cara mencari nafkah, tapi bukan membuat suatu kehidupan. &lt;br /&gt;Kita menambah tahun-tahun ke usia hidup itu, bukan sebaliknya, kehidupan ke-tahun-tahun itu. &lt;br /&gt;Kita sudah mampu pergi bolak balik kebulan, tapi mengalami kesulitan menyeberangi jalan untuk menemui dan menyalami tetangga baru .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang angkasa raya telah kita kuasai namun apakah ruang hati kita sudah kita taklukan. &lt;br /&gt;Perkara-perkara besar telah kita kerjakan, tapi bukan hal-hal yang lebih baik. &lt;br /&gt;Kita telah membersihkan udara, tapi sebaliknya mencemari jiwa. &lt;br /&gt;Kita telah bisa menguasai atom, tapi tidak dan belum mampu mengekang praduga kita. &lt;br /&gt;Kita menulis lebih banyak, tapi belajar lebih sedikit. &lt;br /&gt;Lebih banyak yang kita rencanakan, tapi lebih sedikit yang dicapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita telah belajar serba ter-buru-buru, bukannya sabar menunggu. &lt;br /&gt;Kita menciptakan lebih banyak komputer untuk menyimpan lebih banyak informasi, untuk menghasilkan lebih banyak lagi tindasan, tapi sebaliknya kita makin lama makin sedikit berkomunikasi dengan sesama &lt;br /&gt;kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kini zamannya segala makanan siap saji, fast foods, dan waktu cerna lambat, orang-orang besar dan watak kerdil, laba yang luar biasa dan hubungan relasi yang dangkal. &lt;br /&gt;Hari-hari ini harinya rumah-rumah yang serba "wahhh dan wuuihhh dan astaghaa", tapi keluarganya pecah, morat-&lt;br /&gt;marit. &lt;br /&gt;Hari-hari ini lumrah orang-orang membuat perjalanan singkat, cepat, zamannya popok pakai-langsung-buang, moralitas yang ikut-ikutan, langsung-boleh-buang, pelayanan seks 'tuk semalam(naudzubillah), berat badan yang berlebihan, dan obat-obatan, pil penyebab tawa sinting ria gembira, sampai diam bisu membatu, dan yang mampu mengganas meliar membunuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inipun zamannya dimana lebih banyak yang dipamerkan sedangkan digudang malah kosong ........ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, pakailah sedikit waktu untuk kaunikmati bersama mereka yang anda kasihi, sebab mereka tidaklah akan selamanya ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, ucapkan kata yang ramah pada seseorang yang menengadah memandangimu penuh takjub, sebab si kecil itupun sebentar jua akan tumbuh dan meninggalkan sisimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, berilah sebuah pelukan hangat pada yang ada disampingmu(istrimu, anakmu, keluargamu,dsb) karena itulah satu-satunya harta yang bisa kau berikan dengan sepenuh hatimu dan itupun tanpa kau harus bayar sepeserpun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, ucapkan, "Aku cinta padamu" pada pasanganmu dan semua yang kau kasihi, tapi jangan hanya di bibir saja! Sebuah kecupan dan pelukan akan mengobati luka hati apabila itu benar-benar tulus dari kedalaman &lt;br /&gt;nuranimu. Jangan lupa untuk berpegang tangan dan menikmati kebersamaan itu, karena suatu hari orang itu tidak akan ada lagi disampingmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah waktu untuk mencintai, beri waktu untuk berbicara dan bagilah waktu juga untuk saling membagi pikiran-pikiran yang ada. &lt;br /&gt;Pada semua sahabat-sahabatku dalam hidupku ini, terima kasih atas kehadiran kalian. &lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2215288039655510630?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2215288039655510630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2215288039655510630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2215288039655510630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2215288039655510630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/paradoks-waktu.html' title='PARADOKS WAKTU'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1398534605935973066</id><published>2008-10-15T10:43:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T07:39:47.144+07:00</updated><title type='text'>Singkirkan Prasangka.</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda memandang suatu persoalan, tanggalkan prasangka-&lt;br /&gt;prasangka. Prasangka itu bagaikan sepatu yang nyaman dipakai &lt;br /&gt;namun tak dapat digunakan untuk berjalan. Ia memberikan &lt;br /&gt;jawaban sebelum anda mengetahui pertanyaannya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, seburuk-buruknya jawaban adalah bila anda tak paham akan masalahnya.&lt;br /&gt;Biarkan fakta yang tampak di hadapan anda terima apa adanya. &lt;br /&gt;Jangan biarkan prasangka menyeret anda ke ujung jalan yang &lt;br /&gt;lain. Mungkin anda merasa aman dengan prasangka anda, namun &lt;br /&gt;sebenarnya ia berbahaya di waktu yang panjang. Bila anda &lt;br /&gt;telah mampu melepaskan prasangka, anda menemukan pandangan &lt;br /&gt;yang lebih jernih, keberanian untuk mengatasi masalah dan &lt;br /&gt;jalan yang lebih lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mengenakan kacamata, maka yang melihat tetaplah &lt;br /&gt;mata anda. Bukan kacamata anda. Dan keadaan yang sebenarnya &lt;br /&gt;terjadi adalah apa yang berada di balik kacamata. Bukan &lt;br /&gt;yang terpantul pada cermin kacamata anda. Demikian pula &lt;br /&gt;halnya dengan diri anda, yang sesungguhnya melihat adalah &lt;br /&gt;hati anda melalui mata anda. Prasangka itu adalah debu-debu &lt;br /&gt;pikiran yang mengaburkan pandangan hati sehingga anda tak &lt;br /&gt;mampu melihat dengan baik. Usaplah prasangka sebagaimana &lt;br /&gt;anda menyingkirkan debu dari kacamata karena keinginan&lt;br /&gt;anda untuk melihat lebih jelas dan jernih lagi. :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1398534605935973066?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1398534605935973066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1398534605935973066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1398534605935973066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1398534605935973066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/singkirkan-prasangka.html' title='Singkirkan Prasangka.'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2267151178812861806</id><published>2008-10-08T15:32:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T07:40:06.435+07:00</updated><title type='text'>Memberi dan Menerima Kritik</title><content type='html'>Oleh: B. Adisetiawan S.Pd&lt;br /&gt;(b.adisetiawan@yahoo.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berkomunikasi, tugas yang paling sulit adalah memberi dan menerima kritik. Kritik sering membuat kita sakit hati dan tidak berdaya. Kita menjadi patah arang dan rendah diri. Sebaliknya, kita juga sering takut melempar kritik karena khawatir yang dikritik akan tersinggung, marah-marah bahkan memusuhi kita sehingga berdampak terhadap berkurangnya kualitas kita dalam berinteraksi dengan sesama.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebenarnya kritik adalah senjata yang ampuh untuk memperbaiki diri. Apabila ditangani dengan baik, kritik membuat kita tahu kelemahan dan kekuatan kita. Ini dapat menjadi pemicu untuk memperbaiki diri. Demikian pula, memberi kritik dengan baik, akan membantu orang lain memperbaiki dirinya,yang juga akan memperbaiki hubungan kita dengan orang tersebut. Dalam berorganisasi, apabila dikelola dengan baik, kritik bisa menjadi alat untuk memperbaiki kinerja. Memang akan selalu menemukan kesulitan untuk bersifat tegas dalam menghadapi kritik. Demikian pula tidak mudah untuk melontarkan kritik secara adil dan santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa Yang Dimaksud Dengan Kritik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita sering memandang kritik sebagai sesuatu yang seluruhnya negatif. Padahal, kritik bisa disampaikan sebagai ”seni mengevaluasi atau menganalisis secara tepat, dengan menggunakan pengetahuan...”. oleh karena itu, kritik jika dipandang sebagai peluang untuk memperluas pemahaman, sering bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk mencapai hasil positif. Bahkan jika disampaikan secara tepat, kritik bisa menjadi umpan balik yang konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengapa Kritik Sulit Ditangani?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Jika kita bisa memahami dan mengunakannya, kritik merupakan alat pemberdayaan untuk berkomunikasi secara lebih terbuka dan memperbaiki banyak segi kehidupan kita. Salah satu alasan mengapa kita cenderung menolak kritik adalah karena sebagian dari citra diri kita didasarkan pada pandangan orang lain terhadap diri kita. Kalau kita mengetahui bahwa orang lain memandang rendah kita, maka harga diri kita akan hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia terus berputar,orang cenderung bersedia mendengarkan hal-hal yang sesuai dengan pandangannya saja, tetapi menolak gagasan yang bertentangan dengan struktur keyakinannya. Tetapi, bukankah jika kita menyadari bahwa kita telah melakukan kesalahan, secara otomatis kita berusaha memperbaikinya? Apakah kritik begitu mengancam? Memang, untuk bisa mendengar pandangan yang berbeda diperlukan pikiran yang terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gender, Citra diri, dan Kritik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Riset menunjukan bahwa kemampuan kita dalam menangani kritik sering terkait dengan tingkat kepercayaan diri kita. Pria dan wanita pada usia antara 18 tahun hingga 34 tahun jauh lebih sensitif terhadap kritik karena mereka masih dalam proses pengembangan identitas atau jati diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan ”wanita cenderung memasukan ke hati” secara umum cenderung benar. Deborah Tannen,Ph.D., dalam bukunya You Just Don’t Understand, menjelaskan bagaimana pria dan wanita memandang komunikasi secara berbeda. Penilitian tersebut menunjukan terdapat perbedaan nyata mengenai cara pria dan wanita menghadapi kritikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pendekatan Pria&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tannen menemukan bahwa pada dasarnya pria dan wanita berkomunikasi untuk alasan berbeda. Tujuan pria dalam berkomunikasi adalah untuk membangun independensi dan status. Oleh karena itu, mereka berbicara dalam bentuk laporan, menyampaikan statistik dan fakta. Dalam percakapan, secara terus menerus mereka mencari informasi yang akan membantunya dalam membangun independensi dan/atau status.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria ingin menjadi pusat perhatian dengan cara menyampaikan lelucon atau mengesankan orang lain dengan pengetahuannya. Mereka membuktikan dirinya dengan tampilan verbal. Ketika ada kritik yang menimpanya, pria tidak akan menyukainya karena berarti merendahkan status dan independensinya. Meskipun demikian,jika anda mengkritik seorang pria dengan menggunakan contoh spesifik dan fakta,dia akan menghadapinya dan menerimanya – karena dia memahami bahwa contoh dan fakta tersebut bisa membantunya untuk menjadi lebih efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pendekatan Wanita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, wanita sering tumbuh dalam konsep yang keliru bahwa kalau ada kritik berarti ada sesuatu yang keliru dalam dirinya. Dalampenelitiannya, Tannen menemukan tujuan wanita dalam berkomunikasi adalah untuk membangun hubungan dan keintiman. Wanita menikmati hubungan yang baik dan berinteraksi dengan orang lain.oleh karena itu, ketika wanita dikritik, mereka merasa hubungan ini muncul dalam bentuk ”peang dingin” – wanita merasa terluka dan dia tidak ingin berbicara dengan pengkritik atau siapa pun yang terkait dengan pengkritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi ”perang dingin” sangat sulit dipahami oleh pria. Seorang pria bisa saja berkonflik dengan pri lain pada pukul 10 pagi dan makan siang bersama pada siang harinya. Perilaku ini tidak bisa diterima oleh kebanyakan wanita. Karena merasa terluka perasaannya, maka mereka membutuhkan waktu beberapa lama untuk membangun kembali hubungan yang telah rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, anda tidak perlu memberi kritik kepada wanita hanya karena reaksi yang ”khas” ini. Baik pria maupun wanita sama-sama membutuhkan kritik agar bisa berkembang. Namun demikian,harus dipahami bahwa wanita cenderung lebih sensitif dibanding pria. Wanita harus lebih memahami bahwa kritik tidak sinonim dengan ketidaksetujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, wanita bersedia juga untuk membicarakan situasi yang menjadi pangkal kritik terhadap dirinya dan membangun kembali hubungan. Tetapi,”waktu yang tepat” untuk melakukan ini biasanya harus mengikuti pengertian mereka. Wanita juga cenderung peka terhadap tanda-tanda nonverbal dan bisa segera ”merasakan” jika ada sesuatu yang tidak beres. Sebaliknya, pria terkadang mengabaikan tanda-tanda nonverbal sebelum situasinya memburuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengubah Keyakinan Anda Terhadap Kritik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat keyakinan anda terhadap kritik. Jika anda percaya bahwa semua kritik adalah negatif dan dengan adanya kritik berarti anda gagal. Maka apabila anda menerima kritik, hasilnya adalah penolakan terhadap diri sendiri dan kemampuan anda. Akibat berikutnya adalah anda tidak bisa bergerak maju, tidak tumbuh berkembang. Dengan sikap seperti itu, anda menjadi stagnan, tidak pernah berhasil menerobos tembok keliling yang mengurung anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lingkungan yang berkembang cepat saat ini, kemampuan beradaptasi, berubah, dan tumbuh dengan memanfaatkan umpan balik menjadi sangat penting. Definisi kita terhadap istilah ketololan adalah ”melakukan hal yang sama berkali-kali, tetapi mengharapkan hasilyang berbeda”. Anda tidak bisa duduk diam dan berharap bisa mempertahankan posisi anda,apalagi tumbuh. Saat ini, belajar seumur hidup sudah menjadi keharusan, dan kritik adalah kunci kita untuk tumbuh dan berkembang. Anda harus belajar menerima dan menyambut kritik sebagai sarana untuk belajar. Jika anda bisa mengubah cara pandang anda terhadap krtik, maka tekanan akibat kritik juga menjadi lebih ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, anda bebas untuk menerima atau menolak kritik yang datang. Ironisnya, semakin anda menolak kritik, kritik tersebut semakin menjadi masalah. Semakin anda menerima kritik berikut ketidak-terhindaranya, semakin mudah anda memanfaatkannya untuk membangun keunggulan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara lain untuk menjelaskan dampak dari keyakinan kita adalah dengan menilai percakapan diri kita. Percakapan diri adalah suatu istilah untukmenjelaskan arus pemikiran sadar (keyakinan) yang mencerminkan sikap kita terhadap suatu peristiwa dalam kehidupan kita. Percakapan diri dan keyakinan kita terwujud menjadi kenyataan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengontrol ucapan-ucapan kita pada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan diri yang negatif berkontribusi terhadap perasaan kita yang diserang dan dikalahkan oleh pengkritik kita. Jika kita membolehkan orang lain menentukan perasaan kita terhadap diri kita sendiri, berarti kita memberinya kekuasan untuk mengendalikan reaksi kita terhadap diri kita. Padahal kita memiliki kontrol yang lengkap terhadap makna yang kita berikan terhadap kritik, dan oleh karena itu, menentukan juga teradap cara kita merespon kritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menanggapi Kritik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kajian Simon/ Bright mengenai kritik menemukan bahwa kemungkinan besar kita akan marah apabila kritik datang dari keluarga pasangan kita (24%), pasangan (22%), dan bawahan (21%). Namun, kita bisa menanggapinya dengan baik jika kritik datang dari Guru, teman, ayah, atau atasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik, kita merasa sangat penting untuk melakukan tindakan koreksi apabila kritik disampaikan oleh atasan (72%) dan pasangan (62%), tetapi menganggap tidak perlu melakukan tindakan koreksi apabila kritik disampaikan oleh saudara dari pasangan kita atau dari saudara-saudara sekandung kita. Berkaitan dengan hasil tersebut, kita akan berusaha dengan sungguh-sungguh mengubah perilaku kita apabila dikritik oleh atasan (61%) dan pasangan hidup (54%).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan amat tersinggung oleh kritik yang mempertanyakan integritas kita (85%) dan mengenai kinerj pekerjaan kita (74%). Ditemukan, ternyata wanita lebih sensitif dalam bereaksi terhadap kritik dibanding pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering terjadi, kesulitan dalam menangani kritik karena ternyata, paling tidak sebagian, kritik tersebut mengandung kebenaran. Jika kritik tersebut benar-benar keliru, mungkin tidak akan menyulitkan  kita. Meskipun demikian, walaupun disampaikan secara buruk, kritik akan memaksa kita untuk memeriksa perilaku kita dan menarik beberapa kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Jenis Kritik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya terdapat tiga jenis kritik yang kita terima: (1) kritikvalid, bona fide, (2) kritik yang tidak valid, tidak berdasar, (3) kritik yang tidak jelas atau sekedarperbedaan pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.kritik VALID merupakan kritik yang paling sulit untuk kita tangani, karena dalam beberapa hal kita mengakui kebenarannya. Namun demikian, ada kecenderungan kita merespon kritik yang valid ini secara berlebihan, dan menganggapnya lebih penting dari yang seharusnya. Sebenarnya kita harus bisa menerima diri kita, termasuk ketika melakukan kesalahan. Kita harus ingat bahwa semakin kita aktif dan semakin banyak yang kita lakukan, maka semakin besar kemungkinan kita akan membuat kesalahan, dan karenanya akan mendapat kritik. Sementara tidak melakukan tindakan hanya karena ingin menghindari berbuat salah merupakan alternatif pengecut dan tidak produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.kritik TIDAK BERDASAR, atau tidak valid, muncul karena perilaku kita tidak sesuai dengan harapan orang lain. Orang sering tidak mengkomunikasikan harapannya sehingga besar kemungkinan kita untuk mengecewakan mereka. Tetapi,ini adalah kesalahan mereka, bukan kesalahan kita. Selain itu, agar kritikbisa benar-benar bermanfaat, harus diungkapkan secara spesifik, dengan istilah yang kongkret, sehingga kita bisa memahami harapannya dan mengambil tindakan yang tepat jika kita memilih untuk mengambil tindakan.&lt;br /&gt;Dr. Hendrie Weisinger,penulis buku Nobody’s Perfect (Statford Press, 1981) menyarankan agar anda mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri apakah kritik tersebut valid atau tidak valid.&lt;br /&gt;1. Apakah saya mendengar umpan balik sama yang datang lebih dari satu orang?&lt;br /&gt;2. Apakah pemberi kritik mengetahui persis mengenai pkok persoalannya?&lt;br /&gt;3. Apakah standar yang dimiliki oleh pengkritik diketahui dan masuk akal?&lt;br /&gt;4. Apakah kritik yang disampaikan benar-benar berkaitan dengan diri kita? Atau kritik tersebut muncul karena pengkritik sedang kesal atau kecewa karena suatu hal lain yang tidak ada kaitannya dengan kita?&lt;br /&gt;5. Seberapa pentingkah bagi saya untuk menanggapi kritik tersebut? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.jenis kritik ketiga adalah KRITIK YANG TIDAK JELAS atau kritik yang hanya sekedar menunjukan adanya perbedaan pendapat. Pada jenis kritik ini, pengkritik adakah orang yang beranggapan bahwa mereka memiliki nilai dan metode yang lebih baik dibanding dengan nilai dan metode yang anda miliki. Kritik semacam ini sering sangat efektif untuk menutupi perasaan yang sesungguhnya, seperti rasa cemburu, takut terhadap sesuatu yang tidak dikenal, rasa tidak aman, arogansi, atau bahkan keinginan untuk menunjukan kewibaan diri seseorang. Tetapi, sebagaimana terhadap kritik jenis lain, kritik jenis ini penting untuk kita hadapi karena kemungkinan pengkritik memang memiliki perasaan yang harus kita perhitungkan.pendek kata, jenis kritik ini mungkin lebih berkaitan dengan pengkritik daripada dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tiga Tahap Merespon Kritik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika menerima kritik, begitu kritik disampaikan, sangat penting untuk menyadari bahwa kita lebih banyak memiliki kontrol dibanding pengkritiknya. Selanjutnya terserah anda, apakah kritik tersebut menurut anda perlu dan bermanfaat untuk di tindaklanjuti. Pada dasarnya terdapat tiga tahap yang kita lalui ketika menghadapi kritik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAHAP SATU: Menyadari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahap MENYADARI, kita mengetahui bahwa kita sedang dikritik dan dengan segera insting kita mengambil alih. Kita mungkin segera melakukan serangan balik, mengambil tindakan defensif, atau menjadi korban tak berdaya yang secara otomatis menerima nilai pengkritik begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Serangan Balik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika memberi serangan balik kepada pengkritik, kita sering menggunakan sarkasme, meruntuhkan keberaniannya, atau dengan sindiran.terkadang kita benar-benar ”bersemangat” dalam melakukan serangan balik dengan sarkasme,sehingga apabila kita memiliki audiens,kita akan disambut dengan tawaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelawak atau kartunis banyak menggunakan sarkasme karena dengan sarkasmelah mereka menjadi lucu. Sarkasme merupakan istilah dari bahasa latin yang artinya ”merobek-robek”. Ini merupakan istilah yang tepat untuk menggambarkan perasaan orang yang terkena serangan sarkasme. Sarkasme sering mematikan,dan ini tentu saj bukan merupakan cara bereaksi yang tepat untuk menghadapi kritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyerang dengan meruntuhkan kepercayaan diri pengkritik menunjukan bahwa anda tidak berniat membangun hubungan,tetapi hanya berupaya agar pengkritik kehilangan keberanian atau kepercayaan diri. Cara ini menghapus suasana dimana anda bisa terus berbicara dengan dengan pengkritik secara nyaman. Demikian pulapengkritik, tidak bisa berbicara secara nyaman dengan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melakukan serangan balik kepada pengkritik yang agresif, mungkin kita merasa tidak mempengaruhi orang tersebut.namun, sebenarnya serangan kita menghujam lebih dalam dari yang kita duga. Sering, orang yang mengkritik kita sebenarnya merasa tidak aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Korban Tidak Berdaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Respon sebagai ”korban tidak berdaya”, atau reaksi pasif, juga tidak banyak membantu. Jika anda tidak mengucapkan sepatah kata pun atau menerima kritik sebagai kritik yang sah tanpa menilainya lebih dahulu, anda akan nampak seperti tidak memiliki kepercayaan diri dan kehilangan penghargaan dari orang lain dan dari diri sendiri! Kedua, kemungkinan anda tidak akan benar-benar mengetahui apa yang dimaksudkan sesungguhnya oleh pengkritik, kecuali jika anda meluangkan waktu untuk menilai kritik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendekatan yang jauh lebih baik untuk menghadapi kritik adalah dengan menyadari bahwa kita sedang dikritik, itu saja – baru dengan cepat bergerak untuk menilai kritik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAHAP DUA: Menilai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap kedua, anda MENILAI kritik yang disampaikan,maksud dari pengkritik, dan seberapavalidkah kritik tersebut. Untuk menentukan apakah kritik tersebut valid atau tidak, perhatikan pula perilaku nonverbal pengkritik. Anda bisa menghentikan intensitas perasaannya dan seberapa terbuka dia untuk menghadapi tindakan yang akan anda ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selidiki fakta yang berkaitan dengan kritik yang disampaikan untuk memastikan bahwa anda benar-benar memahami ucapan dan maksud dari pengkritik. Untuk melakukan klarifikasi, ajukan pertanyaan berikut ini&lt;br /&gt;1. Apa sebenarnya yang telah terjadi?&lt;br /&gt;2. Kapan hal tersebut terjadi?&lt;br /&gt;3. Apa yang telah keliru?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting juga, anda berusaha untuk mendapat kritik. Anda harus menjelaskan kritik apa yang ingin anda peroleh untuk dinilai dan dengan cara seperti apa anda ingin menerimanya. Karena anda bisa mengontrol kritik tersebut, maka kemungkinan besar kritik tersebut bermanfaat untuk mencapai perbaikan dalam kinerja anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah meneliti fakta, berusahalah untuk mempertimbangkan apakah kritik tersebut akurat atau tidak. Luangkan waktu untuk berpikir sebelum anda memberi respon. Berusahalah jujur, tetaplah tenang dan fokuskan pada hasil, pertimbangkan respon anda sebelum berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAHAP TIGA: Bertindak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada tahap akhir, anda memutuskan TINDAKAN apa, jika memamng harus ada tindakan yang ingin anda ambil terhadap kritik tersebut. Mari kita pelajari strategi BERTINDAK untuk menghadapi kritik secara asertif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BUKAN WAKTUNYA UNTUK MEMBERI KRITIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda memutuskan bentuk kritik yang akan digunakan, harus diingat bahwa ada saatnya anda tidak memberi kritik.&lt;br /&gt;1.jangan memberi kritik ketika anda sedang marah, tertekan, atau tersinggung.&lt;br /&gt;2.jangan memberi kritik ketika waktunya tidak tepat bagi penerima, atau ketika penerima kriritk tidak bisa melakukan apa-apa terhadapkritik tersebut.&lt;br /&gt;3.jangan memberi kritik ketika anda tidak memiliki fakta atau bukti spesifik untuk mendukung kritikan anda.&lt;br /&gt;4.jangan memberi kritik untuk melakukan permainan kekuasaan –untuk meruntuhkan kepercayaan diri penerima atau untuk menunjukan bahwa diri anda penting.&lt;br /&gt;5.jangan mengharapkan hasil dari kritik anda jika anda belum menetapkan tujuan atau harapan bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hathaway, Patti. (2001).  Giving And Receiving Feedback. CV Teruna Medika.&lt;br /&gt;Schubert, Susan. (2001). Memanajemeni Atasan. PPM, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2267151178812861806?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2267151178812861806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2267151178812861806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2267151178812861806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2267151178812861806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/10/memberi-dan-menerima-kritik.html' title='Memberi dan Menerima Kritik'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1207964882318614</id><published>2008-09-12T11:18:00.000+07:00</published><updated>2008-10-21T07:40:28.375+07:00</updated><title type='text'>GIANT STEP TO BE ENTREPRENEUR</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh : SENA LESMANA, SE.Ak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini yang saya yakini adalah bahwa di dunia ini semua bisnis menguntungkan tidak ada bisnis yang jelek, coba kita perhatikan ada yang berbisnis semen dia bisa kaya raya dengan bisnis semen nya, &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; ada yang berbisnis lampu dia bisa kaya raya dengan bisnis lampunya, bahkan ada yang berbisnis sampah pun dia bisa kaya raya dengan bisnis sampah nya, namun pertanyaan kita mengapa banyak orang berbisnis rugi, gagal bahkan sampai bangkrut? Ini pertanyaan yang mengelitik kita sekaligus membuat kita enggan untuk berbisnis karena ketakutan – ketakutan kita diantaranya takut rugi, tidak punya modal, bukan lahir dari anak orang kaya, bukan keturunan orang kaya bahkan kita mengatakan tidak berbakat dalam bisnis padahal ketika kita dilahirkan kita sudah dilatih untuk berbisnis kita ambil contoh ketika kita dilahirkan maka seorang bayi akan menangis sekuat tenaga untuk mencari perhatian kedua orang tuanya bahkan sang dokter dan perawat pun akan ikut sibuk menyiapkan semua kebutuhan awal sang bayi agar dia dalam kondisi sehat ini adalah salah satu dari kegiatan bisnis, ketika sang bayi belum bisa makan sendiri dia akan berusaha memarketingkan dirinya sendiri ketika lapar dia akan menangis untuk meminta air susu ibu nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dalam berbisnis,bisnis merupakan sebuah proses menjual dan meyakinkan pelanggan untuk membeli produk atau jasa anda, sehingga ketika kita berbisnis maka kita seperti hal nya seorang bayi yang selalu mengatakan atau menceritakan keinginannya dan keunggulan produk/jasa anda pada orang banyak dan meyakinkan pada pelanggan bahwa produk/jasa kita benar-benar bagus&lt;br /&gt;Bagaimana kita sebagai pemula untuk memulai masuk dalam dunia bisnis, ada banyak cara untuk bisa masuk dalam bisnis anda boleh banyak belajar dari berbagai macam cara yang ada didunia ini karena bisnis ada sebuah seni  yang  tidak ada standar baku ketika kita mau sukses dalam berbisnis, namun ada baiknya kita belajar dari orang – orang yang sudah sukses dalam berbisnis dan meminta nasihat serta masukan apa yang sudah dia lakukan selama sekian puluh tahun perjalanan bisnis nya merupakan pengalaman yang mahal yang  tidak bisa dibayar dengan uang dan kita bisa mempelajari pengalaman orang yang sudah sukses supaya kita tidak terjeblos dalam lubang kegagalan yang sama dan akan sangat menghemat waktu kita dalam perjalanan bisnis kita&lt;br /&gt;Ada beberapa tahapan yang harus kita lakukan ketika kita akan memulai bisnis diantaranya : &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Know What You Want&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini kita harus tahu apa sebenarnya yang kita benar – benar inginkan, kita ingin menjadi apa dalam usia 45 tahun?pada usia 50 tahun kita ingin memiliki apa?tahun berapa kita akan keliling dunia?kapan kita memiliki mobil mercedez seri terbaru?&lt;br /&gt;Kita harus memulai membuat tujuan dalam hidup kita dan juga tujuan dalam berbisnis karena ini menentukan arah yang tepat ketika kita ingin berbisnis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Knowing Your Strength Talent&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kenali kekuatan yang anda miliki saat ini yaitu sebuah pola pikiran perasaan, tingkah laku yang anda lakukan berulang – ulang yang memiliki nilai produktif dan menghasilkan sehingga ketika anda melakukannya anda tidak pernah bosan dan anda sangat bersemangat untuk melakukannya lagi dan lagi dan lagi dan lagi… terus menerus serta anda merasa semakin kuat ketika anda melakukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Find Easy Strategy to Get in&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Ketika kita ingin berbisnis kadang kala kita terjebak dengan berbagai macam teori cara sukses yang begitu sulit bahkan membingungkan kita sehingga kita enggan untuk memulai bisnis padahal ada banyak cara mudah untuk masuk ke dunia bisnis, saat ini sudah banyak pembicara, trainer, motivator dan entrepreneur sukses yang mau berbagi pengalamannya berbisnis dengan memilih modeling orang sukses yang mirip dengan karakter anda, anda bisa mengikuti tips dan kiat sukses orang yang anda jadikan modeling anda berbisnis, maka anda akan dengan mudah bisa memulai bisnis anda oleh karena itu cari orang – orang yang menurut anda memiliki kemiripan dengan anda karakternya ikuti setiap tips dan saran – sarannya yang baik maka anda akan dengan mudah bisa menjadi pebisnis yang sukses&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Learning Marketing &amp; Selling&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci sukses berbisnis adalah menjual produk/jasa kita kepada pelanggan disini diperlukan sebuah cara yang jitu dan kreatif dalam menjual, boleh dikatakan ini sebagai sebuah seni dalam menjual, jadi ketika kita akan masuk dalam dunia binis maka pelajari dulu tetang ilmu marketing dan selling yang membantu kita dalam menghidupkan bisnis kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Learning Human Resources&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada awal ketika kita mulai masuk dalam bisnis semua hal harus kita lakukan sendiri dari menjadi direktur merangkap manajer operasional merangkap manajer keuangan merangkap administrasi bahkan merangkap sebagai office boy, hal ini wajar ketika kita baru memulai bisnis kita namun dalam perkembangannya ketika bisnis kita berkembang maju kita perlu beberapa orang yang membantu tugas – tugas kita dan mengerjakan pekerjaan yang sifat nya rutinitas, kita perlu bantuan banyak orang untuk menjalankan bisnis kita sehingga kita perlu mempelajari bagaimana karakter orang dan sifat – sifat orang dalam melakukan aktifitas tugasnya dan diperlukan sebuah keilmuan mengelola orang agar mau bekerja sama dan sama – sama bekerja untuk mencapai tujuan bisnis kita&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Control  Your Cashflow&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika bisnis sudah mulai berkembang maka diperlukan pengelolaan keuangan yang tepat dalam menjalan roda bisnis kita karena uang diibaratkan sebagai darah yang mengalir dalam tubuh kita yang memiliki peran yang sangat penting ketika darah kita bermasalah maka seluruh tubuh kita akan ada masalah yang cukup serius bahkan boleh jadi kita bisa meninggal, permasalahan dasar ketika berbisnis kita sulit membedakan mana uang untuk dapur/rumah tangga dengan mana uang perusahaan semuanya tercampur aduk dalam pengelolaan keuangan kita sehingga kita sulit menilai jika bisnis kita ini maju atau mundur, oleh karena itu diperlukan pengendalian keuangan anda  dan mulai memisahkan mana uang dapur dan mana uang perusahaan anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Spiritual Attitude to Guide You in the Darkness&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbisnis ada banyak hal yang tidak pasti bahkan boleh dikatakan banyak ketidakpastian ketika kita berbisnis , ketika kita berjalan disebuah kegelapan kita sangat berharap ada sebuah cahaya yang akan menerangi  jalan kita entah itu cahaya lampu senter, lampu cempor bahkan lampu patromak kita sangat membutuhkannya saat itu dan ketika kita mendapatkannya kita begitu bahagia dan senangnya karena ada orang yang membantu anda memberikan penerangan disepanjang jalan anda dan kita dengan cepat berjalan mencapai tujuan kita, sama halnya dalam berbisnis banyak hal yang tidak pasti bahkan tidak jelas kelihatan oleh mata kita oleh karena itu kita perlu bantuan sang Pencipta alam semesta ini membantu kita menerangi jalan bisnis kita yang tidak menentu arahnya dan menunjukkan jalan ketika kita tersesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;TO BE CONTINUE…. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="javascript:print(document)"&gt;Cetak Halaman Ini&lt;/a&gt;++&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1207964882318614?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1207964882318614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1207964882318614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1207964882318614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1207964882318614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/09/giant-step-to-be-entrepreneur.html' title='GIANT STEP TO BE ENTREPRENEUR'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-5977457317570693923</id><published>2008-09-02T05:08:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:02:20.368+07:00</updated><title type='text'>Pendapat Orang lain tentang diri anda</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang takut pada pendapat orang lain tentang diri mereka. Padahal, suka&lt;br /&gt;atau tidak, orang lain pasti memiliki pendapat tentang diri anda. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dan, anda pun&lt;br /&gt;takkan mampu menghentikannya. Sebaliknya, bila mau, boleh-boleh saja anda&lt;br /&gt;membalas mengatakan sesuatu tentang orang lain. Sayangnya berbantah-bantahan&lt;br /&gt;tentang hal ini tak selamanya menolong keadaan. Jadi, mengapa risau? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali ketakutan muncul karena kita berusaha membenarkan atau menyalahkan&lt;br /&gt;pendapat-pendapat itu. Padahal, semestinya tak perlulah itu menambah atau&lt;br /&gt;mengambil sesuatu dari anda. Yang lebih buruk lagi adalah, bila anda hanya&lt;br /&gt;ingin mendengar sesuatu yang anda sukai saja, dan menolak apa yang tak ingin&lt;br /&gt;terdengar. Setuju atau tidak, seringkali ini tak lebih dari ajang pengingkaran&lt;br /&gt;diri. Biarlah orang lain mengatakan sesuatu tentang anda. Bila itu bermanfaat,&lt;br /&gt;kenakan sebagai perbaikan diri. Bila tidak, terimalah. Setidaknya ada orang&lt;br /&gt;yang memperhatikan anda. Dan, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku sering takut sama pemikiran orang lain terhadap diriku. Takut&lt;br /&gt;seandainya orang lain berpikiran jelek tentang diriku, takut mereka&lt;br /&gt;membicarakan kejelekan dan kelemahanku dibelakang punggung ku, TerKadang aku&lt;br /&gt;sampai nggak bisa berpikir apa yang musti kulakukan untuk mengatasi rasa takut&lt;br /&gt;itu, tapi aku tahu aku mesti mulai untuk menghadapi segalanya, termasuk&lt;br /&gt;menghadapi dan menerima pendapat miring orang lain terhadap diriku, karena aku&lt;br /&gt;yakin bahwa DIsamping kelemahan juga ada kelebihan dalam diriku. Dan aku juga&lt;br /&gt;percaya bahwa apaun pendapat mereka tentangku pasti bermanfaat dalam&lt;br /&gt;pengembangan jiwa dan kepribadianku.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-5977457317570693923?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/5977457317570693923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=5977457317570693923' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/5977457317570693923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/5977457317570693923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/09/pendapat-orang-lain-tentang-diri-anda.html' title='Pendapat Orang lain tentang diri anda'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1675479081487166952</id><published>2008-08-20T14:53:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:02:39.228+07:00</updated><title type='text'>FENOMENA: Puisi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu cerita mengenai seorang pemuda yang menyenangi puisi dan &lt;br /&gt;tinggal berseberangan sungai dengan gurunya. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu, pada suatu hari menulis puisi yang isinya menguraikan tentang tidak adanya sifat "Keakuan" dalam dirinya dimana angin dari delapan penjuru pun tidak akan mampu menggoyahkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puisi tersebut selesai ditulis, yang menurut dia adalah yang terindah, maka diutuslah pelayannya ke seberang untuk dikirimkan kepada gurunya dengan maksud mendapatkan pujian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya, sesudah membaca puisi tersebut, langsung menulis di belakang kertas puisi itu, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Puisi Anda ini bau seperti kentut!&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja pemuda tersebut marah bukan kepalang setelah membaca komentar gurunya. Dia pun memutuskan untuk mengunjungi gurunya secara langsung dan dengan emosi meluap, dia berteriak, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Guru sungguh tidak bisa menghargai keindahan puisi. Puisi itu adalah yang terindah menurut saya, tetapi Guru bukannya memberikan pujian, malah mencerca seperti bau kentut !!!&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya menjawab dengan ketawa, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ha...ha...ha..., muridku, bagaimana engkau mengatakan sudah tidak mempunyai sifat Keakuan sampai angin dari delapan penjuru pun tidak mampu menggoyahkan dirimu. Lihat saja, baru kena satu angin kecil (kentut), Anda sudah terbirit-birit menemuiku!!!&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mmm:&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya melewati hari ini hanya sekali; karenanya setiap perbuatan baik yang dapat saya lakukan atau kebaikan apapun yang bisa saya perbuat kepada siapapun, biarlah saya melakukannya sekarang. Jangan biarkan saya mengabaikannya, karena pasti saya tidak akan melewati hari ini lagi.&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1675479081487166952?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1675479081487166952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1675479081487166952' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1675479081487166952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1675479081487166952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/08/fenomena-puisi.html' title='FENOMENA: Puisi'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1874071912460838430</id><published>2008-08-14T09:37:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:04:46.490+07:00</updated><title type='text'>Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Wanita</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Buat Marya (all i need, belong to you)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua wanita yang bergelar istri maupun yang bakal menjadi istri... mari kita hayati apa yang terbetik dalam syair dibawah ini. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun perkawinan,&lt;br /&gt;Membuka tabir rahasia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang menikahi kamu,&lt;br /&gt;Tidaklah semulia Muhammad,&lt;br /&gt;Tidaklah setakwa Ibrahim,&lt;br /&gt;Pun tidak setabah Ayub,&lt;br /&gt;Atau pun segagah Musa,&lt;br /&gt;Apalagi setampan Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru suamimu hanyalah pria akhir zaman,&lt;br /&gt;Yang punya cita-cita,&lt;br /&gt;Membangun keturunan yang soleh ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun Perkawinan,&lt;br /&gt;Mengajar kita kewajiban bersama,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,&lt;br /&gt;Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,&lt;br /&gt;Suami bagaikan balita yang nakal, Kamu adalah penuntun kenakalannya,&lt;br /&gt;Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,&lt;br /&gt;Seketika Suami menjadi bisa, Kamu lah penawar obatnya,&lt;br /&gt;Seandainya Suami masinis  yang lancang, sabarlah memperingatkannya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan ataupun Perkawinan,&lt;br /&gt;Mengajarkan kita perlunya iman dan takwa,&lt;br /&gt;Untuk belajar meniti sabar dan redha,&lt;br /&gt;Karena memiliki suami yang tak segagah mana,&lt;br /&gt;Justeru Kamu akan tersentak dari alpa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bukanlah Khadijah,&lt;br /&gt;yang begitu sempurna di dalam menjaga&lt;br /&gt;Pun bukanlah Hajar,&lt;br /&gt;yang begitu setia dalam sengsara&lt;br /&gt;Cuma wanita akhir zaman,&lt;br /&gt;Yang berusaha menjadi solehah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1874071912460838430?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1874071912460838430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1874071912460838430' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1874071912460838430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1874071912460838430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/08/sebuah-syair-renungan-singkat-bagi.html' title='Sebuah Syair Renungan Singkat Bagi Wanita'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3062421265425519477</id><published>2008-08-10T10:50:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:03:58.267+07:00</updated><title type='text'>Perlambang Cinta Abadi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, Ratu Mesir Cleopatra hendak menunjukkan kekuasaan dan kemakmuran negerinya kepada pimpinan pasukan penjajah, Jenderal Marc Antony dari Romawi. Saat makan malam, ia melepas sebuah mutiara besar dari giwangnya. Ia menggerus mutiara itu hingga hancur menjadi bubuk, mencampurkannya pada secawan anggur lalu meminumnya. Terpaku melihat itu, Antony menolak makan malamnya --sebutir mutiara lainnya-- dan mengakui kekuasaan Cleopatra. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, mutiara memang sering diasosiasikan dengan kekuasaan serta kemakmuran. Bisa dipahami, karena menurut taksiran ahli perhiasan pertama di dunia, Pliny, dalam bukunya, Natural History, sepasang mutiara Cleopatra itu harganya bernilai lebih dari US$9 juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ditemukannya teknik pembudidayaan kerang mutiara pada awal abad ke-20 oleh Kokichi Mikimoto dari Jepang, perhiasan mutiara memang hanya dikenakan oleh mereka yang dianggap sebagai orang-orang terhormat, seperti keluarga bangsawan, atau mereka yang sangat kaya. Tengoklah mahkota atau perhiasan para raja dan ratu yang kerap dihiasi mutiara selain bebatuan mulia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga mutiara, yang diperoleh dari alam, memang sangat mahal karena sulit diperoleh. Bila pun ditemukan, hanya kalangan di atas saja yang berhak memakainya. Sekarang, perhiasan mutiara dari hasil budidaya, berupa seuntai kalung yang terdiri dari sekitar 50 butir mutiara, misalnya, bisa dibeli dengan harga US$500 hingga US$5.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelangkaan mutiara alam digambarkan oleh Susie Budiatni, Direktur PT Mutiara Rote Indah yang membudidayakan kerang Pinctada maxima di kawasan Rote. "Belum tentu 1 dari 10.000 butir mutiara yang ada di dunia ini adalah mutiara alam, lo," ujarnya. Jenis mutiara ini terbentuk ketika benda asing,seperti butiran pasir atau potongan koral, masuk ke dalam kerang. Kerang melakukan aksi perlindungan dengan mengeluarkan liurnya (nacre) untuk membungkus benda asing tersebut. Lapisan-lapisan liur inilah yang membentuk mutiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip serupa diterapkan oleh Mikimoto saat membudidayakan kerang mutiara. Penemuan Mikimoto merupakan revolusi dalam 'industri' mutiara. Ini membuat aneka jenis, bentuk, dan warna mutiara terbentuk, harga mutiara lebih terjangkau dan tentu saja lebih banyak lagi kalangan yang dapat menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis mutiara terkenal yang dibudidayakan di laut adalah mutiara Laut Selatan (South Sea pearl), Akoya dari Jepang, mutiara hitam dari Tahiti (Tahitian pearls). Mutiara Laut Selatan banyak diproduksi di belahan bumi selatan, seperti di Indonesia (terutama di kawasan timur), Filipina, Australia, Thailand, juga Myanmar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna-warna khas jenis ini adalah putih, krem, kuning hingga keemasan, perak, merah jambu, dan hitam berbaur warna-warna lain (peacock). Berukuran rata-rata besar 10-16 mm, bentuknya mulai dari bulat, pipih seperti kancing, tetesan air (drop) hingga tak beraturan (baroque).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan jenis Akoya yang rata-rata berukuran 5-8 mm. Warnanya kebanyakan putih, krem, dan biru keabu-abuan. Bentuk dasarnya adalah setengah bulat (semiround), bulat, dan drop. Mutiara Tahiti sebenarnya termasuk South Sea pearls. Bedanya, warna mutiara yang dihasilkan di sini hitam, baik yang pekat, maupun yang bersemu abu-abu, hijau, cokelat, atau merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerang mutiara juga bisa dibudidayakan di air tawar, seperti di Cina. Hasilnya adalah mutiara berwarna putih. Kelebihannya, jenis ini bisa dicelup dengan warna-warna yang dikehendaki. Ukurannya kecil-kecil, namun dalam satu kerang bisa dihasilkan hingga 30 butir mutiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap jenis tersebut memiliki kelebihan. Namun, ada enam hal yang menjadi patokan untuk memilih mutiara yang baik. Masing-masing adalah ketebalan nacre, kilauan (luster), bentuk, warna, ukuran, serta kesempurnaan permukaan mutiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, seperti halnya tiada gading yang tak retak, tak ada mutiara yang tak bercacat. "Bila mutiara itu sangat mulus dan bobotnya ringan, kemungkinan besar ini imitasi," jelas Susie. Cara lain untuk menentukan keaslian mutiara adalah dengan menggosokkannya ke deretan gigi Anda. Bila ngilu, kata Susie, mutiara itu pasti asli. Mutiara asli juga akan terasa seperti berpasir saat digigit perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilau mutiara tidaklah seperti gemerlapnya perhiasan batu mulia lainnya. Namun begitu, mutiara justru tetap dapat tampil memikat meski hadir secara sederhana, saat dikenakan dalam bentuk butiran atau untaian tunggal. Baik itu berupa giwang, kalung, bros, gelang, atau cincin. Karena itulah, perhiasan mutiara dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan, mulai dari pagi hingga malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran, banyak desainer yang menggunakan mutiara, asli maupun imitasi, dalam berbagai karya rancangan mereka. Sebut saja Gabriel 'Coco' Chanel, yang desain-desain perhiasan dan aksesori mutiaranya sangat khas dan bisa dikenali sebagai gaya Chanel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pemakainya, mutiara diyakini bisa memancarkan citra diri yang penuh keanggunan, kecantikan, maupun kesucian yang sempurna. Sama seperti keyakinan bangsa Yunani kuno dan Romawi kuno. Beberapa kepercayaan lain menganggap mutiara berkaitan dengan perlindungan dari hal-hal buruk, kemujuran, bahkan cinta. Persis seperti bangsa India yang menganggap mutiara 'Sang Ratu Permata', sebagai perhiasan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam versi lain, memang dikisahkan pula bahwa aksi menggerus mutiara dan meminum bubuknya justru menggambarkan tanda keabadian cinta Cleopatra kepada Antony yang kemudian menjadi suaminya.&lt;br /&gt;Semoga bermnafaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3062421265425519477?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3062421265425519477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3062421265425519477' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3062421265425519477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3062421265425519477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/08/perlambang-cinta-abadi.html' title='Perlambang Cinta Abadi'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7338834720707382986</id><published>2008-08-01T09:20:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:05:05.108+07:00</updated><title type='text'>BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Coba tengok disekitar Anda, siapa yang Anda cinta &amp; siapa yang Anda sukai?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihadapan orang yang kau cintai, &lt;br /&gt;musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah&lt;br /&gt;Dihadapan orang yang kau sukai, &lt;br /&gt;musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya&lt;br /&gt;lebih indah walau sedikit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihadapan orang yang kau cintai, &lt;br /&gt;jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat &lt;br /&gt;Dihadapan orang yang kau sukai, &lt;br /&gt;kau hanya merasa senang dan gembira saja &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau&lt;br /&gt;cintai, matamu berkaca-kaca&lt;br /&gt;Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau&lt;br /&gt;sukai, engkau hanya tersenyum saja &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihadapan orang yang kau cintai, &lt;br /&gt;kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam&lt;br /&gt;Dihadapan orang yang kau sukai, &lt;br /&gt;kata kata hanya keluar dari pikiran saja &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang yang kau cintai menangis, &lt;br /&gt;engkaupun akan ikut menangis disisinya&lt;br /&gt;Jika orang yang kau sukai menangis, &lt;br /&gt;engkau hanya menghibur saja &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa&lt;br /&gt;suka dimulai dari telinga &lt;br /&gt;Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup&lt;br /&gt;dengan menutup telinga.&lt;br /&gt;Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang&lt;br /&gt;yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air&lt;br /&gt;mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang&lt;br /&gt;cukup lama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta... ada perasaan yang lebih mendalam. &lt;br /&gt;Yaitu rasa sayang.... rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah.  Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi. Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi. Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia.. walaupun harus kehilangan."&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7338834720707382986?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7338834720707382986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7338834720707382986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7338834720707382986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7338834720707382986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/beda-antara-suka-cinta-dan-sayang.html' title='BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7282453100911975504</id><published>2008-07-31T10:31:00.000+07:00</published><updated>2008-07-31T13:09:10.038+07:00</updated><title type='text'>14 PEDOMAN HIDUP MANUSIA</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tahukan Anda? Kalo belum silakan baca, tapi kalo sudah alangkah bijaksananya Anda jika berbagi dengan saudara yang lain, adil bukan?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/?action=view&amp;current=gwvbcdb.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/gwvbcdb.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Musuh terutama manusia adalah dirinya sendiri&lt;br /&gt;2. Kegagalan terutama manusia adalah kesombongan&lt;br /&gt;3. Kebodohan terutama manusia adalah sifat menipu&lt;br /&gt;4. Kesedihan terutama manusia adalah rasa iri hati&lt;br /&gt;5. Kesalahan terutama manusia adalah mencampakkan dirinya&lt;br /&gt;6. Dosa terutama manusia adalah mencampakkan dirinya dan orang   lain&lt;br /&gt;7. Sifat manusia yang paling terkasihan adalah rasa rendah diri&lt;br /&gt;8. Sifat manusia yang paling dapat di puji adalah semangat keuletannya.&lt;br /&gt;9. Kehancuran terbesar manusia adalah rasa keputusasaan&lt;br /&gt;10. Harta terutama manusia adalah kesehatan&lt;br /&gt;11. Hutang terbesar manusia adalah hutang budi&lt;br /&gt;12. Hadiah terbesar manusia adalah lapang dada dan sifat mau memaafkan&lt;br /&gt;13. Kekurangan terbesar manusia adalah sifat berkeluh kesah dan tidak memiliki kebijaksanaan&lt;br /&gt;14.Ketentraman dan kedamaian manusia adalah suka berdana dan beramal.&lt;br /&gt;Semotga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7282453100911975504?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7282453100911975504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7282453100911975504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7282453100911975504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7282453100911975504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/14-pedoman-hidup-manusia.html' title='14 PEDOMAN HIDUP MANUSIA'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/th_gwvbcdb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6956123733033570414</id><published>2008-07-29T09:43:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:05:20.723+07:00</updated><title type='text'>PEREMPUAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Buat Marya&lt;/span&gt;       &lt;br /&gt;Dia yang diambil dari tulang rusuk.Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sparing partner&lt;/span&gt; yang sepadan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu,&lt;br /&gt;tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele...¡ò sehingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...&lt;br /&gt;sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau&lt;br /&gt;menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan.&lt;br /&gt;Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah&lt;br /&gt;senyuman, itulah perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana.... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6956123733033570414?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6956123733033570414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6956123733033570414' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6956123733033570414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6956123733033570414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/perempuan.html' title='PEREMPUAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4729142176580557305</id><published>2008-07-24T07:38:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:05:49.720+07:00</updated><title type='text'>LUKISAN KEDAMAIAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang Raja mengadakan sayembara dan akan memberi hadiah yang melimpah kepada siapa saja yang bisa melukis tentang kedamaian. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak seniman dan pelukis berusaha keras untuk memenangkan lomba tersebut. Sang Raja berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling disukainya. Tapi, sang Raja harus memilih satu di antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang tenang. Permukaan telaga itu bagaikan cermin sempurna yang memantulkan kedamaian gunung-gunung yang menjulang mengitarinya. Di atasnya terpampang langit biru dengan awan putih berarak-arak. Semua yang memandang lukisan ini akan berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan kedua menggambarkan pegunungan juga.Namun tampak kasar dan gundul.Di atasnya terlukis langit yang gelap dan merah menandakan turunnya hujan badai. Sedangkan tampak kilat menyambar-nyambar liar. Di sisi gunung ada air terjun deras yang berbuih-buih. Sama sekali tidak menampakkan ketenangan dan kedamaian. Tapi, sang Raja melihat sesuatu yangmenarik. Di balik air terjun itu tumbuh semak-semak kecil di atas sela-sela batu. Di dalam semak-semak itu seekor induk Pipit meletakkan sarangnya. &lt;br /&gt;Jadi, di tengah-tengah riuh-rendahnya air terjun, seekor induk Pipit sedang mengerami telurnya dengan damai. Benar-benar damai.Lukisan manakah yang memenangkan lomba?&lt;br /&gt;Sang Raja memilih lukisan nomor dua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tahukah anda mengapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Karena", jawab sang Raja, "kedamaian bukan berarti anda harus berada di tempat yang tanpa keributan, kesulitan atau pekerjaan yang keras dan sibuk. Kedamaian adalah hati yang tenang dan damai, meski anda berada di tengah-tengah keributan luar biasa. Kedamaian hati adalah kedamaian sejati"&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :P&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4729142176580557305?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4729142176580557305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4729142176580557305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4729142176580557305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4729142176580557305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/lukisan-kedamaian.html' title='LUKISAN KEDAMAIAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-328487743340224452</id><published>2008-07-22T10:23:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:06:07.345+07:00</updated><title type='text'>MENGENDALIKAN YANG DAPAT DIKENDALIKAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita seringkali terlalu membuang-buang waktu dan tenaga merasa resah tentang hal-hal yang di luar pengendalian kita. Kita berusaha keras mengendalikan orang-orang atau hal-hal yang tidak terkendalikan, memanipulasi sana-sini dan mendapatkan dengan rasa frustasi bahwa segala upaya kita percuma saja.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat dari hal-hal yang lazim tak terkendalikan dalam hidup kita adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita tak dapat mengubah atau mengendalikan teman hidup, anak-anak, atasan, atau teman sekerja kita, walaupun kita ingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Warisan kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita tak dapat memilih keluarga tempat kita dilahirkan, atau apakah kita dilahirkan sebagai anak laki-laki atau perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Masa lalu kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada di antara kita yang ingin mengubah sesuatu dari masa lalunya. Dosa-dosa, kesalahan, keputusan buruk, salah pilih tikungan - semuanya menghantui kita, dan kita sering membayangkan bagaimana hidup itu seandainya kita dapat mengendalikan masa lalu itu. Kita tahu, tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mengubah masa lalu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Lingkungan kita dan keadaan sekitar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal-hal lingkungan dalam hidup kita yang tak terkendalikan: keadaan ekonomi, pengemudi mabuk yang melenceng melenceng mobilnya sehingga menabrak mobil Anda, biaya hidup, cuaca, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita berusaha mengendalikan yang tak terkendalikan, hampir selalu berakhir dengan rasa frustasi dan kekecewaan, dan kita sangat merugikan diri kita. Kalau kita coba mengendalikan orang-orang yang tak terkendalikan dalam hidup kita, apa yang sebenarnya terjadi adalah bahwa kita membiarkan mereka menghancurkan sukacita kita. Mengetahui bahwa kita tidak dapat mengendalikan mereka tetapi masih terus berusaha,&lt;br /&gt;membuat kita berada dalam kuasa mereka. Kebahagiaan kita, damai sejahtera, atau kesenangan kita bergantung dari kelakuan, prestasi atau sikap mereka. Kemudian, ketika kita frustasi karena kita tidak dapat mengendalikan yang tak terkendalikan, kita cenderung melampiaskan kekecewaan kita pada Tuhan. Persekutuan kita terputus dan kita menderita karena tidak mendapat kasih dan kekuatanNya untuk membantu kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tidak menelantarkan kita; Ia tidak meninggalkan atau mengabaikan kita. Allah mampu dan siap untuk mengambil hal atau orang yang tak terkendalikan dan memikul beban itu bagi Anda. Ia berada di sana untuk memberi Anda segala bantuan dan dukungan yang Anda butuhkan. Allah tidak akan ambil alih sebelum Anda mengaku bahwa permasalahannya sudah di luar pengendalian Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal-hal dalam hidup kita yang dapat kita kendalikan :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Hubungan kita dengan Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal itu memerlukan rasa terikat, disiplin dan keinginan. Bila hubungan&lt;br /&gt;Anda dengan Tuhan lebih penting daripada apapun, Anda memiliki kekuatan&lt;br /&gt;untuk mengatasi hal yang tak terkendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Pikiran kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda mempunyai kecenderungan memikir-mikirkan hal-hal yang salah,&lt;br /&gt;membayangkan yang paling buruk, memikirkan hal-hal negatif, dan&lt;br /&gt;membiarkan pikiran Anda dikendalikan oleh keadaan sekitar, Anda tak akan&lt;br /&gt;pernah menang atas hal yang tak terkendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Lidah kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak kerusakan terjadi setiap hari karena lidah-lidah yang tidak terkendali. Betapa perlunya kita mengendalikan lidah kita dan kata-kata yang kita ucapkan. Hubungan akan sangat membaik jika kita dapat mengendalikan lidah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Sikap kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun keadaanmu begitu buruk, tidak ada yang dapat memaksamu bersikap buruk kalau Anda sendiri tidak mau, dan sekalipun keadaanmu begitu baik, tidak ada yang dapat memaksamu bersikap baik kalau Anda sendiri tidak mau. Sikap kita merupakan pilihan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Integritas kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat mengendalikan integritas kita. Apakah Anda bertindak jujur sepenuhnya dalam semua bidang kehidupan ? Apakah Anda dikenal sebagai orang yang dapat diandalkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menggunakan waktu dan tenaga kita hanya untuk mengendalikan yang dapat kita kendalikan, akan tersisa cukup kekuatan dan kearifan untuk menangani hal-hal yang tak terkendalikan. Kita tidak banyak membuang-buang waktu mengalami frustasi karena orang-orang atau hal-hal yang tak terkendalikan, karena kita terlalu sibuk untuk mengendalikan yang terkendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda dapat mengendalikan yang dapat dikendalikan, Anda dapat menangani yang tidak terkendalikan.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-328487743340224452?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/328487743340224452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=328487743340224452' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/328487743340224452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/328487743340224452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/mengendalikan-yang-dapat-dikendalikan.html' title='MENGENDALIKAN YANG DAPAT DIKENDALIKAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3548780715234230445</id><published>2008-07-21T11:40:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:06:24.541+07:00</updated><title type='text'>KEMARIN ...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf hari ini rada special, pingin aja nyemangatin diri sendiri, boleh kan?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kemarin...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin adalah kenangan yang tak terlupakan&lt;br /&gt;Hari ini...&lt;br /&gt;adalah kenyataan yang perlu kita hadapi dan hari ini&lt;br /&gt;adalah angan 'tuk menggapai cita &amp; harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;====================================================&lt;br /&gt;Terkadang dalam kehidupan yang kita alami setiap hari&lt;br /&gt;begitu sulit dan begitu berat untuk kita hadapi&lt;br /&gt;Namun apa pun yang terjadi tetaplah kuat dalam segala situasi.&lt;br /&gt;Dan hadapilah setiap masalahmu dengan jantan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah... badai kelam 'kan berlalu...&lt;br /&gt;Percayalah... matahari pagi akan bersinar kembali...&lt;br /&gt;Tersenyumlah dan bersemangatlah&lt;br /&gt;Sebab untuk itulah engkau diciptakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan ini seperti roda yang selalu berputar&lt;br /&gt;kadang diatas dan kadang dibawah.. hal ini semua membuktikan&lt;br /&gt;bahwa kita tidak berkuasa atas nasib kita dimasa depan...&lt;br /&gt;dan kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi dan terkadang &lt;br /&gt;apa yang kita harapkan tak menjadi kenyataan...&lt;br /&gt;Namun jangan kecewa dan terimalah dengan hati yang lapang&lt;br /&gt;Ini semua membuktikan bahwa kita sangat bergantung pada Tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================================&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Your time will never come back&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every time that you spend everyday...&lt;br /&gt;Will never come back.... even..&lt;br /&gt;Every minutes that you waste will never return&lt;br /&gt;Time move so fast and your body become older..&lt;br /&gt;And then you will regert... because you waste your time...&lt;br /&gt;And forget to enjoy your life....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I hope that you're keep stronger even in the hardest moment…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3548780715234230445?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3548780715234230445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3548780715234230445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3548780715234230445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3548780715234230445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/olehpepen-hermawan-st_20.html' title='KEMARIN ...'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-4223498913609694558</id><published>2008-07-05T17:00:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:06:44.571+07:00</updated><title type='text'>SI CERIA DAN SI MURUNG</title><content type='html'>Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;br /&gt;Ada dua anak bernama Si Ceria dan Si Murung. Seperti namanya Ceria mempunyai sifat periang, selalu gembira, dan selalu tersenyum. Sebaliknya Murung mempunyai perangai yang cemberut, selalu sedih, dan jarang tersenyum.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika orang tua mereka berpikiran untuk membuat Si Murung tersenyum gembira dan membuat Si Ceria menjadi sedih cemberut dan sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah orang tua mereka mulai memikiran apa yang menjadi kesenangan mereka !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Cemberut yang menginjak masa ABG sedang terkena demam HP, jika pergi dengan teman-temannya sering kali ia meminjam HP milik temannya untuk menelpon. Kemudian orang tuanya membelikan dia HP supaya dia menjadi senang dan gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu cemberut pergi sekolah HP itu dibungkus oleh orang tuanya dengan kertas kado yang bagus dan diletakkan di kamarnya. Sewaktu Cemberut pulang ia segera masuk ke kamarnya, dan ia melihat ada kado di kasurnya. Dengan sergap ia cepat-cepat membuka kado itu dan ia terkejut sekali ketika di dalamnya berisi HP. Wajahnya tersenyum, tapi tidak lama. Kemudian ia murung lagi karena ia berpikiran kalau-kalau HP ini ia bawa pasti teman-temannya akan banyak yang pinjam, terus kalo rusak biayanya pasti mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di benaknya selalu muncul pikiran yang negatif, sehingga kado HP itu menjadi beban baginya. Dan yang keluar dari mulutnya adalah omelan-omelan dan umpatan, bukannya terima kasih kepada orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Ceria yang senang dengan kuda, diberi oleh orang tuanya telepong kuda (kotoran kuda) dengan harapan ia menjadi sedih dan murung. Telepon yang dibungkus dengan menarik itu juga diletakkan di kamarnya. Sewaktu Ceria pulang ia juga terkejut&lt;br /&gt;ada kado di kamarnya. Dengan sergap ia membuka pula kado itu. Ketika dibuka bau busuk keluar dari kado itu, dan alangkah terkejutnya bahwa kado itu berisi kotoran kuda. Mukanya menjadi kebingungan sebentar. Dia berpikir, "Masa sih orang tuaku yang&lt;br /&gt;begitu mencintai aku memberi aku kotoran kuda, wah pasti ada sesuatu di balik hadiah ini!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berpikir sebentar kemudian ia lari kepada orang tuanya dan mencium mereka. Orang tuanya sangat bingung dan terkejut kemudian bertanya, "Lho kamu itu diberi kotoran kuda kok senang sih?". Lalu Ceria menjawab, "Papa, Mama, saya tahu kalian sangat mencintai saya, jadi tidak mungkin memberi kotoran kuda kepada saya, pasti kotoran kuda itu adalah sebuah tanda. Kalau ada kotoran kuda, berarti ada kudanya. Saya tahu bahwa kalian akan membelikan kuda pony buat saya, dan sekarang mana kudanya ???".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian orang tuanya berkata, "Lho kami hanya memberi itu kepada kamu." Ceria menyahut, "Tidak mungkin saya yakin pasti ada kudanya." Akhirnya orang tuanya kalah, dan membelikan dia kuda pony.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita Lihat :&lt;br /&gt;Orang yang hidupnya merasa dekat dengan Tuhan akan selalu&lt;br /&gt;berpikir bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik dalam hidupnya&lt;br /&gt;walaupun dia sedang dalam penderitaan. Sehingga orang itu akan selalu&lt;br /&gt;gembira, dan ceria di dalamnya hidupnya. Sebaliknya orang yang &lt;br /&gt;pesimis, akan &lt;br /&gt;merasa bahwa hidup ini menjadi beban penderitaan yang sangat panjang.&lt;br /&gt;Sehingga di dalam hidupnya akan gelisah, takut, dan khawatir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-4223498913609694558?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/4223498913609694558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=4223498913609694558' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4223498913609694558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/4223498913609694558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/si-ceria-dan-si-murung.html' title='SI CERIA DAN SI MURUNG'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7212235470324952997</id><published>2008-07-04T15:42:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T08:08:38.637+07:00</updated><title type='text'>ISD</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Buat sobat-sobat yang ingin mengembangkan atau bikin pelatihan, atau khususnya bagi anda praktisi training, saya buatkan alternatif Management Training, siapa tahu bermanfaat buat Anda, Selamat mencoba &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_97691079915609" name="doc_97691079915609" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="600" width="600"&gt; &lt;param name="movie" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=3814337&amp;access_key=key-755cb07jconf00h24l3&amp;page=1&amp;version=1"&gt; &lt;param name="quality" value="high"&gt; &lt;param name="play" value="true"&gt; &lt;param name="loop" value="true"&gt; &lt;param name="scale" value="showall"&gt; &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt; &lt;param name="devicefont" value="false"&gt; &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt; &lt;param name="menu" value="true"&gt; &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt; &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt; &lt;param name="salign" value=""&gt; &lt;embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=3814337&amp;access_key=key-755cb07jconf00h24l3&amp;page=1&amp;version=1" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_97691079915609_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="600" width="600"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7212235470324952997?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7212235470324952997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7212235470324952997' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7212235470324952997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7212235470324952997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/olehpepen-hermawan-st.html' title='ISD'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3751918167787916405</id><published>2008-07-04T10:26:00.000+07:00</published><updated>2008-07-04T10:31:24.495+07:00</updated><title type='text'>KEWIRAUSAHAAN</title><content type='html'>Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;br /&gt;Ingin berbagi tentang gimana merintis menjadi entrepreneur..&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_738254680652100" name="doc_738254680652100" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="600" width="600"&gt; &lt;param name="movie" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=3814215&amp;access_key=key-1ayy54h56xva3ru1x971&amp;page=1&amp;version=1"&gt; &lt;param name="quality" value="high"&gt; &lt;param name="play" value="true"&gt; &lt;param name="loop" value="true"&gt; &lt;param name="scale" value="showall"&gt; &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt; &lt;param name="devicefont" value="false"&gt; &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt; &lt;param name="menu" value="true"&gt; &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt; &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt; &lt;param name="salign" value=""&gt; &lt;embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=3814215&amp;access_key=key-1ayy54h56xva3ru1x971&amp;page=1&amp;version=1" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_738254680652100_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="600" width="600"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3751918167787916405?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3751918167787916405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3751918167787916405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3751918167787916405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3751918167787916405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/kewirausahaan.html' title='KEWIRAUSAHAAN'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3030926683742857553</id><published>2008-07-02T14:19:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T14:26:13.102+07:00</updated><title type='text'>Hukum Pygmalion - Hukum Berpikir Positif</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Temenku nitip ini&lt;br /&gt;Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. &lt;br /&gt;Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." &lt;br /&gt;Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Ketika anak -anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak- anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan.  Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.&lt;br /&gt;Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah, sebagus- bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betulan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Misalnya:&lt;br /&gt;* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.&lt;br /&gt;* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.&lt;br /&gt;* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.&lt;br /&gt;Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.&lt;br /&gt;* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain.. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk,"atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri.  Kita menjadi mudah curiga.  Kita menjadi tidak bahagia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;* Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain.  Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.&lt;br /&gt;Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab.. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hidup menjadi indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Pygmalion, begitulah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only!!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3030926683742857553?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3030926683742857553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3030926683742857553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3030926683742857553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3030926683742857553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/hukum-pygmalion-hukum-berpikir-positif.html' title='Hukum Pygmalion - Hukum Berpikir Positif'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-8705325452297471577</id><published>2008-07-02T09:04:00.000+07:00</published><updated>2008-07-02T13:51:54.436+07:00</updated><title type='text'>Maju Telus, jangan mengeluh yaa... (red: maju terus)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada orang yang tidak punya masalah! Bahkan, tidak ada orang yang hidupnya selalu mulus dan lancar. Mengapa bisa demikian? Karena begitulah hidup di dunia, tidak ada kebahagiaan yang abadi sepanjang masa. Namun menariknya, tidak ada kesulitan yang langgeng seumur hidup. Semua memiliki porsi yang seimbang. Semua ada pasangannya, ada hitam ada putih, ada siang ada malam, ada kemudahan ada kesulitan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/panjar.jpg" border="2" alt="hade"&gt;&lt;br /&gt;Masalah bukan sekedar masalah, yang jadi masalah adalah bagaimana cara Anda memahami akar permasalahanya dan kemudian menyelesaikan masalah tersebut. Kalau Anda selalu melihat dari sisi solusi untuk menyelesaikan masalah, Anda melihat masalah bukan lagi sesuatu yang mengimpit Anda. Justru sebaliknya, Anda akan berkonsentrasi untuk menemukan solusi dari masalah yang ada dihadapan Anda dan menjadikan masalah tersebut sebagai pengalaman yang berharga untuk kehidupan Anda selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat utama agar masalah tidak menguasai Anda adalah jangan pernah mengeluh sekalipun ada di sekitar Anda, dari sesama rekan kerja, pimpinan, staf, atau lingkungan kerja. Akan tetapi, pastikan pada diri Anda untuk tidak mengeluh. Tahanlah diri Anda untuk mengeluh atas berbagai persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan yang keluar dari pikiran, tanpa Anda sadari lambat laun akan menguasai diri Anda sendiri. Semakin sering keluhan itu dilontarkan, semakin kuat keluhan itu menguasai pikiran dan hati Anda. Anda pun akan mempercayai, bahwa apa yang Anda keluhkan itu memang benar. Buanglah jauh-jauh berbagai keluhan kalau Anda ingin merasa bahagia dalam pekerjaan maupun hidup Anda. Camkan dalam diri Anda agar tidak dikuasai keluhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda mengeluh, apa yang Anda rasakan tidak nyaman justru akan menambah beban pikiran. Untuk itu, cari solusinya dan bukan mengeluhkan apa yang terjadi. Ibarat perang, segala strategi serta amunisi yang Anda miliki menjadi percuma apabila Anda selalu mengeluh serta mempersoalkan beratnya proses menuju sasaran yang sedang Anda tuju. Segala sesuatu mesti dicoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/tidur.jpg" border="2" alt="bobo"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda, perbedaan antara orang yang sukses dan gagal hanyalah pada usaha untuk tetao bertahan. orang sukses tidak pernah takut untuk mencoba serta tidak cepat menyerah. Sementar aorang yang gagal selalu ragu untuk mencoba dan merasa khawatir apakah ia akan berhasil atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah orang yang sukses tidak pernah mengeluh? Tentu saja hal itu sangat manusiawi. Hanya saja, orang yang sukses dalam hidupnya, dalam pekerjaan, namuan dalam keluarga sangat mengetahui bagaimana mengelola keluhan menjadi sesuatu yang menggugah. Begitu pula orang yang sukses selalu menetapkan tujuan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan membuat seseorang bersemangat dalam menjalani hiup. tujuan membuat perbedaan orang selalu optimis. Tujuan pula yang membuat perbedaan antara orang cepat menyerah dibanding orang yang teguh dengan cita-citanya. Bukankah orang yang jatuh lantas berdiri lagi adalah hal biasa? yang luar biasa adalah orang yang setiap jatuh selalu berdiri dan berdiri kembali baru luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/asas.jpg" border="0" alt="ngalamun"&gt;&lt;br /&gt;Cobalah amati orang yang menjalani hidup tanpa tujuan apa-apa. Ia akan tampak tidak bersemangat, menjalani rutinitas dengan berjuta keluhan, dan tidak tahu apa yang sebetulnya ia impikan dalam hidup ini. Ia akan bangun pagi dengan keluhan, karena terbayang dikepalanya, ia mesti cepat-cepat berangkat untuk bekerja. Sampai di tempat kerja ia kembali mengeluh akibat begitu banyak pekerjaan. Saat istirahat siang ia mengeluh karena begitu pendek waktu yang disediakan untuk makan siang. ketika kembali bekerja, lagi-lagi ia mengeluh karena yang ia kerjakan hari ini belum tentu bisa diselesaikan secara tuntas. Saat pulang tiba, sekali lagi ia mengeluh karena yang ada dipikirnya, saat ini memang waktu pulang, tetapi toh besok pagi ia tetap kembali masuk bekerja dan menghadapi begitu banyak pekerjaan yang sama. Lalu, Kapan waktu ia tidak mengeluh? Setiap saat mengeluh. Sangat mudah diamati, orang semacam itu tampak tidak bersemangat dalam hidupnya. Ia menjalani rutinitas dengan berjuta keluhan, dan seolah tidak tahu apa yang sebetulnya ia impikan dalam hidupnya. Tidak bisa tidak, seseorang mesti memiliki serta menetapkan sebuah tujuan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/ngu.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang harus dilakukan, jika kita mau terhindar dari keluh kesah dan demotivasi hidup:&lt;br /&gt;1. Tentukan tujuan, kalo bisa secara detail perhari, perminggu, bulan, 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun perlima tahun dst, dan gunakan bahasa action, karena &lt;span style="font-style:italic;"&gt;no action nothing happen, take action miracle happen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2. Tentukan target lebih rinci sebagai pengerjawantahan dari tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pola di atas, Anda tidak terbebani dengan tujuan besar. Akan tetapi, telah terbagi pada target-target kecil yang mesti Anda capai. Anda juga yang menentukan tercapainya target tersebut. Dari sebulan, Anda susun lagi menjadi mingguan, lalu Anda bagi lagi dalam hitungan harian. Misalnya, dalam sehari apa yang bisa Anda capai di tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola semacam itu akan membuat Anda bersemangat dalam menjalani hidup. Anda akan melihat betapa hidup Anda begitu berarti karena ada yang sedang Anda tuju. Ada yang ingin Anda capai. Bukan semata menjalani rutinitas yang tidak jelas di mana ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan lagi tujuan Anda. Apa mimpi-mimpi Anda dalam hidup ini. Ingat, tujuan atau  mimpi tidak selalu berhubungan dengan hal-hal materi semacam itu. Anda sendiri yang mengetahui apa sebetulnya mimpi Anda di dunia ini. Capailah mimpi itu dengan prhitungan waktu yang tertulis. Orang yang sukses selalu menuliskan apa yang ia inginkan serta membaginya dalam target-target kecil sebagai pencapaian.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/lobacopy.jpg" border="0" alt="horeee"&gt;&lt;br /&gt;Ketika Anda mulai tergerak meraih mimpi serta tujuan hidup Anda, Anda sudah tidak punya waktu lagi untuk mengeluh. Apa yang sedang Anda jalani bukan lagi keinginan orang lain dan bukan karena terpaksa. Begitu pula bukan karena tuntutan pekerjaan melainkan karena Anda sedang mencapai tujuan yang Anda sendiri yang menetapkan mimpi tersebut.&lt;br /&gt;Jadi, carilah mimpi Anda dan tetapkan tujuan untuk mencapainya. Smeoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-8705325452297471577?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/8705325452297471577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=8705325452297471577' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8705325452297471577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/8705325452297471577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/07/maju-telus-jangan-mengeluh-yaa-red-maju.html' title='Maju Telus, jangan mengeluh yaa... (red: maju terus)'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/th_panjar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2971382014729533189</id><published>2008-06-28T11:44:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T15:19:17.842+07:00</updated><title type='text'>BUAT NYEMANGATIN HIDUP BIAR LEBIH HIDUP</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;TO All of You&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berkacalah pada diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika dua cermin saling berhadapan, akan muncul pantulan yang tak terhingga. Begitulah bila Anda mau bercermin pada diri Anda sendiri.Anda akan menemukan bayangan yang tak terhingga. Bayangan itu adalah kemampuan Anda yang luar biasa; ketakterbatasan yang memberi kekuatan untuk menembus batas rintangan diri.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGXTIGwefgI/AAAAAAAAARs/vdJDoqR4hbM/s400/mountain-view-004.jpg" border="0" alt=""id="Cool" /&gt;&lt;br /&gt;Berkacalah pada diri sendiri, maka Anda akan menemukan kekuatan. Singkirkan cermin diri oranglain. Karena disana Anda hanya akan melihat kekurangan dan kelemahan Anda dibanding orang lain. Lebih buruk lagi, Anda hanya akan menemukan ketidakpuasan diri. Dan ini akan menjerumuskan Anda ke dalam jurang kekecewaan. Anda bukan oranglain. Anda adalah Anda yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini dengan menatap wajahanda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu. Disana ada kekuatan yang akan membawa Anda kepuncak keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jangan Pandang Hutandari Semaknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak ada sesuatu dalam hidup ini yang perlu ditakutkan. Anda hanya perlu untuk mengerti. Ketakutan berasal dari keterbatasan pikiran. Bukalah pikiran untuk memahami ketakutan Anda. Maka Anda akan menemukan keberanian untuk menghadapinya. Jangan sembunyikan,tunda atau berhenti untuk memecahkan masalah Anda. Karena bahayanya bukan karena masalah itu semakin membesar, namun pikiran Anda yang semakin kerdil;pandangan Anda yang semakin sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan menuju keberhasilan Anda adalah berjalan di hutan lebat. Jangan berhenti hanya semak belukar. Dan jangan pandang hutan dari semaknya belaka. Anda harus mampu melewatinya. Sekali Anda mampu mengatasi ketakutan, Anda memiliki ketahanan untuk menghadapi kesulitan serupa. Pahami bahwa semua itu sangat baik bagi kekuatan Anda untuk menghadapikesulitan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SingkirkanKetakutan,RaihlahKebebasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jalan keberhasilan ini adalah milik Anda. Pada saat Anda menyadari bahwa Anda bertanggung jawab penuh atas segala sesuatunya, dan Anda tak menemukan alasan apapun untuk menyalahkan orang lain, disaat itulah Anda menemukan jalan Anda sendiri. Disaat itulah Anda menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya Anda yang mampu memikul hidup Anda,bukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGXUEwYnZYI/AAAAAAAAAR0/a1f67xriWVw/s400/inspirational-quotes-2.jpg" border="0" alt=""id="cool2" /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda menganggap hidup adalah suatu tugas, tunaikanlah.&lt;br /&gt;Bila Anda menganggap hidup adalah beban, pikullah.&lt;br /&gt;Bila Anda menganggap hidup adalah harta karun yang tak terhingga, berbagilah.&lt;br /&gt;Kerjakan yang terbaik dari diri Anda.&lt;br /&gt;Tujuan hidup akan Anda temukan disaat Anda menjalani perjalanan Anda.&lt;br /&gt;Yang terpenting, Anda tak kan menemukan apa‐apa bila diam tak melakukan sesuatupun..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masalah adalah Hadiah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda menganggap masalah sebagai beban, Anda mungkin akan menghindarinya. &lt;br /&gt;Bila Anda menganggap masalah sebagai tantangan, Anda mungkin akan menghadapinya.&lt;br /&gt;Namun, masalah adalah hadiah yang dapat Anda terima dengan sukacita.&lt;br /&gt;Dengan pandangan tajam, Anda melihat keberhasilan di balik setiap masalah.&lt;br /&gt;Itu adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;Maka, hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses Anda.&lt;br /&gt;Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. &lt;br /&gt;Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.&lt;br /&gt;Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak‐anaknya bukanlah serpihan‐serpihan makanan pagi. &lt;br /&gt;Bukan pula, eraman hangat dimalam‐malam yang dingin. &lt;br /&gt;Namun,ketika mereka melempar anak‐anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak‐ana kelang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku. &lt;br /&gt;Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang.&lt;br /&gt;Bila Anda tak berani mengatasi masalah, Anda tak kan menjadi seseorang yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terimalah Kesalahan Apa Adanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda tak pernah melakukan kesalahan, ada baiknya Anda melihat lagi langkah Anda. Jangan‐jangan Anda tak melangkah setapakpun.&lt;br /&gt;Kesalahan memang tak mengenakkan, namun seorang optimis lebih banyak belajar dari kesalahan daripada dari keberhasilan.&lt;br /&gt;Kesalahan menuntun Anda untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi.&lt;br /&gt;Bukan cuma itu, kesalahan memimpin Anda untuk mengambil tindakan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Kesalahan adalah kawan baik yang mengatakan secara samar apa yang harus anda kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGXVJ7WZUbI/AAAAAAAAAR8/lzz6mgTqq2U/s400/Inspirational+Quotes+4.jpg" border="0" alt=""id="cool13" /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah kesalahan apa adanya. &lt;br /&gt;Jauhkan prasangka, kesedihan dan ratapan bila kesalahan menimpa Anda.&lt;br /&gt;Karena,dibalik kesalahan tersimpan kesempatan yang tersembunyi.&lt;br /&gt;Colombus melakukan "kesalahan" yang besar dalam perjalanannya mencari jalur ke India, yaitu menemukan benua Amerika. &lt;br /&gt;Namun bertahun‐tahun kemudian, jutaan orang mengikuti "kesalahan" tersebut untuk menuai kemakmuran hidup mereka. &lt;br /&gt;Masihkah Anda menganggapnya sebagai kesalahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bicaralah dengan Bahasa Hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.&lt;br /&gt;Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.&lt;br /&gt;Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.&lt;br /&gt;Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.&lt;br /&gt;Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati Anda.&lt;br /&gt;Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.&lt;br /&gt;Kesuksesan bukan semata‐mata betapa keras otot dan betapa tajam otak Anda, namun juga betapa lembut hati Anda dalam menjalani segala sesuatunya.&lt;br /&gt;Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan Anda yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula‐gula dan kata‐kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada Anda.&lt;br /&gt;Mulailah melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tentukanlah Tujuan Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda memang dapat melakukannya. Dan tak seorang pun dapat menghentikan langkah anda kecuali anda sendiri. &lt;br /&gt;Yang perlu anda lakukan adalah memutuskan apa yang ingin anda raih.&lt;br /&gt;Tanpa tujuan, anda mungkin tak pergi kemana‐mana. Atau, malah tiba di tempat yang tak Anda inginkan.&lt;br /&gt;Tujuan menyediakan garis start untuk memulai, jalan untuk dilalui, dan tempat untuk dituju.&lt;br /&gt;Pahamilah bahwa tujuan memberi Anda segalanya.&lt;br /&gt;Anda hanya perlu memutuskan, maka tujuan takkan menyia‐nyiakan Anda, kecuali Anda memutuskan untuk tak meraihnya.&lt;br /&gt;Tanpa tujuan seluruh kekuatan Anda sebagai manusia sejati bisa jadi sia‐sia.&lt;br /&gt;Tanpa tujuan, anda ibarat perahu kuat dengan layar terkembang yang terombang‐ambing ombak tanpa nakhoda.&lt;br /&gt;Seberapa tangguh perahu itu mengarungi samudra, ia tak kan mencapai pantai manapun.&lt;br /&gt;Alih‐alih mendarat di tanah impian, malah tenggelam ke dasar laut menjadi sebongkah rumah ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bebaskan Keterbatasan Anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Satu‐satunya yang membatasi diri Anda di jalan keberhasilan adalah pikiran Anda sendiri; yaitu pikiran yang mengatakan bahwa Anda tak bisa mencapai tujuan Anda.&lt;br /&gt;Tidak cukup hanya sekedar memiliki tujuan, Anda harus berani menyingkirkan pikiran yang menghambat Anda.&lt;br /&gt;Tanamkan pikiran dan sikap positif. &lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGXVy5rMz3I/AAAAAAAAASE/WBJeNK0rXCo/s400/holdingthesun12+copy.jpg" border="0" alt=""id="cool14" /&gt;&lt;br /&gt;Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda akan berhasil, Anda mampu meraihnya; Anda sanggup mencapainya. Maka sesuatu yang luar biasa terjadi, Anda memang benar‐benar berhasil meraih tujuan Anda.&lt;br /&gt;Buanglah keterbatasan pikiran Anda, maka Anda akan menemukan kebebasan serta kekuatan untuk meraih apa saja yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;Tak perlu menjadi seorang yang gagah berani untuk mengarungi angkasa luar.&lt;br /&gt;Dengan pikiran yang bebas dan tak terbelenggu, Stephen Hawking, jenius cacat yang kesulitan untuk ke kamar kecil itu, mampu bercerita tentang keajaiban alam raya.&lt;br /&gt;Kini Anda bisa perhatikan, keajaiban itu sebenarnya terletak dipikiran beliau.&lt;br /&gt;Anda telah memilikinya, bebaskan dari belenggu keterbatasan, maka Anda dapat mewujudkan tujuan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Percaya Diri Adalah Kunci Keberhasilan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berpikirlah bahwa Anda bisa melakukan sesuatu. Pada saat Anda merasa bisa, anda telah memiliki kunci pertama keberhasilan Anda, yaitu kepercayaan diri. Jauhilah orang‐orang yang berusaha memadamkan obor semangat Anda.&lt;br /&gt;Mereka takkan pernah bisa menolong Anda sebagaimana mereka takkan pernah bisa menolong diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;Rasa percaya diri bukan saja mendorong Anda untuk bisa,ia membentuk diri Anda.&lt;br /&gt;Tanamkan rasa percaya diri sekuat mungkin. Teriakkan bahwa Anda bisa hingga Anda benar‐benar mendengarkannya.&lt;br /&gt;Gores dalam‐dalam di lempengan hati Anda.&lt;br /&gt;Pukul kuat‐kuat dada Anda.&lt;br /&gt;Pastikan Anda merasakan rasa bisa Anda membakar seluruh tubuh, sebagaimana bahan bakar membakar roket yang membawa Anda melejit pada kenyataan bahwa Anda memang bisa melakukannya.&lt;br /&gt;Percaya diri adalah bahan bakar yang takkenal habis.&lt;br /&gt;Ia berlipat ganda begitu Anda terus melangkah maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jangan Berhenti,atau Mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan menghambat laju kemajuan Anda.&lt;br /&gt;Namun sesungguhnya alam mengajarkan bahwa kita tak akan pernah bisa berhenti.&lt;br /&gt;Anda hanya perlu menyadari itu. Meski Anda berdiam diri disitu, bumi tetap mengajak Anda mengelilingi matahari.&lt;br /&gt;Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah.&lt;br /&gt;Bekerja bukan sekedar untuk meraih sesuatu.&lt;br /&gt;Bekerja memberikan kepuasan diri.&lt;br /&gt;Itulah yang diharapkan oleh alam dari Anda.&lt;br /&gt;Air yang tak bergerak lebih cepat busuk.&lt;br /&gt;Kunci yang tak pernah dibuka lebih cepat macet.&lt;br /&gt;Mesin yang tak pernah dinyalakan lebih cepat berkarat.&lt;br /&gt;Kaki yang tak pernah berolahraga lebih cepat terkena rematik.&lt;br /&gt;Hanya perkakas yang jarang digunakanlah yang kita simpan dalam laci berdebu.&lt;br /&gt;Alam telah mengajarkan kunci kebahagiaan Anda.&lt;br /&gt;Jangan berhenti untuk bergerak meraih keberhasilan Anda, atau Anda akan lebih cepat tua dan tak berguna.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2971382014729533189?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2971382014729533189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2971382014729533189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2971382014729533189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2971382014729533189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/buat-nyemangatin-hidup-biar-lebih-hidup.html' title='BUAT NYEMANGATIN HIDUP BIAR LEBIH HIDUP'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGXTIGwefgI/AAAAAAAAARs/vdJDoqR4hbM/s72-c/mountain-view-004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6808275251475628778</id><published>2008-06-25T10:17:00.000+07:00</published><updated>2008-06-25T12:46:58.191+07:00</updated><title type='text'>Tips &amp; Trik Mengajar menggunakan media</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Khusus bagi anda seorang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lecturer&lt;/span&gt; atau dosen atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;trainer&lt;/span&gt; atau yang suka menyampaikan sesuatu melalui presentasi, penting rasanya anda memperhatikan seluk beluk pemilihan media untuk menunjang proses pembelajaran, kenapa? &lt;div class="fullpost"&gt; Semakin kita menarik perhatian audience melalui media yang kita gunakan maka semakin besar kemungkinan untuk efektifitas belajar, mau? Coba saja tips berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/tips%20dan%20trik/1.jpg" border="0" alt="judul"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/tips%20dan%20trik/2.jpg" border="0" alt="pendekatan"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/tips%20dan%20trik/3.jpg" border="0" alt="strategi"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/tips%20dan%20trik/4.jpg" border="0" alt="pemilihan media"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/tips%20dan%20trik/5.jpg" border="0" alt="achtung"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/nubogalalakon/tips%20dan%20trik/6.jpg" border="0" alt="Selecting media"&gt;&lt;/p&gt; Selamat mencoba, semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6808275251475628778?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6808275251475628778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6808275251475628778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6808275251475628778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6808275251475628778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/tips-trik-mengajar-menggunakan-media.html' title='Tips &amp; Trik Mengajar menggunakan media'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-1452471432144965475</id><published>2008-06-23T18:40:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T15:19:18.243+07:00</updated><title type='text'>Pentingnya sebuah visi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;"Keberanian seorang pemimpin besar untuk memenuhi visinya adalah berkat semangatnya, bukan posisinya."&lt;br /&gt;-- John C. Maxwell --&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari John C. Maxwell tentang visi dari seorang leader, ternyata visi adalah segalanya bagi seorang pemimpin. Visi itu benar-benar tak tergantikan. Mengapa? Karena visilah yang memimpin para pemimpin. Visi melukiskan sasarannya. Visi memicu serta membakar semangat, dan mendorongnya maju. Visi juga merupakan pemicu orang lain yang menjadi pengikut sang pemimpin. Seorang pemimpin yang tidak memiliki visi takkan ke mana-mana. Paling tidak, ia akan berlari di tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDp9gLP45I/AAAAAAAAARM/rQcUAIkoTZQ/s1600-h/leadership.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDp9gLP45I/AAAAAAAAARM/rQcUAIkoTZQ/s400/leadership.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215425611313439634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Untuk memenuhi visi serta bagaimana visi menjadi bagian dari hidup seorang pemimpin yang baik, pahamilah hal-hal berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;1. Visi dimulai dari dalam diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Visi muncul dari ide dan kreativitas serta kebutuhan anda, bukan dari orang lain, jika anda kurang visi, atau belum punya visi yang jelas, keluarkanlah karunia-karunia alami serta hasrat-hasrat Anda. Dan jika Anda masih juga belum mendapatkan visi sendiri, pertimbangkanlah kemungkinan untuk bekerjasama dengan seorang pemimpin yang visinya memotivasi Anda. Jadilah mitranya. Jadilah tim yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDqjb_adPI/AAAAAAAAARU/nAanZJ-TAD0/s1600-h/leadership2.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDqjb_adPI/AAAAAAAAARU/nAanZJ-TAD0/s400/leadership2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215426263025087730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;2. Visi timbul dari pengalaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Visi bukanlah suatu kualitas mistik yang muncul dari suatu kekosongan, seperti yang tampaknya diyakini sebagian orang. Visi tumbuh dari masa lalu seorang pemimpin serta sejarah orang-orang disekelilingnya. Bicaralah kepada pemimpin yang manapun, maka rasanya Anda akan menemukan peristiwa-peristiwa kunci di masa lalunya yang sangat penting dalam penciptaan visinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;3. Visi memenuhi kebutuhan orang lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Visi sejati benar-benar luas jangkauannya. Visi melampaui yang dapat dicapai seorang individu. Dan jika visi itu benar-benar berharga, visi itu akan lebih dari sekedar melibatkan orang lain; visi itu akan memberikan nilai tambah kepada orang lain. Jika Anda memiliki visi yang tidak melayani orang lain, mungkin visi Anda terlalu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDrT5ymZkI/AAAAAAAAARc/gunM1bmRgDc/s1600-h/leadership3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDrT5ymZkI/AAAAAAAAARc/gunM1bmRgDc/s400/leadership3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215427095658128962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;4. Visi membantu Anda mengumpulkan sumber-sumber daya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keuntungan paling berharga dari viusi adalah sifatnya yang seperti magnit - menarik, menantang, dan mempersatukan orang. Visi juga menarik dukungan dana serta sumber-sumber daya lainnya. Semakin besar visinya, semakin banyak pemenang yang akan tertarik kepadanya. Semakin menantang visinya, semakin keras para partisipannya berjuang untuk mencapainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;"Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengajar orang yang bersangkutan untuk merasa bahwa visi itu sangat penting. Itu akan menarik dorongan dalam diri pemenang."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;"Masa depan adalah kepunyaan mereka yang melihat kemungkinan-kemungkinannya sebelum menjadi kenyataan".&lt;br /&gt;--Batur pokona mah (lupa dari siapa)--&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-1452471432144965475?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/1452471432144965475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=1452471432144965475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1452471432144965475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/1452471432144965475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/pentingnya-sebuah-visi.html' title='Pentingnya sebuah visi'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGDp9gLP45I/AAAAAAAAARM/rQcUAIkoTZQ/s72-c/leadership.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2839432622790885592</id><published>2008-06-23T11:05:00.000+07:00</published><updated>2008-06-25T13:20:30.438+07:00</updated><title type='text'>Yang Terindah</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Menjelang hari raya, seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado.&lt;br /&gt;Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta satu gulung.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Untuk apa ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanya sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Untuk kado, mau kasih hadiah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jawab si kecil.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Jangan dibuang-buang ya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.&lt;br /&gt;Persis pada hari raya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Pa, Pa - ada hadiah untuk Papa."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Sudahlah nanti saja."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tetapi si kecil pantang menyerah,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Pa, Pa,bangun Pa sudah siang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Ah, kamu gimana sih - pagi-pagi sudah bangunin papa."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Hadiah apa nih?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Hadiah hari raya untuk Papa. Buka dong Pa, buka sekarang."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong.&lt;br /&gt;Tidak berisi apa pun juga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya koq kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Si kecil menjawab,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Nggak Pa, nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk Papa."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan boks ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Putri, Papa akan mengambil satu. Nanti kalau kosong - diisi lagi ya!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boks kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi ?&lt;br /&gt;Lalu, kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh oleh orang lain. &lt;br /&gt;Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kosong adalah berisi berisi adalah kosong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kosong dan penuh - dua-duanya merupakan produk dari "pikiran" anda sendiri. Sebagaimana anda memandangi hidup - demikianlah kehidupan anda.&lt;br /&gt;Hidup menjadi berarti, bermakna, karena anda memberikan arti kepadanya,memberikan makna kepadanya.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong...........&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2839432622790885592?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2839432622790885592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2839432622790885592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2839432622790885592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2839432622790885592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/yang-terindah.html' title='Yang Terindah'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7882814538989624806</id><published>2008-06-22T07:01:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T15:19:20.376+07:00</updated><title type='text'>Sejauhmana anda belajar dari kejadian..</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda melihat dengan sengaja atau tidak sebuah kecelakaan yang tentu saja bukan kehendak kita kecelakaan itu terjadi? Namun apakah kita selalu berpikir kehendak apa yang Tuhan maksudkan dengan memunculkan kecelakaan tersebut?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika anda memiliki experiental question anda pasti dapat mengambil himkmah dari kejadian ini... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;take a look around&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBVGhTkTWI/AAAAAAAAAPY/Y1naWg_8k5k/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBVGhTkTWI/AAAAAAAAAPY/Y1naWg_8k5k/s320/3.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215261939003051362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBWBuHNvOI/AAAAAAAAAPg/I5Ospfn7nlk/s1600-h/5.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBWBuHNvOI/AAAAAAAAAPg/I5Ospfn7nlk/s320/5.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215262956053183714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBXBQHqGdI/AAAAAAAAAPo/WR8EEW5Zly8/s1600-h/6.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBXBQHqGdI/AAAAAAAAAPo/WR8EEW5Zly8/s320/6.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215264047513606610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBZ2EiLuPI/AAAAAAAAAPw/UAiO4d7jq1M/s1600-h/7.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBZ2EiLuPI/AAAAAAAAAPw/UAiO4d7jq1M/s320/7.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215267153959958770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBZ2eLA7JI/AAAAAAAAAP4/WyBGehmUuis/s1600-h/10.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBZ2eLA7JI/AAAAAAAAAP4/WyBGehmUuis/s320/10.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215267160842103954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBZ2VVHoRI/AAAAAAAAAQA/YRVfO8PH4-s/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBZ2VVHoRI/AAAAAAAAAQA/YRVfO8PH4-s/s320/11.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215267158468567314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBdY2s6FnI/AAAAAAAAAQU/YXTogBW3loI/s1600-h/19.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBdY2s6FnI/AAAAAAAAAQU/YXTogBW3loI/s320/19.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215271050077148786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBetGuOyAI/AAAAAAAAAQc/r3rRZslZC90/s1600-h/20.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBetGuOyAI/AAAAAAAAAQc/r3rRZslZC90/s320/20.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215272497486678018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBfgjCZUUI/AAAAAAAAAQk/SYyDx-pptKw/s1600-h/21.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBfgjCZUUI/AAAAAAAAAQk/SYyDx-pptKw/s320/21.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215273381260775746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBgwBqxPCI/AAAAAAAAAQs/JRiz_liYZmg/s1600-h/48.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBgwBqxPCI/AAAAAAAAAQs/JRiz_liYZmg/s320/48.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215274746692844578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBhZsNkWyI/AAAAAAAAAQ0/twlkBtMRfAA/s1600-h/25.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBhZsNkWyI/AAAAAAAAAQ0/twlkBtMRfAA/s320/25.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215275462487726882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBjT9dPJOI/AAAAAAAAAQ8/TdHcL2e2SGA/s1600-h/28.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBjT9dPJOI/AAAAAAAAAQ8/TdHcL2e2SGA/s320/28.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215277563060888802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBj07Y9dcI/AAAAAAAAARE/JxzgaSUE0KE/s1600-h/49.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBj07Y9dcI/AAAAAAAAARE/JxzgaSUE0KE/s320/49.jpg" border="2" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5215278129441764802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak kejadian yang lainnya yang mungkin saja terjadi pada kita, minta ampun dan perlindungan kepada Allah SWT, Sang Penguasa setiap kejadian adalah langkah yang cerdas dan tepat, sehingga kita terhindar dari kejadian yang tidak kita inginkan.&lt;br /&gt;Namun disisi lain kita juga selalu berharap Allah SWT memberikan petunjuk kepada kita sehingga selalu mendapatkan hikmah dari setiap kejadian sekecil apapun. Insya Allah&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-7882814538989624806?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/7882814538989624806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=7882814538989624806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7882814538989624806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/7882814538989624806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/sejauhmana-anda-belajar-dari-kejadian.html' title='Sejauhmana anda belajar dari kejadian..'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SGBVGhTkTWI/AAAAAAAAAPY/Y1naWg_8k5k/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-6836641737937417367</id><published>2008-06-17T19:18:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T15:19:20.547+07:00</updated><title type='text'>Kreativitas, mmm, gimana ya?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada dua ekor angsa yang sedang bersiap-siap terbang ke daerah lembah timur untuk melakukan migrasi tahunan. Ketika itu, seekor katak penuh semangat menghadapi hidup, meminta tolong untuk diajak bermigrasi.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SFe23JBiEaI/AAAAAAAAAOs/JKcZc71PPkk/s1600-h/FlyingFrog+copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SFe23JBiEaI/AAAAAAAAAOs/JKcZc71PPkk/s200/FlyingFrog+copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212836152136044962" /&gt;&lt;/a&gt;Karena kebaikan kedua angsa ini, akhirnya muncullah persetujuan. Namun, mereka bertanya-tanya bagaimana cara membawanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil pencerahan katak yang penuh semangat menghadapi hidup ini, akhirnya memunculkan ide kreatifnya. Ia mengambil sebuah akar rumput panjang yang kuat. Kemudian, ia meminta  tolong kedua angsa tersebut memegang kedua ujung akar dan membawanya terbang. Sementara, katak bergelantungan di tengah-tengahnya dengan menggunakan mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku dua angsa dan satu katak ini sangat luar biasa. Mereka terbang, terbang, dan terbang terus. Beberapa orang di bawahnya mengamati dengan penuh kekaguman. Dengan penuh semangat, mereka berteriak,: "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Siapa yang sangat pandai mempunyai rancangan luar biasa ini?&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika katak mendengar teriakan itu, ia menjadi sombong, kemudian membuka mulutnya sambil berseru, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saya!!!&lt;/span&gt;." Ketika itulah sang Katak terjatuh berkeping-keping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebuah kehidupan. Banyak kreativitas yang kita miliki menjadi hancur lebur gara-gara tidak tahan menerima pujian sehingga lupa terhadap tujuan. Hati-hati dengan kepandaian dan kreativitas kita. Sebab, bisa menjadi bumerang kehidupan kita. Ingin terjatuh seperti katak? Silahkan aja, met mencoba yaaaa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-6836641737937417367?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/6836641737937417367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=6836641737937417367' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6836641737937417367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/6836641737937417367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/kreativitas-mmm-gimana-ya.html' title='Kreativitas, mmm, gimana ya?'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SFe23JBiEaI/AAAAAAAAAOs/JKcZc71PPkk/s72-c/FlyingFrog+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-2370780826525226329</id><published>2008-06-15T10:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-11T15:19:20.699+07:00</updated><title type='text'>Multiple Intelligent (bagian I)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh: Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua orang adalah berbakat. Tiap-tiap manusia terlahir ke dunia ini dengan potensi yang unik, jika dipupuk dengan benar, dapat turut memberikan sumbangan bagi dunia yang lebih baik. Tantangan terbesar bagi kita adalah menyingkirkan batu besar yang menghalangi jalan kita dalam menemukan, mengembangkan, dan merayakan anugerah yang kita miliki itu.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SFSZLrQ4CbI/AAAAAAAAAOk/fiSeP3jUawY/s200/Multiple_intelligences_diagrammed.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5211959094645623218"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Multiple Intelligent&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kecerdasan Linguistik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja: berceramah, bercerita, memberikan informasi, memberi petunjuk, menulis, menyusun kata-kata, berbicara bahasa asing, menafsirkan, menterjemahkan, mengajar, melakukan penelitian, mendengarkan kata-kata, meniru, memeriksa naskah, menyunting, memproses kata, membuat berkas, dan membuat laporan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi:&lt;/span&gt; pustakawan, pengurus arsip, kurator, editor, penerjemah, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speech pathologist&lt;/span&gt; (ahli patologi wicara), penulis radio/televisi, jurnalis, tenaga bantuan hukum, pengacara, sekretaris, pengetik, pemeriksa naskah, dan guru bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Kecerdasan Logis-Matematis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja:  mengurus keuangan, membuat anggaran, melakukan penelitian ekonomi, menyusun hipotesis, melakukan estimasi, melakukan kegiatan akuntansi, berhitung, mengadakan kalkulasi, menggunakan statistik, melakukan audit, membuat penalaran, menganalisis, menyusun sistematika, mengklasifikasi, dan mengurutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi:&lt;/span&gt; auditor, akuntan, agen pembelian, underwriter, matematikawan, ilmuwan, ahli statistik, analis komputer, ahli ekonomi, teknisi, tenaga pembukuan, dan guru IPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Kecerdasan Spasial.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja: melukis, menggambar, membayangkan, menciptakan penyajian visual, merancang, berkhayal, membuat penemuan, memberi ilustrasi, mewarnai, menggambar mesin, membuat grafik, membuat peta, berkecimpung dalam fotografi, membuat dekorasi, dan membuat film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi:&lt;/span&gt; insinyur, surveyor, arsitek, perencana kota, seniman grafis, desainer interior, fotografer, guru kesenian, penemu, koreografer, pilot, seniman seni murni dan pematung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Kecerdasan Musikal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja: bernyanyi, memainkan sebuah alat musik, merekam, menjadi dirigen, melakukan improvisasi, menggubah lagu, membuat transkrip, membuat aransemen, melakukan orkestrasi, menganalisis, dan mengkritik gaya musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi :&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;discjokey&lt;/span&gt;, musikus, pembuat instrumen, tukang stem piano, ahli terapi musik, tenaga penjual alat musik, penulis lagu, insinyur studio musik, dirigen paduan suara, dirigen orkestra, penyanyi, guru musik, dan penulis lirik lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja: menyortir, menyeimbangkan, mengangkat, membawa sesuatu, berjalan, berlari, membuat kerajinan tangan, memperbarui, membersihkan, melakukan tugas pengapalan, menyerahkan sesuatu, ikut dalam proses manufaktur, menyelamatkan, mempertunjukkan, memberi tanda, meniru, menari, mendramatisasi, menjadi seorang model, menari, bermain, berolahraga, mengorgansiasi kegiatan luar rumah dan bepergian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi:&lt;/span&gt; ahli terapi fisik, pekerja rekreasi, penari, aktor model, guru pendidikan jasmani, pekerja pabrik, penata tari, atlet professional, polisi hutan, dan tukang jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Kecerdasan antarpersonal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja: melayani, menjadi tuan rumah, berkomunikasi, menunjukkan empati, berdagang, membimbing, melatih, memberi nasihat, membina, menilai orang lain, meyakinkan, memberi motivasi, merekrut, menginspirasi, menerbitkan, mendorong, mangawasi, melakukan koordinasi, melakukan delegasi, berunding, menjadi perantara, bekerja sama, melakukan konfirmasi, dan mangadakan wawancara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi:&lt;/span&gt; administrator, manajer, kepala sekolah, pekerja bagian personalia, penengah, ahli sosiologi, ahli antropologi, pembina, perawat, pegawai hubungan masyarakat, tenaga penjualan, agen perjalanan dan direktur sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Kecerdasan intrapersonal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterampilan bekerja: melaksanakan keputusan, bekerja sendiri, memprosmosikan diri sendiri, menentukan sasaran, mencari sasaran, inistiatif, membedakan peluang, mengevaluasi, menilai, merencanakan, mengorgansiasi, bermeditasi dan memahamni diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Contoh profesi&lt;/span&gt;: ahli psikologi, ulama, guru psikologi, ahli terapi, tenaga pembimbing dan penyuluhan, ahli teknologi, perencana program dan pengusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/User.gif" border="0" alt="Multiple Intelligent"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-2370780826525226329?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/2370780826525226329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=2370780826525226329' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2370780826525226329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/2370780826525226329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/multiple-intelligent-bagian-i.html' title='Multiple Intelligent (bagian I)'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VEeJKUuaG3k/SFSZLrQ4CbI/AAAAAAAAAOk/fiSeP3jUawY/s72-c/Multiple_intelligences_diagrammed.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3379930288757414013</id><published>2008-06-13T11:30:00.000+07:00</published><updated>2008-06-13T14:18:28.052+07:00</updated><title type='text'>Toples</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh: Pepen Hermawan, ST, S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Didepan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yg tidak akan dengan mudah dilupakan para siswanya. &lt;br /&gt;Ketika dia berdiri dihadapan siswanya dia berkata, &lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Baiklah, sekarang waktunya kuis.&lt;/span&gt;" &lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/toples.gif" border="0" alt="Toples &amp; Waktu"&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran satu galon yg bermulut cukup lebar, dan meletakkannya diatas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batuberukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya, &lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah toples ini sudah penuh?&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semua siswanya serentak menjawab, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sudah.&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt;Kemudian dia berkata, " Benarkah? Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang- guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah-celah batu-batu itu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah toples ini sudah penuh?&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kali ini para siswanya hanya tertegun, &lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mungkin belum&lt;/span&gt;", salah satu dari siswanya menjawab. &lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagus!&lt;/span&gt;" jawabnya. Kembali dia meraih ke bawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. &lt;br /&gt;Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekali lagi dia bertanya, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah toples ini sudah penuh?&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Belum!&lt;/span&gt;" serentak para siswanya menjawab &lt;br /&gt;Sekali lagi dia berkata, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagus!&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt;Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kpd para siswanya dan bertanya, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah maksud dari ilustrasi ini?&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang siswanya yang antusias langsung menjawab, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maksudnya, betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya&lt;/span&gt;" &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bukan&lt;/span&gt;", jawab si ahli, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bukan itu maksudnya. &lt;br /&gt;Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa : Kalau kamu tidak meletakkan batu besar itu sebagai yang pertama, kamu tidak akan pernah bisa memasukkannya ke dalam toples sama sekali. Apakah batu-batu besar dalam hidupmu? Mungkin anak-anakmu, suami/istrimu, orang-orang yang kamu sayangi, persahabatanmu, pendidikanmu, mimpi-mimpimu. Hal-hal yang kamu anggap paling berharga dalam hidupmu. Hobbymu. Waktu untuk dirimu sendiri. Kesehatanmu. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar ini sebagai yg pertama, atau kamu tidak akan pernah punya waktu untuk melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika kamu mendahulukan hal-hal kecil (kerikil dan pasir) dalam waktumu maka kamu hanya memenuhi hidupmu dengan hal-hal kecil, kamu tidak akan punya waktu berharga yg kamu butuhkan untuk melakukan hal-hal besar dan penting (batu-batu besar) dalam hidupmu&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3379930288757414013?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3379930288757414013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3379930288757414013' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3379930288757414013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3379930288757414013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/toples.html' title='Toples'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/th_toples.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-3694917023219131979</id><published>2008-06-11T23:17:00.000+07:00</published><updated>2008-06-12T00:58:44.057+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Generasi Unggul (bag I)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh:Pepen Hermawan, ST.,S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah untuk mengukir prestasi yang berarti bagi dunia dan bermakna bagi kehidupan diakhirat nanti. Namun apakah selama ini kita sudah maksimal mempersiapkan kesuksesan yang benar-benar tertuju kepada kehidupan setelah mati, jawabannya ada pada diri masing-masing. Oleh karena itu&lt;div class="fullpost"&gt; apa yang kita lakukan harus benar-benar terukur dan sehingga tiada detik yang tersia-siakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya berikut ini akan kita ulas bagaimana memunculkan pribadi kita sehingga kita termasuk pribadi yang unggul.&lt;br /&gt;&lt;a href="#" target="_blank"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/luif.gif" border="0" alt="life for goal setting"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Generasi Unggul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Satu.&lt;/span&gt; Yang harus kita lakukan oleh siapapun untuk memiliki masa depan unggul, adalah harus mempunyai kemampuan mengoreksi mentalnya supaya bisa lebih ulet dalam menemptakan diri dibanding dengan orang lain. Segala bentuk kemalasan harus segera kita buang sejauh mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dua.&lt;/span&gt; Adalah faktor lingkungan sistem yang harus kondusif dan mampu merangsang kita untuk selalu berprestasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tiga.&lt;/span&gt; Silaturahmi. Dalam ajaran Islam, silaturahmi memberikan manfaat besar. Antara lain dapat memperpanjang usia dan memperbanyak rezeki. Memperbanyak rezeki, dalam pengertian yang sangat luas. Diantara rezeki yang terbesar adalah ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang ingin menjadi generasi unggul hendaknya setiap hari mempunyai program untuk bersilaturahmi dengan berbagai kalangan. Mengapa? Hikmah dari setiap pertemuan ini niscaya akan membangkitkan inspirasi dan kemampuan untuk melihat sisi lain suatu kehidupan. Hal ini penting untuk melihat bakat apa yang ada pada diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi generasi unggul, yang terpenting adalah mempunyai kejernihan berpikir. Secara ilmiah jelas bahwa orang yang memiliki kemampuan kontrol emosi dan pengendalian pikiran yang baik, akan dapat berbuat dan berpikir jitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang tidak pandai mengendalikan emosi, tidak akan bisa melakukan sesuatu secara tepat dan tidak akan bisa mengendali potensi terbesar yang ada pada dirinya. Tegasnya, hanya orang-orang yang punya kemampuan mengendalikan diri dengan baik yang akan tampil unggul.&lt;br /&gt;&lt;a href="#" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/LIFEWORTH.gif" border="0" alt="muvi-consulting"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konsep lain untuk menjadi manusia unggul adalah mampu menciptakan karya terbaik sehingga menjadikan kita memiliki harga diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya ternyata kita hanya baru bisa dzikir, dan membuat segudang konsep namun tidak diikuti dengan ikhtiar dan karya yang unggul. Maka dari itu, bila ingin unggul, kita harus mulai merintis untuk membuat karya atu keunggulan pribadi lainnya. Tentunya karya yang memiliki nilai bagi kehidupan ini.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :p&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3391584714195479554-3694917023219131979?l=muvi-consulting.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/feeds/3694917023219131979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3391584714195479554&amp;postID=3694917023219131979' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3694917023219131979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3391584714195479554/posts/default/3694917023219131979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muvi-consulting.blogspot.com/2008/06/menjadi-generasi-unggul-bag-i.html' title='Menjadi Generasi Unggul (bag I)'/><author><name>muvi-consulting</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04629355174915157683</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://bp2.blogger.com/_VEeJKUuaG3k/SDUhcPbLGXI/AAAAAAAAAFc/ColC-USUCZU/S220/logo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/special%20design/th_luif.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3391584714195479554.post-7001608359811949504</id><published>2008-06-06T00:24:00.000+07:00</published><updated>2008-06-11T21:38:49.633+07:00</updated><title type='text'>Instructional Design Model (Bagian I)</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh : Pepen Hermawan, ST., S.Pd.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita sering menyelenggarakan sebuah pelatihan, pendidikan yang berkesinambungan sampai kepada proses pembinaan SDM, yang tentu saja membutuhkan suatu proses yang cukup panjang, untuk tercapainya sebuah proses pembelajaran yang efektif, namun kadang kita mengabaikan aspek &lt;span style="font-style:italic;"&gt;desain pembelajaran&lt;/span&gt; yang ada di dalamnya dengan alasan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;shortcut, deadline&lt;/span&gt;, dagang dsb. Itu tidak sepenuhnya salah, namun kita tidak membahas itu :p.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian pertama ini dalam kajian Instructional Design (Merancang Pembelajaran) diperlukan sebuah pendekatan, untuk memudahkan pada instructional designer merancang dan mengembangan sebuah proses pembelajaran menjadi efektif dan efisien, sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan efektif dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Addie Model&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="#" target="_parent"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://i286.photobucket.com/albums/ll119/p32n_hermawan/model/addie.gif" border="0" alt="p32n_hermawan@yahoo.co.id"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ADDIE model terdiri dari 5 langkah utama sebagai panduan untuk merancang  dan mengembangan training dan pembalajaran yang efektif, yakni Analysis - Design - Development - Implementation - Evaluation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Analysis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada phase ini ini, dijelaskan beberapa hal yakni: &lt;br /&gt;1. Mencari dan menemukan permasalahan pembelajaran yang dialami secara detail, &lt;br /&gt;2. Merencanakan Goal, objectives dan outcomes&lt;br /&gt;3. Melakukan identifikasi secara detail tentang pemahaman ilmu pengetahuan dan keterampilan yang akan dikembangkan berdasarkan kepada kebutuhan peserta didik&lt;br /&gt;Atas dasar itu, dibawah ini beberapa pertanyaan yang dijadikan panduan ketika mengembangkan phase Analysis:&lt;br /&gt;1. Siapakah sasaran yang akan dijadikan sebagai peserta didik dan bagaimana karakteristiknya? Biasanya meliputi: latar belakang pendidikan, usia, latar belakang lingkungan(kondisi geographis), kelompok atau organisasi, budaya sekitar, teknologi, lingkungan sosial, kebiasaan, issue-issue di sekitarnya, dsb)&lt;br /&gt;2. Identifikasi perilaku apa yang akan dijadikan sebagai tujuan? (gunakan taxonomi bloom, 3 ranah, kognitif, afektif dan psikomotor)&lt;br /&gt;3. Identifikasi sumber-sumber belajar, hambatan serta alternatif metode yang bisa dilakukan dalam rangka proses pembelajaran efektif.&lt;br /&gt;4. Berapa lama penyusunan analysis ini dilakukan? (usahakan secara detail waktu, pengerjaan, team serta batasan analysisnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Design&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Phase ini merupakan jawaban dari phase sebelumnya, dimana tujuan pembelajaran, instrument evaluasi dan latihan, konten, pokok bahasan, perencanaan pembelajaran dan media yang akan dijadikan sebagai pendukung proses pembelajaran ditentukan secara detail.&lt;br /&gt;Phase ini harus sistematik, spesifik dan detail sehingga mudah dipahami oleh para praktisi pendidikan lainnya hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam penyampaian dan pengembangan sistem pembelajaran dan phase selanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sistematik&lt;/span&gt; artinya semua kegiatan yang dilakukan meliputi metode identifikasi, pengembangan, dan evaluasi dirancang sedemikian rupa untuk semata-mata mencapai tujuan yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Spesifik &lt;/span&gt;artinya masing-masing element dalam desain pembelajaran dirancang untuk merinci kebutuhan-kebutuhan dalam proses pembelajaran.&lt;br /&gt;Berikut ini langkah-langkah yang digunakan dalam phase design:&lt;br /&gt;1. Melakukan pendokumentasian bahan-bahan belajar, baik bahan visual maupun strategi pembelajaran (metode dsb)&lt;br /&gt;2. Mengaplikasikan strategi pembelajaran berdasarkan perubahan prilaku yang diharapkan (kognitif, apektif dan psikomotor)&lt;br /&gt;3. Membuat storyboard&lt;br /&gt;4. Merancang sebuah pengalaman belajar dan interaksi pembelajaran&lt;br /&gt;5. Menciptakan sebuah model atau prototype sebuah pembelajaran&lt;br /&gt;5. Tidak lupa gunakan desain visual (desain grapis):p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Development&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Phase ini merupakan pengembangan dari kontent yang sudah disusun dalam phase sebelumnya. Dimana seorang programmer komputer melakukan sebuah pengembangan untuk mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran. &lt;br /&gt;Dalam phase ini juga dilakukan suatu pengujian yang bertujuan untuk menguji prosedur yang ada apakah sudah sesuai dengan harapan atau tujuan. &lt;br /&gt;Setiap project yang dikembangkan terus direview dan direvisi untuk memperoleh feedback yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Implementation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama phase implementasi ini, dikembangkan produser-prosedur pelatihan untuk fasilitator dan pembelajar. &lt;br /&gt;Pelatihan fasilitator yang dilakukan meliputi pengembangan kurikulum, tujuan pembelajaran, outcomes, metode penyampaian, dan prosedur-prosedur untuk melakukan test..&lt;br /&gt;Implementation adalah sebuah phase dimana seorang project manager memastikan bahwa semua material yang digunakan baik berupa buku, peralatan, tools, cd-rooms dan softwarenya, aplikasi pembelajaran dalam bentuk multimedia atau website benar-benar berfungsi dan laik pakai, yang tentu saja melalu ipengujian yang intensif dan terstruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Evaluation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Phase evaluasi terdiri dari dua bagian: evaluasi formative dan sumative.&lt;br /&gt;Evaluasi formative dilakukan setiap phase dalam ADDIE model, sedangkan evaluasi sumative terdiri dari rancangan test untuk hasil akhir untuk memperoleh feed back yang lebih baik dari para pembelajar. Semoga bermanfaat :p&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.go
